Q) Halo Min Apa perbedaan ~ないと、~なければならない、~べき Terima kasih

A) Baik ~ないと (~nai to), ~なければならない (~nakereba naranai), maupun ~べき (~beki) bisa digunakan untuk menyatakan sesuatu yang “harus dilakukan”. Namun, ada perbedaan dalam penggunaan masing-masing. (1) Selain digunakan untuk menyatakan kalimat “harus”, “~naito” umumnya digunakan untuk kalimat “kondisional (kemungkinan, syarat)”. Kata kerja/kata sifat/kata benda dalam bentuk negatif + apa yang akan terjadi (hasil dari prediksi). Contoh : 仕事が終わらないと帰れない。/ Shigoto ga owaranai to kaerenai. / Jika pekerjaan tidak selesai, maka (saya) tidak akan bisa pulang. Fungsi kedua yaitu digunakan untuk menyatakan kalimat harus. Berbeda dengan fungsi pertama, “~naito” yang digunakan sebagai kalimat “harus” hanya berlaku untuk kata kerja saja dan biasanya setelah ”~naito” ditambahkan “ikenai”, bisa saja tidak ditambahkan “ikenai” untuk nuansa yang lebih kasual dalam percakapan. Contoh : そろそろ寝ないといけない。/ Soro-soro nenai to ikenai. / Saya harus segera tidur. (2) Pola kalimat ~nakereba naranai juga digunakan untuk menyatakan kalimat harus. Penggunaannya pun hampir sama dengan pola kalimat “~nenai to”. Contoh : 明後日は試験だから、今から勉強しなければならない。/ Asatte wa shiken dakara, ima kara benkyou shinakereba naranai. / Karena lusa ujian, dari sekarang saya harus belajar. Untuk lebih jelasnya mengenai pola kalimat “~nai to” dan “~nakereba naranai”, silakan baca di halaman ini. (3) Berbeda dengan “~naito” dan “~nakereba naranai”, pola “~beki” umumnya digunakan ketika pembicara menyatakan suatu hal yang seharusnya atau sebaiknya dilakukan oleh lawan bicara atau orang lain. Ungkapan ini umumnya digunakan untuk menyampaikan peringatan, saran, atau rekomendasi kepada orang lain. Contoh : 好きだったら、はっきり言うべきだ。/ Suki dattara, hakkiri iu beki da. / Jika suka, seharusnya katakanlah dengan jelas (kalau kamu menyukainya). Jadi, bisa dikatakan ~nai to” dan “~nakereba naranai” mengandung makna sebagai suatu kewajiban yang benar-benar harus dilakukan. Sedangkan “~beki” cenderung mengandung saran atau anjuran yang bisa disampaikan untuk diri sendiri maupun orang lain. Untuk lebih jelasnya, silakan baca di halaman ini. Semoga penjelasannya membantu menjawab pertanyaan di atas.

Coba cek pertanyaan- pertanyaan lain!

Q) Kak, apa perbedaan partikel wa dan ga?

A) Penggunaan partikel wa dan ga dalam tatabahasa Jepang memang terkadang membingungkan. Untuk penjelasannya bisa langsung dibaca di halaman ini ya!

Q) Kak, apa perbedaan partikel de dan ni?

A) Partikel “de” dan “ni” paling umum digunakan untuk menunjukkan lokasi atau tempat. Namun, keduanya memiliki makna yang berbeda. Untuk lebih jelasnya, silakan baca di halaman ini.

Q) Bagaimana cara menggunakanあがる?

A) “Agaru” secara umum artinya adalah “naik” Namun, makna “agaru” sendiri sangat banyak. Untuk lebih memahaminya, silakan baca di halaman ini ya.