Tentang Jepang dan Indonesia

Profile saya dari sini

Bekerja

Category of article list

Budaya Bisnis “Hou-Ren-Sou (Laporan, Pemberitahuan, Diskusi)” yang Harus Diingat Ketika Bekerja di Jepang

Di Jepang, “Hou-Ren-Sou” adalah dasar dalam urusan bisnis. HOURENSOU adalah salah satu jenis sayuran hijau, namun yang ingin saya perkenalkan di sini bukan sayur hourensou (bayam), melainkan singkatan dari 3 kanji pertama yang diambil dari kata-kata penting yang ada di dunia bisnis. Bahasa Jepang tidak menggunakan alfabet, oleh karena itu sedikit sulit menjelaskannya, sebagai contoh kata Plan/Do/See disatukan menjadi PDS. Hampir semua orang yang ada di dunia bisnis mengetahui tentang Hou-Ren-Sou. Lalu, apakah makna

Bertukar Kartu Nama dalam Tata Krama Masyarakat dan Cara Memberi dan Menerimanya

Sebagai seorang karyawan, kartu nama diperlukan sebagai penunjuk identitas diri yang dibuat oleh perusahaan. Setiap negara memiliki budaya memberikan kartu nama kepada relasi atau klien di tempat kerja, dalam hal ini Jepang pun memiliki tata krama yang khusus. Di artikel kali ini, saya akan memperkenalkan tata krama ketika bertukar kartu nama dengan siapapun di Jepang. Contents Tujuan Bertukar Kartu NamaTata Krama Ketika Memberikan Kartu NamaProsedur Ketika Memberikan Kartu NamaHal yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika

Tata Krama Sebagai Warga Masyarakat? Tempat Kehormatan dan Tempat yang Rendah

Tata Krama Sebagai Warga Masyarakat? Tempat Kehormatan dan Tempat yang Rendah Ada berbagai macam peraturan dalam dunia bisnis Jepang, selain peraturan ada juga tata krama. Tata krama adalah etika yang menunjukkan tatanan di dalam masyarakat dan bagaimana cara kita menghargai orang lain di tempat tertentu. Jika Anda memahami tentang “kamiza (tempat kehormatan)” dan “shimoza (tempat yang rendah)” maka Anda akan memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang-orang yang ada di tempat kerja atau relasi

Alasan Jepang Menggunakan Hanko (Cap) sebagai Pengganti Tanda Tangan

Sebagian besar negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, menggunakan tanda tangan ketika mereka melakukan pengesahan identifikasi diri untuk perjanjian atau pembayaran. Berbeda dari yang lain, Jepang membubuhkan hanko (cap) sebagai pengganti tanda tangan. Orang biasa tidak memiliki tanda tangan, kecuali para penulis, aktor dan aktris, atlet olahraga dan orang-orang terkenal lainnya. Oleh karena itu, dalam banyak kasus, ketika orang Jepang diminta tanda tangan, itu hanyalah tanda tangan nama biasa. Apa yang dimaksud dengan hanko

Upaya untuk Mendukung Sistem Cuti Mengasuh Anak. Pria pun Mulai Memanfaatkannya!

Di Jepang, ada sistem “Cuti Mengasuh Anak” di mana karyawan bisa mengambil cuti kerja sampai anak menjelang usia 1 tahun dan diberikan jaminan untuk mendapatkan penghasilan dengan jumlah tertentu. Sistem ini bisa digunakan baik oleh karyawan wanita maupun pria, namun masih sedikit karyawan pria yang memanfaatkan sistem ini. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan berbagai macam upaya untuk mempromosikan sistem ini dengan tujuan agar karyawan pria mulai memanfaatkan cuti mengasuh anak. Mungkin banyak yang berpendapat

Tunjangan, Prosedur dan Periode Cuti Mengasuh Anak di Perusahaan Jepang

Bagi pekerja wanita di Jepang, selain cuti sebelum dan sesudah melahirkan, sebagian besar dari mereka juga mengambil cuti mengasuh anak untuk menemani bayi mereka yang masih kecil. Seringkali wanita pekerja menitipkan anak mereka ke saudara atau tempat penitipan anak untuk bisa kembali bekerja, namun saat anak mereka masih sangat kecil lebih banyak wanita yang ingin bersama anak mereka seharian penuh, oleh karena itu hampir 80% ibu di Jepang mengambil cuti mengasuh anak. Melalui artikel

