Simak salah satu partikel bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

Kali ini mari belajar tentang partikel “yo”. Apakah sebelumnya kalian pernah mendengar partikel ini?

Bagaimana penggunaan partikel “yo”?

Partikel “yo” merupakan salah satu partikel di akhir kalimat dalam bahasa Jepang yang secara umum digunakan sebagai penekanan kalimat. Dalam bahasa Indonesia, umumnya tampaknya serupa dengan kata “lah” atau “loh”. Perlu diketahui juga bahwa partikel “yo” bisa digunakan mengikuti bahasa lisan yang sopan (desu/masu) atau pun kasual.

Fungsi partikel “yo”

Partikel “yo” memiliki beberapa fungsi, seperti yang dijelaskan di bawah ini:

1.Menyatakan ajakan

  • Pola kalimat : kalimat ajakan + partikel “yo”

Partikel “yo” di sini digunakan untuk menekankan suatu kalimat ajakan, sehingga dalam bahasa Indonesia dapat diartikan dengan kata “lah”.

2.Menyampaikan kalimat perintah

  • Pola kalimat : kalimat perintah + partikel “yo”

Dalam hal ini, partikel “yo” berfungsi untuk menekankan suatu kalimat perintah, yang dalam bahasa Indonesia juga diartikan dengan kata “lah”.

3.Menekankan hal yang disampaikan

  • Pola kalimat : kalimat yang ingin ditekankan + partikel “yo”

Partikel “yo” ini berfungsi untuk menekankan suatu hal yang ingin disampaikan. Dalam hal ini, partikel “yo” bisa diartikan dengan kata “loh”.

4.Memanggil sesuatu

  • Pola kalimat : objek yang ingin dipanggil + partikel “yo” + kata seruan

Partikel “yo” juga memiliki fungsi seperti untuk memanggil suatu hal dengan nuansa yang puitis, sehingga partikel “yo” ini tampaknya serupa dengan kata “hei” atau “wahai”. Di antara keempat fungsi partikel “yo” yang telah disampaikan, fungsi keempat ini adalah yang paling jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Untuk bisa lebih memahaminya, mari perhatikan contoh kalimat berikut ini!

Contoh kalimat

1.Menyatakan ajakan

Ano mise ni haitte miyou yo!
Minna de tanoshimou yo!
Kon’ya wa saakuru menbaa zen’in de nomi ni ikou yo!
Ano ko no tanjoubi wo iwaou yo!
Gakkou ga owatte kara, isshoni asobou yo!
Kin’youbi ni go-nin de tabemashou yo!
Ashita mo koko de renshuu shimashou yo!

2.Menyampaikan kalimat perintah

Hakkiri ie yo!
Motto ganbare yo!
Hayaku iki na yo!
Enryo shinaide yo!
Naku na yo!
Ima sugu kaerinasai yo!
Ki ni shinai de kudasai yo!

3.Menekankan hal yang disampaikan

Kore wa watashi-tachi no yakusoku da yo!
Sonna taidou wa senpai ni taishite shitsurei nan da yo!
Ki wo tsukete kaerun da yo!
Kono mise no monjayaki wa meccha oishii yo! Tabete miru?
Ano jouhou, shitteru yo!
Kare wa ashita no kaigi ni sanka suru to itte mashita yo!
Kanojo wa kaigai de benkyou shita koto ga arimasu yo!

4.Memanggil sesuatu

Ame yo, fure.
Kaze yo, fuke.
Yuki yo, maichire.
Sakura yo, sakihokore.
Nihon yo, ganbare.
Taiyou yo, minna wo terase.
Aki yo, koi.

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apa sudah bisa memahami fungsi dari partikel ini?

Partikel “yo” sebagai partikel di akhir kalimat cara umum digunakan untuk menyatakan ajakan, kalimat perintah, serta untuk menekankan hal yang disampaikan. Selain itu, partikel ini juga bisa digunakan untuk memanggil sesuatu. Partikel “yo” dalam bahasa Indonesia bisa berarti “lah”, “loh”, atau “hei”, yang intinya digunakan untuk penekanan kalimat.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat ya! Jangan lupa untuk ikuti terus informasi dari Kepo Jepang!