Sebelumnya saya sudah sharing bagaimana cara menyatakan “iya” dalam bahasa Jepang. Lalu bagaimanakah kalau kalian mau mengatakan “tidak”. Berikut penjelasan tentang pernyataan “tidak” dalam bahasa Jepang.

Penjelasan Kata “Iie” dalam Bahasa Jepang

Iie adalah cara paling mudah untuk mengatakan “tidak” dalam bahasa Jepang, tetapi jarang digunakan karena sering kali terkesan terlalu blak-blakan.

Meskipun iie merupakan cara paling sederhana dalam menyatakan “tidak”, ada banyak cara lain untuk mengatakan “tidak”. Kesopanan dan rasa hormat adalah aspek penting dari budaya Jepang. Jadi, ketika kalian ingin mengatakan “tidak” lebih baik meminta maaf atau menyatakan bahwa itu akan sulit, daripada mengatakan iie secara langsung.

Bahasa Jepang Lain untuk “Tidak”

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kesopanan dan rasa hormat dalam budaya Jepang membuat orang Jepang tidak bisa menolak secara langsung. Oleh karena itu, orang-orang sering kali menyatakan “tidak” secara tidak langsung dengan menganggukkan kepala sedikit ke satu sisi, membungkuk atau melambaikan tangan mereka ke atas dan ke bawah dan berkata:

  • Kekko desu : secara harfiah bisa diartikan “tidak, terima kasih”.
  • Chotto… : digunakan ketika mencoba mengatakan “tidak” secara tidak langsung dengan lembut dan halus.
  • Uun : bentuk informal dan kasual dari iie. Digunakan kepada keluarga atau teman.
  • Iya : sama halnya dengan uun, bentuk informal untuk menyatakan “tidak” secara langsung, dan ada penekanan lebih.
  • Dame : bentuk penolakan atau pernyataan “tidak” secara langsung dalam situasi informal.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami ungkapan “tidak” dalam bahasa Jepang, yuk kita lihat contoh penggunaannya di bawah ini!

Q
Kuruma no zasshi ga arimasuka.
Apakah ada majalah mobil?
A

Iie, arimasen.
Tidak ada.

Q
Asa gohan wo tabemashitaka.
Apakah kamu sudah sarapan?
A

Iie, mada tabeteimasen.
 Tidak, saya belum sarapan.

Q
Kaigi wa gogo yo-ji ni owarimasuka.
Apakah rapat akan selesai jam 4?
A

Iie, yo-ji ni wa mada owaranai to omoimasu.
Tidak, jam 4 sepertinya belum selesai.

Q
Koohii ni miruku to satou wa irimasuka.
Apakah perlu susu dan gula untuk kopinya?
A

Kekko desu.  (*bisa juga menjawab iie, kekko desu)
Tidak terima kasih.

Q
Konya, minna nomi ni dekakemasu yo. Issho ni sanka shimasenka.
Nanti malam, semua orang akan keluar untuk minum. Apakah kamu mau bergabung?
A

Kekko desu.
Tidak, terima kasih.

Q
Bangohan wo issho ni tabemasenka.
Apakah mau makan malam bersama?
A

Youji ga aru node, chotto….
Maaf, tapi saya sudah ada janji.

Q
Kondo no do-youbi, issho ni eiga wo mi ni ikimasenka.
Sabtu minggu ini, maukah menonton film bareng? 
A

Sumimasen ga, chotto…
Maaf, tapi…. 

*) (Chotto : penolakan atau ungkapan “tidak” secara halus yang paling sering diucapkan oleh orang Jepang, mereka tidak blak-blakan mengatakan “tidak”, tapi hanya dengan mengucapkan chotto… saja sudah mengisyaratkan bahwa jawaban lawan bicara adalah “tidak”) 

Q
Kinou, benkyou shita?
Kemarin belajar?
A

Uun, nani mo benkyou shinakatta.
Nggak, aku belum belajar apapun.

Q
Repooto, mou dekita?
Tugas laporan sudah beres?
A

Uun, mada dekiteinai yo.
Nggak, belum beres kok.

Q
Daijoubu?
Kamu baik-baik aja?
A

Iya, daijoubu janai yo.
Nggak.

Q
Kono mondai wakaru?
Ngerti nggak soal yang ini?
A

Iya, zenzen wakaranai.
Nggak, sama sekali nggak ngerti.

Q
Kono hon kashite mo ii desuka?
Apakah saya boleh meminjam buku ini?
A

Sumimasen, sore wa dame desu.
Maaf, tidak boleh.

Kesimpulan

Ada banyak cara untuk mengatakan “tidak” dalam bahasa Jepang, tergantung situasi, kondisi dan lawan bicara yang dihadapi. Mengetahui cara mengatakan “tidak” adalah bagian penting dari belajar bahasa Jepang. Melalui contoh-contoh di atas, saya harap kalian akan memahami bagaimana cara mengatakan “tidak” atau menolak dengan sopan sambil tetap menghormati dan tidak melukai perasaan lawan bicara.

Meskipun pada awalnya mungkin tampak membingungkan, latihan akan membuat bahasa Jepang kalian semakin sempurna. Namun jangan merasa takut untuk menggunakan iie ketika kalian merasa perlu menyatakan “tidak” dengan jelas.

Semoga bahasa Jepang yang aku sampaikan kali ini pun menarik dan mudah untuk dipahami. Jangan lupa untuk terus semangat belajar bahasa Jepang ya!