Simak satu onomatope bahasa Jepang yang digunakan sehari-hari, yuk!

Sebelumnya, apa kalian pernah mendengar onomatope? Onomatope merupakan sekelompok kata yang menirukan suatu bunyi atau suasana keadaan tertentu, yang sangat sering digunakan oleh orang Jepang.

Kosakata onomatope bahasa Jepang hari ini adalah “peko-peko”

Apa Arti “Peko Peko”?

“Peko-peko” memiliki dua arti yang berbeda. Dalam bahasa Indonesia, ungkapan ini berarti “lapar” atau “penyok”. Kecenderungannya, dalam aktivitas sehari-hari kita akan lebih sering mendengar orang Jepang menggunakan ungkapan ini untuk mengekspresikan keadaan “lapar”.

Contoh Kalimat

お腹がペコペコだよ!

Onaka ga peko-peko da yo!

Perutku lapar!

朝から何も食べていないから、お腹がとてもペコペコだ。

Asa kara nani mo tabete inai kara, onaka ga totemo peko-peko da.

Karena dari pagi aku belum makan, perutku sangat lapar.

お腹ぺこぺこだったら、一緒にご飯を食べましょう!

Onaka ga peko-peko dattara, isshoni gohan wo tabemashou!

Kalau lapar, ayo makan bersama!

このボールは空気がないから、ペコペコだね。

Kono booru wa kuuki ga nai kara, peko-peko dane.

Karena tidak ada angin di bola ini, bolanya tampak penyok ya.

この缶がペコペコになってしまった

Kono kan ga peko-peko ni natte shimatta.

Kaleng ini telah menjadi penyok.

今日は自転車に乗ったら、タイヤがパンクして、ペコペコになった。家が遠いから、とても大変だった。

Kyou wa jitensha ni nottara, taiya ga panku shite, peko-peko ni natta. Ie ga tooi kara, totemo taihen datta.

Hari ini saat aku naik sepeda, ban sepedaku kempes, dan menjadi bannya penyok. Karena rumahku jauh, aku sangat kelelahan.

このペットボトルはぺこぺこだね。もう使わないほうがいいかもしれないね!

Kono petto botoru wa peko-peko dane. Mou tsukawai hou ga ii kamoshiremasen ne!

Botol plastik ini penyok ya. Mungkin sebaiknya tidak dipakai lagi ya!