Ketika Anda tinggal di mansion dan apato sewa di Jepang, bagaimanakah prosedur keluar dari tempat sewa tersebut saat Anda memutuskan untuk pindah ke tempat lain atau pulang ke negara asal? Mungkin proses dan persyaratannya berbeda dengan pindah kos di Indonesia.

Untuk mencegah adanya masalah dan menghindari pengeluaran biaya yang tidak terduga, saya akan menjelaskan poin-poin yang harus diperhatikan tentang alur dan prosedur penting saat Anda pindah dari tempat tinggal yang Anda sewa.

Sponsor LINK

Berkomunikasi dengan Pihak Agen Sewa Rumah atau Pemilik Rumah Sewa

Secepat Mungkin Memberitahukan Perihal Kepindahan

Ketika Anda sudah menentukan hari untuk pindahan, Anda perlu menghubungi agen sewa rumah atau pemilik rumah untuk mengurus masalah perjanjian atau kontrak sewa. Hal ini dilakukan karena sebelum Anda pindah, Anda perlu memutuskan kapan pengecekan dan pengembalian kunci akan dilakukan.

Berdasarkan aturan yang biasa diterapkan, Anda perlu menghubungi pihak yang menyewakan rumah kurang lebih 1 bulan sebelum Anda pindah. Jika Anda tidak menghubungi sebelumnya, ada kemungkinan Anda tetap harus membayar biaya sewa bulan berikutnya setelah Anda pindah.

Akan tetapi, apabila dalam surat perjanjian tertulis “jika Anda akan pindah, harap informasikan 2 bulan sebelumnya”, maka Anda harus mengikuti peraturan tersebut. Ada hal-hal yang harus ditetapkan ketika Anda pindahan, oleh karena itu pastikan Anda memeriksanya. Periksalah hal-hal seperti pembayaran biaya sewa jika Anda pindahan di pertengahan bulan, apakah sisa biaya sewa dihitung secara harian atau tidak, apakah ada peraturan “pindahan hanya boleh dilakukan di akhir bulan” atau tidak.

Jangan Lupa Aturan Umum tentang Pemulihan Kamar

Properti sewa di Jepang yang ditujukan untuk mereka yang tinggal sendiri biasanya memiliki peraturan bahwa penyewa akan bertanggung jawab atas “pemulihan kamar” sebelum mereka pindah. Yang dimaksud dengan pemulihan kamar adalah mengembalikan keadaan kamar seperti semula, sama dengan ketika Anda pertama kali datang. Dengan kata lain, penyewa (Anda) bertanggung jawab atas biaya perbaikan goresan, noda atau bagian yang rusak baik disengaja maupun tidak. Adapun goresan dan noda yang bisa ditutup oleh biaya asuransi (hoshou-kin) yang dibayar di awal adalah sebagai berikut :

・Goresan di lantai akibat gesekan perabot, rak atau koper
・Noda bekas minuman yang tumpah
・Jamur di kamar mandi yang bisa dihilangkan jika dibersihkan
・Bau dan warna kekuningan yang disebabkan oleh merokok di dalam ruangan

Hal paling penting yang harus diperhatikan oleh para pria Indonesia adalah masalah merokok di ruangan. Anda harus membayar biaya pembersihan untuk barang-barang atau bagian yang dianggap menyisakan bau dan kotor yang diakibatkan oleh merokok.

Sebagai tambahan, barang-barang yang mengalami perubahan secara alami, seperti lantai penyok akibat penempatan barang atau tembok yang berubah warna karena sinar matahari, tidak termasuk ke dalam barang-barang “pemulihan kamar”.

Alur Pencarian Kamar Sewa di Jepang dari Proses Perjanjian Sewa hingga Menghuni Kamar Sewa


Oleh karena itu, sebelum Anda pindah, pastikan Anda untuk tidak lupa membersihkan kamar Anda dengan teliti, hingga benar-benar menjadi bersih kembali.

Persiapan Pindahan

Tentukan Rencana Pindahan

Ketika Anda memutuskan untuk pindah, pertama, tentukan dengan cara apa Anda akan pindahan, jika diperlukan gunakanlah jasa pindahan. Jika Anda menggunakan jasa pindahan, Anda harus memastikan hari pindahan Anda, bagaimanapun juga jauh lebih baik jika Anda mulai melakukan pergerakan sebulan sebelum hari pindahan. Jika Anda tidak menentukan kapan akan pindahan, Anda tidak akan bisa melanjutkan prosedur dengan pihak agen sewa rumah atau pemilik rumah.

Alur dan Biaya yang Dibutuhkan saat Anda Pindahan di Jepang


Untuk metode pindahan, jika Anda pindah masih di kota atau daerah yang sama dan jaraknya tidak terlalu jauh, Anda bisa mempertimbangkan 3 cara di bawah ini :

・Gunakan rencana “pindahan tunggal” yang disediakan oleh jasa pindahan
・Mengirimkan barang dengan jasa kurir pengiriman
・Mengangkut barang-barang sendiri atau meminta tolong kenalan dan teman

Anda bisa menentukan metode mana yang akan dipilih setelah memutuskan jumlah barang yang akan diangkut. Jika jumlahnya sedikit, Anda bisa meminta tolong teman Anda untuk mengangkutnya dengan menggunakan mobil yang mereka miliki, atau jika Anda memiliki SIM, Anda bisa menyewa mobil untuk mengangkutnya. (Akan tetapi, Anda juga perlu mempertimbangkan risiko jika di perjalanan terjadi kecelakaan atau masalah dan sebagainya.) Selain itu, jika jumlah box pindahan ada sekitar 10 box, dibandingkan menggunakan jasa pindahan akan jauh lebih murah jika Anda menggunakan jasa kurir pengiriman.

