Kata bahasa Jepang yang bakalan aku share hari ini mungkin udah sering kalian dengar, yaitu tomodachi yang dalam bahasa Indonesia diartikan teman. Biar lebih jelasnya, yuk simak selengkapnya di bawah ini.

Penjelasan “Tomodachi

“Teman” adalah kata yang penting, dan sama pentingnya untuk mengetahui cara menggunakannya dengan benar.

Penting juga untuk dipahami bahwa menggunakan kata “teman” dalam bahasa Jepang lisan tidak sesederhana penggunaan kata “teman” dalam bahasa lain. Dalam hal hubungan pribadi atau sosial, bahasa Jepang lebih sensitif daripada kebanyakan bahasa lain di dunia. Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, selalu ada batasan formal dan informal dalam bahasa Jepang. Begitu juga penggunaan kata “teman”.

Tomodachi (teman) bisa dikatakan bahasa Jepang yang paling umum digunakan untuk “teman” dan memiliki makna paling luas. Makna dari kata ini bisa menunjukkan teman sekolah, teman bermain, teman kantor maupun teman dekat. Tapi, bahasa Jepang sendiri memiliki kata-kata yang lebih spesifik untuk mengatakan “teman” sesuai dengan seberapa dekat teman tersebut dengan kalian.

Biar lebih jelas, yuk perhatikan penjelasan di bawah ini.

Bahasa Jepang Lain untuk “Teman”

Cara Dasar Menyatakan “Teman”

Selain tomodachi, kata-kata di bawah ini digunakan untuk mendeskripsikan teman.

  • Yuujin : kata ini mungkin lebih banyak digunakan dalam percakapan bahasa Jepang lama yang memiliki kesan lebih formal. 
  • Shitashii : digunakan ketika berbicara tentang teman dekat atau bahkan sahabat. Perlu diingat kata ini paling tepat dipakai sebagai orang ketiga (orang yang dibicarakan tidak ada).
  • Shinyuu : mendeskripsikan teman dekat, penggunaanya hampir sama dengan shitashii. Kalian bisa menambahkan dai-shinyuu untuk mendeskripsikan sahabat terbaik kalian.
  • Dachi : bahasa slang jadul dan sangat tidak formal. Meskipun jadul, kalian mungkin sering menemukan kata ini dalam anime atau manga. Bahasa gaul inilah yang paling banyak digunakan oleh anak muda dan dianggap ucapan yang sangat informal. Karena itu, ini harus digunakan dengan hati-hati. Saat ini, mungkin tidak boleh digunakan sama sekali kecuali kalian benar-benar yakin bahwa kalian menggunakannya dalam konteks yang benar.
  • Tsure : bahasa gaul dan informal lainnya untuk teman atau rekan dan paling sering digunakan oleh pria muda. Seperti kebanyakan kata-kata gaul, sebaiknya kalian berhati-hati menggunakannya dan lebih baik untuk menghindari penggunaannya.

Cara Menyatakan “Teman” yang Lebih Spesifik

  • Aibou : Mitra, teman, rekan. Merujuk pada orang yang melakukan aktivitas atau kegiatan bersama-sama, seperti teman dengan minat yang sama pada sesuatu. Aibou bisa menggambarkan hubungan dengan cara yang sangat bersahabat dan mirip dengan kata “buddy” dalam bahasa Inggris.
  • Nakama : Rekan, kawan. Kata yang sering muncul di anime dan manga. Agak jarang dipakai dalam percakapan umum, tetapi dapat digunakan dalam beberapa konteks tertentu. Menekankan pada persahabatan atau teman sejawat baik secara profesional maupun dalam kelompok sosial. 
  • Douryou : teman kantor, kolega
  • Doukyuusei : teman sekelas atau seangkatan
  • Dousousei : teman satu sekolah (sesama alumni)

Contoh Kalimat :

Biar lebih jelas, yuk perhatikan contoh penggunaannya pada kalimat-kalimat di bawah ini!

Penggunaan Tomodachi

Akira wa watashi no tomodachi desu.
Akira adalah teman saya.
Ashita, tomodachi to au yotei desu.
Rencananya saya besok akan bertemu dengan teman saya.
Sono hanashi wa tomodachi kara kiita.
Saya mendengar cerita tersebut dari teman.
Tomodachi no ie ni tomari ni iku.
Saya akan menginap di rumah teman.

Penggunaan Yuujin

Yuujin kara tegami wo moratta.
Saya menerima surat dari teman.
Kanojo wa yuujin ni damasareta.
Dia (perempuan) dibohongi oleh temannya.
Kare wa yuujin to no yakusoku wo yabutta.
Dia mengingkari janji dengan temannya.
Hon wa yuujin mitai na mono de aru.
Buku bisa disamakan sebagai teman.

Penggunaan Shitashii dan Shinyuu

Kare wa kanojo to shitashii desuka.
Apakah mereka teman dekat?
Michiko to wa juu-go nen ijou mo shitashii aidagara de aru.
Saya sudah berteman dekat dengan Michiko lebih dari 15 tahun.
Tomoka wa watashi no ichiban no shinyuu desu.
Tomoka adalah sahabat terbaik saya.
Shinyuu to wa nan demo hanasu koto ga dekiru.
Saya bisa membicarakan hal apapun dengan sahabat saya.

Penggunaan Dachi dan Tsure

Ore no dachi wa reesu kaa ga suki da.
Temanku suka mobil balap.
Tsure wa zen-in Tokyo ni itteshimatta.
Semua temanku sudah pergi ke Tokyo.
*mengandung makna teman-temannya dari daerah sudah pindah ke Tokyo.

Penggunaan Aibou dan Nakama

Karera wa aibou toshite, tomo ni hataraku koto ni naru.
Mereka akan bekerja bersama-sama sebagai rekanan.
Ano futari wa yoi aibou da.
Mereka berdua rekan yang bagus.
Watashi tachi wa naganen no nakama de aru.
Kami sudah berkawan untuk waktu yang lama.
Watashi tachi wa minna, tenisu kurabu no nakama desu.
Kami semua adalah teman sejawat di klub tenis.

Penggunaan Douryou, Doukyuusei dan Dousousei

Douryou wo daihyoushite shaji wo nobemasu.
Saya ucapkan terima kasih atas nama kolega saya.
Watashi wa douryou no koto wo yoku shiranai.
Saya tidak terlalu tahu hal-hal tentang rekan kerja saya.
Watashi tachi wa chuugakkou no doukyuusei deshita.
Kami teman seangkatan saat SMP.
Oniisan wa koukou jidai no doukyuusei to kekkonshita.
Kakak laki-laki saya menikah dengan teman seangkatan saat SMA.
Ano ibento wa watashi no dousousei ni yotte okonawareteiru.
Acara itu diselenggarakan oleh teman sesama almamater saya.

Kesimpulan

Meskipun penutur bahasa Jepang mungkin tidak secara eksplisit mendeskripsikan persahabatan satu sama lain, banyak kata atau frasa Jepang yang bisa digunakan untuk menunjukkan berbagai jenis pertemanan. Tetapi, seperti pada bahasa apapun, penting untuk memahami konteks di balik sebuah kata sebelum menggunakannya.

Dalam hal ini, tomodachi dan yuujin adalah pilihan yang paling aman. Tetapi, kalian boleh mencoba menggunakan kata-kata lainnya untuk mengekspresikan pertemanan kalian dalam bahasa Jepang. 

Semoga bahasa Jepang yang saya bagikan hari ini bermanfaat dan bisa kalian aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari ya. Jangan lupa ikuti terus informasi belajar bahasa Jepang dari Kepo Jepang ya…