Ocha wo nomimasu.

Tahukah kalian apa arti kalimat di atas? Artinya adalah “(saya) minum teh”. Baik cha maupun ocha secara umum merupakan istilah bahasa Jepang untuk “teh”. Lalu, apakah perbedaan cha dan ocha?

Melalui artikel ini, Kepo Jepang akan menjelaskan arti dan makna cha dan ocha, serta perbedaan keduanya. Selain itu, akan diperkenalkan juga ragam istilah bahasa Jepang untuk “teh” sesuai dengan jenis teh itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Penjelasan “Cha” dan “Ocha

Seperti yang sudah disebutkan di atas, cha dan ocha adalah istilah bahasa Jepang untuk “teh”. Kata aslinya adalah cha yang diserap dari bahasa China. Namun, saat ini kata ocha menjadi istilah yang lebih umum digunakan. 

Adapun awalan “o” pada kata ocha adalah awalan bikago, yaitu awalan yang digunakan untuk memberikan kesan anggun dan gaya bahasa yang lebih indah. Awalan “o” juga digunakan untuk membuat bahasa terkesan lebih sopan dan halus.

Arti dan Makna “Cha” dan “Ocha

Ocha

Secara sederhana, cha dan ocha diartikan “teh”. Namun, baik cha maupun ocha tidak hanya merujuk pada “minuman teh” saja. Berikut beberapa makna yang terkandung dalam kata cha dan ocha.

  1. Tanaman teh, daun teh
  2. Minuman teh (identik dengan teh hijau)
  3. Upacara minum teh
  4. Menikmati teh dengan camilan
  5. Waktu menikmati teh (tea time)

Istilah ocha bisa digunakan dalam konteks formal maupun non-formal. Sedangkan, penggunaan cha saja dalam sebuah percakapan atau kalimat dianggap sangat tidak sopan. Itulah mengapa istilah ocha lebih umum digunakan dibandingkan cha saja.

Sebagai tambahan, istilah cha bisa dijadikan kata kerja dengan menambahkan suru menjadi cha suru yang berarti “pergi keluar untuk minum teh”. Umumnya digunakan sebagai bahasa dalam percakapan sehari-hari.

Istilah Bahasa Jepang Lain untuk “Teh”

Ocha memang merupakan istilah umum untuk semua jenis “teh”. Namun, dalam percakapan sehari-hari di Jepang, ocha identik dengan teh hijau terutama teh hijau panas. Untuk itu, berikut akan diperkenalkan beberapa istilah bahasa Jepang yang lebih spesifik untuk setiap jenis “teh”.

Beberapa istilah teh dalam bahasa Jepang
Huruf JepangRomajiArti
紅茶Kouchateh hitam
ほうじ茶Houjichateh hijau yang dipanggang
緑茶Ryokuchateh hijau
煎茶Senchasalah satu jenis teh hijau
抹茶Macchateh hijau bubuk
ウーロン茶Uuron-chateh oolong
ティーTiiistilah serapan dari bahasa Inggris “tea”
Biasanya digunakan untuk minuman berasa “teh” seperti miruku-tii (teh susu, susu kocok + teh yang sangat pekat), remon-tii (teh lemon), tii-rate (teh susu, susu cair + teh), dan sebagainya.

Contoh Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat dengan menggunakan kata ocha yang bisa kalian pelajari.

Ocha no ki wa tsubaki no isshu desu.
Ima, ocha wo naratte imasu.
Shizuoka-ken wa ocha no sanchi toshite yuumei desu.
Watashi wa okyaku-sama ni ocha wo irete sashiagemashita.
Chuushoku-go ni ocha demo meshiagarimasenka.
A : Ocha wo mou ippai itadakemasuka?
B : Ee, douzo.
A : Ocha to koohii to dochira ni shimasuka?
B : Koohii wo kudasai.
Nihon no raamen-ya de wa ocha ga muryou saabisu saremasu.
Kanojo wa watashi tachi ni ocha to bisuketto wo dashite kureta.
Ocha wa serufu-saabisu de onegaishimasu.
Kono hen de shigoto ni shoukyuushi shite ocha ni shiyou.
Watashi wa tsumetai mono yori mo atsui ocha no hou ga suki desu.
Potto ni mou sukoshi ocha ga nokotte ita ni chigai nai. 
Ocha no ha wa mou sukoshi oome ni ireta hou ga oishii desu yo.
Ocha wo nonde genki wo dashite kudasai. 

Kesimpulan

Itulah penjelasan bahasa Jepang cha dan ocha yang merupakan istilah umum untuk “teh”. Perlu kalian ingat, ocha lebih banyak digunakan untuk menunjukkan bahasa yang lebih halus dibandingkan cha. Selain itu, dalam percakapan sehari-hari ocha identik dengan “teh hijau”, walaupun secara harfiah ocha merujuk pada segala macam jenis “teh”. Pastikan kalian mengingat istilah bahasa Jepang lainnya untuk “teh” dan gunakanlah dengan baik dan benar.

Semoga penjelasan di atas mudah kalian pahami dan mengerti. Jangan lupa membaca artikel bahasa Jepang lainnya, dan ikuti terus informasi terbaru seputar Jepang dan bahasa Jepang di Kepo Jepang.

Untuk mengingat kembali penjelasan tentang istilah “teh” di atas, mari kita perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Q) Apa bahasa Jepangnya “teh”?

A) Bahasa Jepangnya “teh” adalah “cha” atau “ocha”.

Q) Apa bedanya “cha” dan “ocha”?

A) Kedua kata ini sama saja, hanya saja kata “ocha” diberi awalan “o” yang disebut awalan bikago, yaitu awalan yang digunakan untuk memberikan kesan anggun dan gaya bahasa yang lebih indah. Awalan “o” juga digunakan untuk membuat bahasa terkesan lebih sopan dan halus.

Q) “Ocha” artinya apa?

A) “Ocha” dalam bahasa Indonesia diartikan “teh”. Namun, dalam percakapan sehari-hari, penggunaan kata “ocha” lebih cenderung merujuk pada “teh hijau” yang sering diminum oleh orang Jepang, terutama teh hijau panas.

Q) Bedanya “ocha” dan “maccha”?

A) “Ocha” adalah istilah umum untuk semua jenis “teh”. Namun, dalam percakapan sehari-hari identik dengan minuman teh hijau. Sedangkan “maccha” adalah teh hijau bubuk. Pengolahannya sedikit berbeda dengan teh dari daun teh yang sudah dikeringkan. Adapun istilah “teh hijau” secara spesifik adalah “ryokucha”.

Untuk melihat pertanyaan lainnya seputar Jepang dan bahasa Jepang, langsung baca saja di halaman ini ya.