Tunjangan, Prosedur dan Periode Cuti Hamil di Perusahaan Jepang

Fisik ibu sebelum dan sesudah melahirkan harus diutamakan, oleh karena itu, di Jepang ada sistem cuti melahirkan. Selain itu, bukan hanya cuti libur saja, karyawan wanita bisa meminta atasan untuk memberikan beberapa pertimbangan mengenai pekerjaan yang dilakukan selama masa hamil. Bisa atau tidaknya karyawan mengambil cuti mengasuh anak setelah melahirkan tergantung pada status pekerjaan, namun semua wanita pekerja berhak mendapatkan cuti melahirkan. Artikel kali ini akan membahas mengenai cuti melahirkan di Jepang, periode masa

Ingin Tinggal di Jepang Selamanya! Cara Memperoleh dan Mekanisme Izin Tinggal Permanen

Banyak orang yang berpikir untuk tinggal di Jepang tanpa batas waktu dengan memperoleh izin tinggal permanen, baik itu orang yang sudah lama bekerja di Jepang maupun mereka yang memiliki keluarga orang Jepang atau keluarga yang sudah memiliki izin tinggal permanen. Hak istimewa seperti apakah Izin Tinggal Permanen di Jepang itu? Apa bedanya dengan mengubah Kewarganegaraan (Naturalisasi) dan status Izin Tinggal lainnya? Kali ini saya akan menjelaskan dasar-dasar mengenai izin tinggal permanen, persyaratan dan prosedur

Hal-hal yang Diperiksa Ketika Orang Indonesia Mengajukan Permohonan Visa Tokutei Ginou (Keterampilan Khusus)

Untuk memperoleh Visa Tokutei Ginou, pertama-tama Anda harus lulus Ujian Sertifikasi Keterampilan Khusus dan Ujian Sertifikasi Bahasa Jepang, namun bukan hanya itu saja. Akan dilakukan pemeriksaan Sertifikat Keterangan Lulus Ujian dan dokumen-dokumen lainnya yang harus Anda kirimkan ke Kantor Biro Imigrasi di wilayah di mana perusahaan yang merekrut Anda berada. Artikel kali ini akan menjelaskan persyaratan-persyaratan dasar pengajuan Visa untuk mendapatkan “Izin Pengeluaran Visa Tokutei Ginou” dari pihak Biro Imigrasi setempat. Contents Kriteria Orang

Cara Mengubah Kualifikasi Profesi Terampil (Magang) Menjadi Tokutei Ginou I (Keterampilan Khusus)

Visa Tokutei Ginou pada dasarnya bisa didapatkan oleh siapa saja, namun penerimanya ditentukan dari negara yang sudah ditetapkan seperti Indonesia, Filipina dan sebagainya yang memenuhi kriteria usia dan kesehatan serta lulus ujian. Akan tetapi, sebagai permulaan, target utama adalah orang-orang yang sudah tinggal di Jepang seperti karyawan magang/profesi terampil (Ginou Jisshuu) dan pelajar asing, mereka bisa memperoleh Visa Tokutei Ginou dengan mengubah status izin tinggal mereka. Berdasarkan hal tersebut, kali ini saya akan menjelaskan

Dua Jenis Ujian Bahasa Jepang untuk Mendapatkan Visa Tokutei Ginou

Pada tahun 2019 diberlakukan sistem Visa Tokutei Ginou, di mana sistem ini membuka peluang bagi orang asing untuk bekerja di Jepang sebagai bentuk penanggulangan kekurangan tenaga kerja di Jepang. Ada 14 jenis industri yang menerapkan sistem ini, dimulai dari Industri Produksi, Keperawatan, Industri Pelayanan Restoran dan sebagainya. Bagi mereka yang ingin mendapatkan visa ini harus lulus dari Ujian Evaluasi Keterampilan Khusus sesuai bidang industri dan Ujian Evaluasi Bahasa Jepang (dipilih dari 2 jenis ujian