Jika Anda bukan pindahan di Jepang melainkan pulang ke negara asal, dan dari waktu pindahan sampai jadwal penerbangan Anda menginap di hotel atau rumah teman, Anda bisa memindahkan barang-barang Anda ke hotel atau rumah teman Anda atau langsung mengirimkannya ke bandara.

Pembuangan Sampah Besar

Pemulihan kamar merupakan tanggung jawab setiap penyewa, oleh karena itu saat Anda pindah Anda harus menyingkirkan perabot dan furnitur yang Anda beli sendiri. Jika Anda akan membawanya ke tempat tinggal Anda yang baru, Anda bisa menggunakan jasa pindahan untuk mengangkutnya, namun jika Anda akan membuangnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Umumnya, pembuangan sampah di Jepang dipisahkan dengan teratur. Untuk sampah besar yang tidak bisa dimasukan ke dalam plastik sampah biasa, Anda bisa meminta petugas kantor administrasi daerah untuk datang mengambilnya ke tempat Anda dan membayar jasa pembuangan sampah atau Anda bisa mengangkutnya sendiri ke tempat pengumpulan sampah-sampah besar. Walaupun sampah tersebut masuk ke dalam tempat sampah biasa yang ada di tempat Anda, sampah besar tidak akan diangkut oleh petugas pengangkut sampah.

Mengapa Sampah di Jepang Harus Dipisahkan? Bagaimana jika Tidak Mematuhinya?


Musim banyak orang pindahan terjadi pada bulan Februari sampai April dan biasanya menyebabkan pembuangan sampah besar pun akan ramai, lebih baik Anda secepatnya menentukan waktu pembuangan sampah besar. Kontak penanggung jawab dari kantor administrasi daerah biasanya tertulis di tempat sampah umum yang ada di tempat tinggal Anda atau di kalendar sampah yang dimiliki setiap penghuni kamar. Jika masih ada barang yang bisa digunakan, sebaiknya Anda menjualnya ke penjual barang-barang bekas (recycle). Atau jika ada kenalan yang tinggal di dekat Anda, Anda bisa memberikannya kepada mereka.

Pemberitahuan Perubahan Alamat

Dua minggu sebelum Anda pindah, Anda harus melakukan perubahan alamat tempat tinggal. Pertama, ubah alamat tinggal Anda di sekolah atau tempat kerja. Kemudian, pihak sekolah maupun tempat kerja akan memberitahu di mana lagi Anda perlu melakukan perubahan alamat.

Misalnya, melakukan perubahan kartu penduduk (jumin-hyou) di kantor administrasi daerah. Selain itu, jika Anda pindah ke daerah di mana kantor imigrasi yang bertugas berbeda dengan daerah sebelumnya maka Anda juga perlu melakukan laporan perubahan alamat ke kantor imigrasi. Anda juga perlu memberitahu perubahan alamat ke Bank, kantor pos, kantor penyedia layanan air, listrik dan gas, NHK, layanan internet, smartphone dan sebagainya. Pada dasarnya semua hal yang menggunakan alamat tempat tinggal, akan tetapi jika urusan dengan kantor administrasi daerah, pembayaran tagihan, dan pengiriman surat sudah selesai, tidak akan jadi masalah jika hal lainnya dilakukan berikutnya.

Untuk biaya tagihan fasilitas kamar yang sudah termasuk ke dalam biaya sewa, Anda bisa menyerahkan penyelesaian urusan air, gas dan listrik ke pihak agen sewa rumah, oleh karena itu silahkan tanyakan kembali ketika Anda memberitahukan kepindahan Anda.

Kesimpulan

Di atas sudah dijelaskan mengenai prosedur penting dan alur ketika Anda pindah dari tempat yang Anda sewa. Jika semuanya sudah selesai, Anda bisa membawa barang bawaan Anda di hari pindahan Anda, memeriksa kondisi kamar bersamaan dengan pihak penanggung jawab dari agen sewa rumah atau pemilik rumah, setelah itu selesailah prosedur pindahan.

Sebagai tambahan, biaya perbaikan, penggantian fasilitas kamar, dan pembersihan akan menggunakan uang jaminan (shiki-kin) yang sudah Anda bayarkan saat melakukan perjanjian. Jika biayanya tidak terlalu mahal, mungkin Anda tidak perlu membayar biaya tambahan. Dan jika shiki-kin masih tersisa, kemungkinan akan dikembalikan.

Hal yang Perlu Diketahui tentang “Shiki-kin, Rei-kin, Hoshou-kin” saat Mencari Kamar Sewa di Jepang!


※Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata telah menerbitkan “Buku Panduan Mencari Kamar Sewa” dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia untuk mempermudah memahami tentang prosedur mencari kamar sewa di Jepang. Silakan Anda memeriksanya kembali.
https://www.mlit.go.jp/jutakukentiku/house/jutakukentiku_house_tk3_000017.html