Kali ini saya mau menjelaskan kata “kamu” dalam bahasa Jepang. Yuk kita langsung lihat aja penjelasannya di artikel berikut.

Arti kata “anata/kimi

Anata dan kimi sama-sama memiliki arti kamu atau Anda, atau bisa dikatakan sebagai kata ganti orang kedua. Walaupun memiliki arti yang sama, kedua kata ini mengandung nuansa yang berbeda.

Anata

  1. Umum digunakan kepada orang yang umurnya sebaya dan sederajat
  2. Tidak dibatasi jenis kelamin
  3. Bisa digunakan dalam situasi sopan, biasa maupun kasual. Tapi sebiasa mungkin hindari penggunaanya dalam situasi resmi.

!HATI-HATI!

Walaupun anata secara harfiah berarti “kamu”, dalam percakapan akan jauh lebih baik jika kalian menggunakan “nama lawan bicara + san”. Hal ini dikarenakan kata anata terdengar vulgar atau tidak sopan, seolah-olah kita menunjukkan jari kita persis di depan wajah lawan bicara. Kecuali jika keadaannya sama seperti contoh di atas ketika kita belum mengetahui nama lawan bicara.

Anata juga biasa digunakan sebagai panggilan seorang istri kepada suaminya, dalam situasi ini bisa diartikan “sayangku”. Atau seorang ibu yang memarahi anaknya juga biasa menggunakan anata.

Kimi 

  1. Digunakan dalam situasi yang lebih kasual atau tidak resmi
  2. Lawan bicara biasanya teman yang sudah akrab
  3. Umumnya digunakan oleh pria dalam situasi informal kepada orang yang lebih muda atau statusnya lebih rendah
  4. Biasa digunakan pria kepada pacarnya
  5. Jika diucapkan oleh wanita, ada kesan sayang dan manja

Bahasa Jepang Lain untuk “Kamu”

Selain anata dan kimi, kamu dalam bahasa Jepang bisa diucapkan dengan menggunakan kata lain, yaitu :

  1. Omae : digunakan di antara para laki-laki yang sudah berteman akrab. Nuansanya akan menjadi sangat kasar tergantung dari situasinya.
  2. Anta : kependekan dari anata. Bukan berarti lebih kasual atau informal. Bentuk kata ini bisa dilihat sebagai seseorang yang ditegur dengan cara yang kasar.
  3. Sochira : biasa digunakan untuk menunjukkan kesopanan kepada lawan bicara.
  4. Onushi, otaku : Ini adalah cara yang relatif sopan untuk menyebut lawan bicara, tetapi sudah sangat kuno, jadi kalian mungkin sudah jarang mendengarnya. Otaku di sini tidak sama dengan OTAKU (penggemar berat), keduanya ditulis dengan huruf Jepang yang berbeda.
  5. Kisama, temee, onore : ini adalah cara yang sangat merendahkan orang lain, jadi jika kalian menggunakannya dalam percakapan, itu artinya kalian sedang mencari masalah. Hindari menggunakan kata-kata ini ya!

Contoh Kalimat

Anata no namae wa nan desuka.
Siapakah nama Anda?
Anata no shigoto wo kichinto shinasai.
Lakukan Pekerjaan kamu dengan baik.
Watashi no kyou aru no wa anata no okage desu.
Saya yang saat ini adalah berkat bantuan Anda.
Anata ga ichiban desu.
Kamu yang terbaik.
Kimi wa boku wo shiawase ni suru.
Kamu membuat saya bahagia.
Kimi ni aete ureshii.
Saya senang bisa bertemu kamu.
Omae, doko kara kita?
Hey, kamu berasal dari mana?
Omae no kao nanka mitaku mo nai.
Saya tidak ingin melihat wajah kamu.
Anta wa naka-naka ii hito da.
Kamu orang yang baik ya.
Da ga, anta ni nan no kankei ga aru?
Emangnya ada hubungan apa sama kamu?
Sochira wa genki desuka.
Apakah Anda sehat?

Kesimpulan

Nah, sekarang kalian jadi tahu kalau kata “kamu” dalam bahasa Jepang ada beberapa kata. Penggunaan setiap katanya pun akan sangat mempengaruhi situasi dan kondisi. Jadi kalian harus lebih berhati-hati dalam mengucapkan kata “kamu” dalam bahasa Jepang. Ketika kalian berbicara dengan orang Jepang memang paling baik menggunakan “nama + san” dibandingkan menggunakan kata “kamu”.

Semoga bahasa Jepang yang aku share hari ini pun bermanfaat buat kalian. Selamat belajar!