Ujian Keterampilan Khusus Tiap Industri untuk Memperoleh Visa Tokutei Ginou

Pada tahun 2019, Jepang memberlakukan sistem visa baru yaitu Visa Tokutei Ginou bagi orang asing yang bekerja di Jepang. Meskipun baru saja dimulai, penerimaan pekerja asing di berbagai bidang sudah dibuka. Untuk mendapatkan Tokutei Ginou (I) harus lulus dari Ujian Keterampilan Khusus dan Ujian Bahasa Jepang. Ujian Keterampilan sendiri dibedakan sesuai dengan 14 jenis industri. Ujian seperti apa dan di manakah pelaksanaannya? Apakah bisa mengikuti ujian di Indonesia? Pada artikel kali ini, saya akan

Alur Pendaftaran Visa Tokutei Ginou bagi Orang Indonesia yang Ingin Bekerja di Jepang

Pada tahun 2019 di berlakukan sistem baru “Visa Tokutei Ginou” bagi orang asing yang ingin bekerja di Jepang. Proses seperti apakah yang harus dijalani bagi orang Indonesia yang ingin mendapatkan kualifikasi “Tokutei Ginou, Keahlian Khusus” untuk bekerja di Jepang? Saya akan merangkum dengan sederhana alur yang harus dijalani dimulai dari ujian kemampuan yang diperlukan, persiapan dokumen dan pemeriksaan calon pekerja oleh perekrut. Contents Memeriksa Jenis Pekerjaan dan Industri yang Memberlakukan Tokutei GinouLulus UjianUjian Bahasa

Visa “Tokutei Ginou” bagi Orang Asing untuk Bekerja di Jepang

Selama ini sistem perekrutan tenaga kerja asing di Jepang sangatlah ketat. Umumnya, orang asing yang bisa bekerja di Jepang hanyalah mereka yang datang sebagai karyawan magang, karyawan yang bekerja di bidang perdagangan internasional, dan orang-orang yang terlibat pekerjaan di bidang hukum, budaya dan bahasa asing. Akan tetapi, dengan diberlakukan sistem perekrutan untuk keterampilan khusus (Tokutei Ginou) pada tahun 2019, penerimaan pekerja asing di berbagai macam industri mungkin akan jauh lebih banyak guna mengamankan keberadaan

Perbedaan Visa Bagi Orang Asing yang Bekerja di Jepang

Dalam waktu yang lama setelah perang, pekerjaan bagi orang asing di Jepang sangatlah terbatas. Akan tetapi, sejak tahun 2019 diberlakukan visa khusus “Tokutei Ginou Visa” yang memperluas kesempatan bekerja bagi orang asing. Dari Indonesia sendiri, pada tahun pertama ada sekitar 200 orang yang memperoleh kualifikasi ini. Dalam artikel kali ini saya akan menjelaskan tentang sistem visa baru “Tokutei Ginou” dan perbedaannya dengan visa kerja pada umumnya. Contents Latar Belakang Pemberlakukan “Tokutei Ginou”Jenis Industri yang

Tiga Alasan Mengapa Orang Jepang Tetap Bekerja Walaupun Sudah Pensiun

Orang yang sudah cukup tua yang bekerja sebagai supir taksi atau pelayan supermarket di Jepang seringkali menjadi pembicaraan di luar negeri. Apakah sampai mati pun orang Jepang suka bekerja? Mungkin ada orang yang seperti itu, tetapi ada berbagai macam alasan kenapa orang yang sudah tua di Jepang tetap memilih untuk bekerja. Contents Demi Menjaga Kesehatan dan Nilai HidupDimintai Tolong karena Kekurangan Tenaga KerjaMasalah KeuanganBerubahnya Konsep tentang “Lansia”KesimpulanDemi Menjaga Kesehatan dan Nilai Hidup Orang Jepang

Penilaian Orang Jepang Tentang Perilaku Berkelompok Sebagai Suatu Kebajikan

Orang Jepang dikenal sebagai penduduk yang bersungguh-sungguh dengan ketaatannya menjalani aturan. Sebagai contoh, tempat umum selalu bersih karena sedikit yang melakukan pelanggaran, hal ini mungkin karena Jepang adalah negara dengan kumpulan penduduk yang taat aturan. Itu mungkin sisi yang baik, akan tetapi orang jepang pun memiliki sisi yang kurang baik. Yaitu, “Lebih nyaman jika berperilaku sama dengan orang lain”, maksudnya, ketika ada dalam suatu perkumpulan, sebisa mungkin tidak berbeda dan mencolok. Kali ini saya

Trending topik di Jepang juga saya perkenalkan
Trending topik di Jepang juga saya perkenalkan