Pada tahun 2019, Jepang memberlakukan sistem visa baru yaitu Visa Tokutei Ginou bagi orang asing yang bekerja di Jepang. Meskipun baru saja dimulai, penerimaan pekerja asing di berbagai bidang sudah dibuka.

Untuk mendapatkan Tokutei Ginou (I) harus lulus dari Ujian Keterampilan Khusus dan Ujian Bahasa Jepang. Ujian Keterampilan sendiri dibedakan sesuai dengan 14 jenis industri.

Ujian seperti apa dan di manakah pelaksanaannya? Apakah bisa mengikuti ujian di Indonesia?

Pada artikel kali ini, saya akan memperkenalkan salah satu jenis Ujian Keterampilan sebagai syarat untuk mendapatkan Visa Tokutei Ginou, format ujian, cara penanggulangan dan sebagainya.

Daftar Industri dan Jenis Pekerjaan yang Menerima Tokutei Ginou I

Kategori ujian sesuai dengan industri dan jenis pekerjaan yang menerima Tokutei Ginou (I) bisa dilihat di bawah ini. (Ada kemungkinan mengalami perubahan atau tambahan di kemudian hari)

Ujian Keterampilan khusus umumnya gabungan dari ujian pengetahuan umum yang berhubungan dengan jenis pekerjaan dan keterampilan praktis, namun ada perbedaan sesuai dengan masing-masing industri.

Ujian pengetahuan umum dilakukan menggunakan Komputer (CBT) atau secara tertulis.
1. Perawat : Perawatan Fisik, dsb (1 kategori ujian)
2. Petugas Kebersihan Gedung : Pembersihan Gedung (1 kategori ujian)
3. Industri Pembuatan Perangkat dan Suku Cadang Mesin : Pencetakan dan Penempaan Logam, Die-casting, Pemrosesan Mesin, Stamping Logam, dsb (13 kategori ujian)
4. Industri Permesinan Pabrik : Pencetakan dan Penempaan Logam, Die-casting, Pemrosesan Mesin, Pengecatan, Pekerjaan Besi, Perakitan Alat-alat Elektronik, dsb (18 kategori ujian)
5. Industri Listrik, Elektronik dan Informasi : Permesinan, Stamping Logam, Pabrik Lembaran Logam, Plating, Finishing, dsb (13 kategori ujian)
6. Konstruksi : Bekisting, Plesteran, Pompa Beton, Propulsi Terowongan, Penggunaan Mesin Konstruksi, dsb (11 kategori ujian)
7. Industri Pembuatan Kapal dan Permesinan Kapal : Pengelasan, Pengecatan, Pekerjaan Besi, Finishing, Permesinan, Perakitan Alat-alat Listrik (6 kategori ujian)
8. Industri Perawatan dan Perbaikan Kendaraan Bermotor : Inspeksi dan Perawatan Kendaraan Harian, Inspeksi dan Perawatan Kendaraan secara Berkala, Pembongkaran dan Pemeliharaan (1 kategori ujian)
9. Industri Penerbangan : Penanganan Bagian Darat di Bandara, Pemeliharaan Pesawat (2 kategori ujian)
10.Industri Perhotelan : Penyediaan Layanan Perhotelan (1 kategori ujian)
11.Pertanian dan Peternakan : Bertani dan Beternak secara Umum (2 kategori ujian)
12.Industri Perikanan : Perikanan dan Akuakultur (2 kategori ujian)
13.Produksi Makanan dan Minuman : Semua Industri Produksi Makanan dan Minuman (1 kategori ujian)
14.Industri Pelayanan Makanan : Semua Industri dan Bisnis Restoran (1 kategori ujian)
Organisasi yang menyelenggarakan ujian dan Kementerian yang bertanggung jawab berbeda-beda untuk setiap jenis industri.

Daftar Ujian terjadwal untuk setiap industri bisa dilihat melalui website Menteri Kehakiman. (ada Bahasa Jepang dan Bahasa Inggris)

http://www.moj.go.jp/nyuukokukanri/kouhou/nyuukokukanri01_00135.html

Penilaian Ujian Keterampilan untuk Perawat

Di bawah ini saya akan menyimpulkan gambaran ujian di bidang perawat yang akan dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2020.

Isi dan Jenis Ujian

Saat ini, bidang keperawatan adalah salah satu bidang yang paling banyak membutuhkan sumber daya manusia, diperkirakan dalam 5 tahun ke depan akan menerima sekitar 60,000 orang, menjadi yang terbanyak di antara 14 industri lainnya.

