Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

“Asa hayaku okiraremasuka?”.

Apa kalian tahu arti kalimat di atas? Kalimat itu berarti “Apa kamu bisa bangun pagi?”.

Dalam percakapan sehari-hari, kita akan menemui situasi ketika ingin mengungkapkan kalimat yang menyatakan suatu kebisaan. Sebelumnya kita telah belajar pola “koto ga dekiru”. Selanjutnya, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “rareru”. Jangan lupa tonton juga video penjelasannya ya!

Fungsi “rareru”

Pola kalimat

  • kata kerja bentuk kamus kelompok 1 (akhiran u menjadi eru)
  • kata kerja bentuk kamus kelompok 2 (akhiran ru menjadi rareru)
  • kata kerja bentuk kamus kelompok 3 (akhiran suru menjadi dekiru dan kuru menjadi korareru)

Penggunaan “rareru”

Pola “rareru” dalam bahasa Jepang digunakan untuk menyatakan suatu hal yang bisa dilakukan. Dalam bahasa Indonesia, pola kalimat ini berarti “bisa”. Pola ini pada umumnya menggunakan partikel “ga” setelah objek kalimat, tetapi hal ini tidak berlaku pada semua kalimat.

Jika ingin mengungkapkan bentuk sopan, maka kita hanya perlu mengubah bagian akhir kalimatnya, misalnya menjadi “raremasu” (bentuk sopan), “raremasen” atau “rarenai” yang berarti “tidak bisa”, dan sebagainya.

Lalu apa perbedaan pola “rareru” dengan “koto ga dekiru”? Kedua pola ini sama-sama menunjukkan kata “bisa”. Perbedaannya adalah pada pola kalimatnya, karena jika menggunakan “rareru”, kita perlu mengubah kata kerja kamus dengan menambahkan “rareru”, tetapi jika “koto ga dekiru”, kita tidak perlu mengubah bentuk kamusnya, dan tinggal menambahkan pola “koto ga dekiru” setelah bentuk kamus.

Namun, perlu dipahami juga bahwa dalam percakapan sehari-hari, orang Jepang tampaknya lebih sering menggunakan pola “rareru” ini untuk menyatakan “bisa”, sehingga pola ini terkesan lebih natural dalam percakapan sehari-hari dibandingkan “koto ga dekiru.

Contoh perubahan kata kerja menjadi bentuk “rareru” : (selengkapnya silakan lihat artikel daftar perubahan kata kerja ini)

a.Kelompok 1 (berakhiran u, ku, su, tsu, nu, bu, mu, gu, ru)

  • u menjadi eru : tsukau (menggunakan) = tsukaeru (bisa menggunakan)
  • ku menjadi keru : kaku (menulis) = kakeru (bisa menulis)
  • su menjadi seru : hanasu (berbicara) = hanaseru (bisa berbicara)
  • tsu menjadi teru : katsu (menang) = kateru (bisa menang)
  • nu menjadi neru : shinu (mati) = shineru (bisa mati)
  • bu menjadi beru : asobu (bermain) = asoberu (bisa bermain)
  • mu menjadi meru : yomu (membaca) = yomeru (bisa membaca)
  • gu menjadi geru : oyogu (berenang) = oyogeru (bisa berenang)
  • ru menjadi reru : tsukuru (membuat) = tsukureru (bisa membuat)

b.Kelompok 2 (berakhiran eru dan iru)

  • eru menjadi erareru : taberu (makan) = taberareru (bisa makan)
  • iru menjadi irareru : okiru (bangun) = okirareru (bisa bangun)

c.Kelompok tidak beraturan (berakhiran suru dan kata kuru)

  • suru menjadi dekiru : soudan suru (berkonsultasi) = soudan dekiru (bisa konsultasi)
  • kuru (datang) = korareru (bisa datang)

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”rareru”, mari lihat contoh kalimat berikut ini.

Eigo de repooto ga kakemasuka?
Ima no kyuuryou de, sugu ni ie wo kaeru to omoimasu.
Haha wa pasokon ga tsukaemasen.
Korona de jiyuu ni ryokou ni ikenai ne.
Kono koto, mattaku shinjirarenai.
Sakuya, nerarenakatta.
Mensetsu no shitsumon, zenbu kotaerareta ki ga suru.
Tokai de wa, shigoto ga sugu ni mitsukeraremasu.
Nihongo wa bunpou ga muzukashikute, naka-naka oboeraremasen.
Waifai ni setsuzoku dekinai no desu.

Contoh soal

Pola “rareru” tergolong dalam tata bahasa JLPT N4. Untuk itu, coba perhatikan juga latihan soal di bawah ini yang modelnya serupa dengan soal JLPT N4.

Soal 1 : あしたまたここに______か。
  1. こらます
  2. こられます
  3. きらます
  4. きららます
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 2 : がくせいしょうがあれば、本が______。
  1. かりられる
  2. かられる
  3. からりれる
  4. かりらる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 3 : わたしはかんじがすこし______。
  1. よみられる
  2. よみる
  3. よまる
  4. よめる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 4 : にほんごが______か。
  1. はなさます
  2. はなしられます
  3. はなせます
  4. はなすれます
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 5 : わたしはくるまをうんてん______。
  1. でます
  2. できます
  3. しれます
  4. しります
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 6 : わたしはぜんぜん______から、プールにいかない。
  1. およげない
  2. およりれない
  3. およれない
  4. およられない
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 7 : からいもの、______のですか。
  1. たべりれる
  2. たべりられる
  3. たべられる
  4. たべれる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 8 : かれのこと、いっしょう______とおもいます。
  1. わすられらない
  2. わすれられない
  3. わすれれない
  4. わすらない
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 9 : きょうはしごとがおおいから、はやく______とおもう。
  1. かれれない
  2. かええない
  3. かえりない
  4. かえれない
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 10 : アパートのちかくでこうじをしているから、べんきょうにしゅうちゅう______。
  1. できません
  2. できれません
  3. しらません
  4. しれません
klik di sini untuk melihat jawabannya

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “rareru”?

Pola “rareru” dalam bahasa Jepang digunakan untuk menyatakan suatu hal kebisaan atau hal yang bisa dilakukan, sehingga dalam bahasa Indonesia, pola kalimat ini berarti “bisa”. Kita bisa menggunakan pola ini atau pola “koto ga dekiru” jika ingin mengungkapkan kata “bisa”.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Sambil mengingat materi kali ini, coba lihat kembali pertanyaan terkait tata bahasa “rareru” di bawah ini!

  • Q)Apa fungsi tata bahasa “rareru”?
  • Q)Bisa berikan contoh kalimat dengan pola “rareru”?
  • Q)Apa bedanya “rareru” dan “koto ga dekiru”?

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N4

Kali ini kita sudah belajar pola “rareru” yang berarti “bisa”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!