Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

Dalam percakapan bahasa Jepang, kita akan dihadapkan dengan situasi ketika ingin mengungkapkan suatu ajakan. Sebelumnya kita telah belajar tentang pola “masenka” yang merupakan ajakan berupa suatu pertanyaan. Untuk itu, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “mashou”, yang merupakan kalimat seru. Apakah kalian pernah mendengar kalimat dengan tata bahasa ini? Untuk mengetahui contoh penggunaannya, coba perhatikan penjelasan berikut ini ya!

Fungsi “mashou”

Tata bahasa “mashou” merupakan ungkapan bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan ungkapan ajakan berupa kalimat seru. Dalam bahasa Indonesia, pola ini berarti “mari” atau “ayo”.

  • Pola kalimat: kata kerja bentuk masu + “masu” menjadi “mashou”

Sebagai variasi ungkapannya, beberapa contoh kalimat di bawah ini akan menggunakan pola kalimat “ni iku” (pergi untuk melakukan), “te miru” (mencoba melakukan), serta kalimat ketika meminta tolong seperti “te kureru” (melakukan sesuatu untuk penutur), dan sebagainya.

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”mashou”, mari perhatikan contoh kalimat berikut ini.

Mou osoi kara, kaerimashou.
Kon’ya wa sushi wo tabemashou.
Shigoto ga owatte kara, isshoni osake wo nomimashou.
Terebi wo miru toki ni, heya wo akaruku shimashou.
Ashita mo issho ni benkyou shimashou.
Kondo no nomikai ni, senpai wo sasoimashou.
Kenkou wo mamoru tame ni, hinpan ni undou shimashou.
Minna ga atsumatte kara, sore ni tsuite hanashimashou.
Koko kara yuubinkyoku made wa chikai kara, aruite ikimashou.
Kyou no renshuu mo ganbarimashou.
Machigae no nai you ni, ki wo tsukemashou.
Issho ni uta wo utaimashou.

Contoh soal

Pola “mashou” tergolong dalam tata bahasa level N5. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal JLPT N5 yang menggunakan pola ini, seperti pada contoh berikut ini.

Contoh 1 : 今日はじゅうじに____ましょう。
  1. あい
  2. あう
  3. あお
  4. あおう
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 2 : このざいりょうをつかって、スープを____ましょう。
  1. つくい
  2. つく
  3. つくり
  4. つき
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 3 : かれのたんじょうびを____ましょう。
  1. いわ
  2. いわい
  3. いわえ
  4. いわお
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 4 : では、今日のかいぎを____ましょう。
  1. はじま
  2. はじり
  3. はじめ
  4. はじ
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 5 : 今日は日本語で____ましょう。
  1. はなし
  2. はな
  3. はなす
  4. はなさ
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 6 : あしたはしちじにいえを____。
  1. でりましょう
  2. でしょう
  3. でいましょう
  4. でましょう
klik di sini untuk melihat jawabannya

Informasi tambahan

Untuk ungkapan ajakan yang juga terkesan sebagai saran, kita hanya perlu menambahkan partikel “ka” di akhir kalimat, sehingga menjadi “mashouka”. Hal yang sedikit membedakan “masenka” dengan “mashouka” adalah “masenka” lebih terkesan sebagai ajakan biasa, sedangkan “mashouka” memiliki kesan sebagai ajakan yang juga berupa saran dari penutur. Misalnya:

Chotto yasumimashouka?
Tetsudaimashouka? 
Ja, ikimashouka?

Kemudian, ketika ingin mengungkapkan pola “mashou” dalam percakapan yang lebih kasual, kita perlu mengganti akhiran kalimat menjadi bentuk “ou”. Perubahannya akan menjadi:

  • Kata kerja kelompok I : akhiran “u” menjadi “ou”
  • Kata kerja kelompok II : akhiran “ru” menjadi “you” 
  • Kata kerja akhiran “suru” : “shiyou”
  • Kata “kuru” : “koyou”

Contoh kalimatnya adalah :

Mata aou!
Isshoni tabeyou!
Sanpo shiyou!

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “mashou”?

Pola “mashou” merupakan salah satu ungkapan dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan ajakan, sehingga dalam bahasa Indonesia bisa berarti “mari” atau “ayo”. Selain “mashou”, bisa juga ditambahkan akhiran “ka” jika ingin mengungkapkan pertanyaan ajakan yang juga terkesan sebagai saran.  

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Sebelumnya, mari kita perhatikan terlebih dahulu beberapa hal di bawah ini!

Q) Apa fungsi pola kalimat ~mashou?

A) Pola kalimat “~mashou” digunakan untuk menyatakan ungkapan ajakan berupa kalimat seru. Dalam bahasa Indonesia, pola ini berarti “mari” atau “ayo”.

Q) Bagaimana pola kalimat dengan menggunakan “~mashou”?

A) Pola kalimat sederhananya adalah : kata kerja bentuk masu + “masu” menjadi “mashou”.

Q) Apa bedanya “~mashou” dan “~mashou ka”?

A) Bentuk “~mashou” memiliki kesan seperti ajakan biasa, sedangkan penambahan “ka” di bagian belakang menjadi “~mashou ka” menunjukkan ajakan yang juga terdengar seperti saran dari pembicara.

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N5

Kali ini kita sudah belajar pola “mashou”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!