Ujian di bidang perawat menggunakan komputer dan ada 2 penilaian, yaitu berdasarkan Ujian Keterampilan Khusus Perawat dan Ujian Bahasa Jepang yang berhubungan dengan Keperawatan. Semua jenis ujiannya berupa pilihan, cukup menjawab Ya/Benar (〇) atau Tidak (×).

Ujian Bahasa Jepang jumlahnya ada 15 pertanyaan dengan waktu 30 menit. Isi pertanyaan berupa pemahaman bahasa Jepang yang digunakan dalam bidang perawatan dan sebagainya.

Ujian Keterampilan menggunakan bahasa sesuai tempat mengikuti ujian (Jika di Indonesia maka menggunakan bahasa Indonesia). Total ada 45 pertanyaan dengan waktu 60 menit. Isi ujian mencakup tentang perawatan dasar, struktur mental dan fisik, teknologi komunikasi, teknologi pendukung kehidupan termasuk 5 pertanyaan tentang keterampilan praktis.

Biaya ujian masing-masing sekitar 1,000 yen (sekitar 140,000 rupiah)

Sebagai tambahan, untuk orang-orang di bawah ini berhak untuk tidak mengikuti ujian guna mendapatkan Tokutei Ginou di bidang Keperawatan ;
・Orang yang sudah menyelesaikan Program Magang Keperawatan (Tokutei Jisshuu 2)
・Orang yang sudah menyelesaikan Program Pelatihan Kerja Perawat
・Calon pekerja perawatan EPA yang izin tinggalnya habis (4 tahun)

※EPA, Program untuk Calon Perawat dan Careworker guna mendapatkan kualifikasi dan pelatihan di fasilitas perawatan Jepang berdasarkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi (EPA). Program penerimaan orang asing (Indonesia, Filipina, Vietnam) berdasarkan EPA sudah dimulai sejak tahun 2008, khususnya bidang keperawatan dan careworker yang mengalami kekurangan tenaga kerja yang sangat serius.

Pendaftaran

Bagi pelamar Indonesia harus berumur 18 tahun ke atas.

Pendaftaran bisa dilakukan melalui website Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang, tetapi diperlukan untuk membuat ID terlebih dahulu.

Proses pendaftaran sendiri akan berbeda dengan menggunakan layanan agen, namun intinya setelah memiliki ID untuk log-in, anda bisa melakukan pendaftaran, setelah itu mengisi informasi dan data diri, memilih waktu dan tempat ujian yang diinginkan. Jika anda mendaftar sendiri, lakukan pembayaran dengan Credit Card setelah itu proses pendaftaran pun selesai.

Untuk tempat ujian di Indonesia, sampai saat ini ada 4 lokasi, 2 tempat di Jakarta, kemudian di Bandung dan Surabaya.

Penjelasan tentang Rincian Ujian, Proses Pendaftaran dan Hasil Ujian bisa diperiksa melalui website Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan (dalam bahasa Jepang dan Inggris).

https://www.mhlw.go.jp/stf/newpage_000117702.html

Materi Pembelajaran

Bagi mereka yang sudah memiliki pengalaman sebagai karyawan magang, calon perawat Program EPA, atau mereka yang memiliki pengalaman bekerja di bidang keperawatan mungkin masing-masing memiliki keterampilan dan pengetahuan sendiri. Oleh karena itu, silahkan periksa kembali keterampilan dan pengetahuan seperti apa yang sesuai dengan persyaratan untuk mendapatkan Tokutei Ginou I.

Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang sudah membuat teks pembelajaran seperti di bawah ini dalam berbagai bahasa.

Kesimpulan

Dikarenakan sistem Tokutei Ginou baru dimulai pada tahun 2019, ujian dan tes untuk mendapatkan Visa ini belum banyak dilakukan. Awalnya, Ujian Keterampilan Khusus untuk tiga bidang industri, yaitu Keperawatan, Pertanian serta Produksi Makanan dan Minuman, direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2020 di Indonesia, namun pada akhir Maret 2020 diputuskan bahwa hanya Ujian Keterampilan Khusus Perawat saja yang akan dilaksanakan.

Akan tetapi, karena ujian untuk bidang lainnya akan ditambahkan secara bertahap di masa mendatang, bagi Anda yang berminat bisa mulai mencari tahu melalui website Kementerian Kehakiman yang tertera di atas.
https://kepojepang.com/tokutei-ginou-bekerja-di-jepang/
https://kepojepang.com/alur-pendaftaran-visa-tokutei-ginou/
※Sebagai tambahan, Visa Izin Tinggal (Tokutei Ginou, dan sebagainya) berbeda dengan Visa Izin Masuk Jepang, namun secara menyeluruh disebut sebagai Visa Tokutei Ginou.