Simak partikel dalam bahasa Jepang yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari yuk!

Kali ini adalah tentang partikel “ni”. Apa kalian pernah mendengar partikel ini?

Bagaimana penggunaan partikel “ni”?

Partikel “ni” dalam bahasa Indonesia bisa diartikan menjadi pada, kepada, di dan ke. Seperti apa perbedaannya? Mari lihat penjelasan berikut ini!

Fungsi partikel “ni”

Partikel “ni” digunakan untuk menjelaskan beberapa hal, seperti untuk:

1.Menunjukkan waktu

  • Pola kalimat: keterangan waktu/jangka waktu + “ni” + kata kerja

Partikel “ni” ini dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan “pada”. Ketika menunjukkan keterangan jangka waktu, partikel “ni” diartikan dengan “dalam”.

Keterangan waktu yang dimaksud bisa tahun, bulan, tanggal, jam, dan lain-lain. Kemudian kata kerja yang bisa digunakan memiliki cakupan yang sangat luas, seperti “okiru (bangun)”, “neru (tidur)”, “au (bertemu)”, dan masih banyak lagi.

2.Tempat tujuan

  • Pola kalimat: keterangan tempat tujuan + “ni” + kata kerja

Dalam kasus ini, partikel “ni” dalam bahasa Indonesia diartikan dengan kata “ke”.

Contoh predikat/kata kerja yang digunakan adalah “iku (pergi)”, “hairu (masuk)”, “modoru (kembali)”, dan lain-lain.

3.Merujuk keterangan benda yang menjadi tujuan untuk melakukan sesuatu

  • Pola kalimat: keterangan tempat/benda + “ni” + kata kerja

Partikel “ni” pada pola kalimat ini dalam bahasa Indonesia dapat diartikan dengan kata “di” atau “pada”.

Contoh keterangan tempat/benda yang dimaksud adalah “deeta (data)”, “shorui (berkas)”, dan lain-lain. Predikat/kata kerja yang digunakan juga beragam, misalnya “kaku (menulis)”, “nyuuryoku suru (memasukkan data)”, dan lain-lain.

4.Letak/keberadaan sesuatu

  • Pola kalimat: keterangan tempat + “ni” + kata kerja yang menunjukkan keberadaan

Partikel “ni” di sini dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan kata “di”.

Contoh predikat/kata kerja yang menunjukkan keberadaan adalah “iru (ada untuk benda hidup)”, “aru (ada untuk benda mati)”, “sumu (tinggal)”, dan lain-lain.

5.Target/orang yang dituju 

  • Pola kalimat: keterangan orang yang dituju + “ni” + kata kerja

Partikel “ni” ini dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan “kepada”.

Kata kerja/predikat pada pola ini misalnya adalah “ageru (memberi)”, “okuru (mengirim)”, dan sebagainya.   

Untuk bisa lebih mudah memahaminya, mari lihat berbagai contoh kalimat di bawah ini!

Contoh Kalimat

1. Menunjukkan waktu

Mainichi, roku-ji ni okimasu.
Watashi wa sen kyuu hyaku kyuu juu hachi nen ni umaremashita.
Kyonen no ku-gatsu ni kankoku wo ryokou shimashita.
Ishuukan ni nan-kai sakkaa wo shimasu ka?
Ichi nichi ni san-kai kusuri wo nomimasu.

2. Tempat tujuan

Mainichi, kaisha ni ikimasuka?
Ashita, kanarazu gakkou ni kimasu.
Ima sugu kaigi-shitsu ni haitte mo ii desu ka?

3. Merujuk keterangan benda yang menjadi tujuan untuk melakukan sesuatu

Kono deeta ni namae to juusho wo nyuuryoku shite kudasai!
Koko ni okane wo irete kudasai!
Kono kami ni nani mo kakanaide kudasai!

4. Letak/keberadaan sesuatu

Kaban no naka ni hon ga ni-satsu arimasu.
Kyoushitsu no naka ni dare ga imasu ka?
Watashi wa ichinenkan gurai shin’gapooru ni sunde imashita.

5. Target/orang yang dituju

Tomodachi ni enpitsu wo kashimasu.
Yamada-sensei ni aimasu.
Suki na hito ni bara no hana wo agetai desu.

Contoh Soal

Untuk kalian yang sedang mempersiapkan diri mengikuti tes JLPT N5, silakan perhatikan contoh soal berikut ini ya. Selamat mencoba!

Contoh 1 : いまどこ___いますか。
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 2 : わたしはとうきょう___すんでいます。
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 3 : なんじ___がっこうへいきますか。
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 4 : わたしはすきなひと___チョコレートをあげました。
  1. から
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 5 : かいぎしつ____ __☆__ ____ ____ ですか。
  1. いい
  2. はいって
klik di sini untuk melihat jawabannya

Catatan penting

Perlu diperhatikan bahwa ada partikel dalam bahasa Jepang yang memiliki satu fungsi yang sama. Misalnya adalah partikel “ni” dan “e”, yang sama-sama bisa digunakan untuk menunjukkan tempat yang dituju (lihat penjelasan dan contoh kalimat fungsi partikel “ni” nomor 2). Oleh karena itu, partikel “ni” pada contoh kalimat nomor 2 bisa digantikan dengan partikel “e”. Dalam hal ini perbedaannya sangat kecil, yaitu “ni” menunjukkan “tujuan”, sedangkan “e” menunjukkan “arah”. Fungsi partikel “e” secara detail akan dijelaskan pada artikel lain!

Catatan penting lainnya adalah mengenai arti kata “di”. Tidak semua kata “di” dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan “ni” dalam bahasa Jepang. Partikel “ni” yang diartikan “di” hanya untuk lokasi keberadaan sesuatu atau lokasi tujuan (lihat penjelasan dan contoh kalimat nomor 3 dan 4 di atas). Untuk menunjukkan “di” yang berarti lokasi dilakukannya suatu aktivitas, maka akan digunakan partikel “de”. Fungsi partikel “de” secara rinci akan dijelaskan pada artikel lain ya!

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah paham sedikit tentang fungsi partikel “ni“?

Partikel “ni” memiliki berbagai fungsi, misalnya untuk menunjukkan waktu, tempat tujuan, merujuk keterangan benda yang menjadi tujuan untuk melakukan sesuatu, letak/keberadaan sesuatu, serta target/orang yang dituju. Perhatikanlah contoh kalimat di atas untuk bisa lebih mudah dalam memahami fungsi partikel ini.

Semoga informasi dari Kepo Jepang kali ini bermanfaat. Jangan lupa ikuti terus informasi dari Kepo Jepang! Semangat terus untuk belajar bahasa Jepang ya!

Kembali ke halaman daftar materi

Kali ini kita sudah belajar pola “ni”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!