Simak salah satu tata bahasa Jepang yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari bahasa Jepang yuk!

“Ayu san no kareshi wa hansamu nan datte.”

Apakah kalian tahu arti kalimat di atas? Kalimat itu berarti “Katanya pacarnya Ayu tampan.”

Dalam percakapan sehari-hari, kita akan menemui situasi ketika ingin menyampaikan hal yang kita dengar. Untuk itu, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “n datte”.

Fungsi “n datte”

Pola kalimat

  • Kata kerja bentuk kasul + n datte
  • Kata sifat i + n datte
  • Kata sifat na + nan datte
  • Kata benda + nan datte

Dalam bentuk yang sedikit lebih formal bisa diubah menjadi “n desutte” atau “nan desutte”.

Penggunaan “n datte”

Pola kalimat “n datte” digunakan saat pembicara ingin menyampaikan kabar atau hal yang didengarnya dari pihak luar. Dalam bahasa Indonesia, pola kalimat ini bisa diterjemahkan menjadi “katanya” atau “saya dengar”.

Contoh:
Mari-san wa terebi dorama ni detan datte.
Aku dengar katanya Mari muncul di drama televisi.

Pola ini juga dapat langsung ditujukan kepada lawan bicara untuk memastikan atau mengkonfirmasi yang pembicara dengar. Apabila pola ini digunakan untuk bertanya pada lawan bicara secara langsung, maka nada bicaranya akan naik. Dalam ragam tulisan, akan digunakan tanda tanya.

Contoh:
Karai mono ga suki nan datte?
Katanya kamu suka makanan pedas ya?

Pola kalimat “n datte” ini bersifat kasual. Jadi hanya digunakan dengan orang-orang yang sudah akrab dan dalam percakapan sehari-hari.

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola “n datte”, mari perhatikan contoh kalimat berikut.

Ashita wa sensei ga konain datte.
Kare no atarashii kanojo wa, Amerika jin nan datte. Shitteru?
Maria san wa senshuu, Oosaka ni tenkin shitan desutte.
Konshuu wa ooame ga furun datte sa.
Kare no kaisha ga seizou shita bunbougu ga Doitsu ni yushutsu saretan datte. Sugoi ne.
Ano biyouin wa jouzu dakedo, takain datte.
Dorobou ga ie ni haitta koto wo minna wa shiranain datte.
Tsugi no dibeeto no teema wa jendaa byoudou nan datte.
Kono biru wa hyaku nen mae ni tateraretan datte.
A: Kinpatsu ni sometain datte?
B: Un. Niau to omou?
A: Musuko ga juuni gatsu ni kekkon surun desutte?
B: Sou desu. Zehi kekkon-shiki ni kite kudasai.
A: Ano futari wa doushite rikon shita no?
B: Goshujin ga yoku bouryoku wo furuttan datte.
A: Ogenki desuka. Nyuuin shite itan desutte? Hontou desuka.
B: Ee, demo taishita byouki janain desu.
A: Dorian ga kirai nan datte?
B: Sou, nioi ga nigate.
A: Menkyo ga toretan datte? Sore wa ii ne!
B: Un! Itsuka isshoni doraibu shiyou!

Contoh soal

Pola “n datte” tergolong dalam tata bahasa JLPT N3. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal yang menggunakan pola ini, seperti pada contoh berikut ini.

Soal 1 :
A:友達から聞いたんだけど、来年、フランスに引っ越しする_____?
B:うん。夫がフランスに転勤することになったから。
  1. もの
  2. んだって
  3. んだもん
  4. もん
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 2 :
A:父はさっき何と言ったの?
B:今日、残業するから帰るのが遅い_____。
  1. って
  2. った
  3. もの
  4. んだもん
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 3 :
A:雪で、電車が_____。
B:ええ?大変です。
  1. 止まったんですて
  2. 止まったですて
  3. 止まったんですって
  4. 止まったて
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 4 :
A:どうして、野菜を食べないの?
B:だって、嫌い_____。
  1. なんだって
  2. なんだもん
  3. んだって
  4. だって
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 5 :
A:あの会社は有休が20日もある_____。
B:へえ、うらやましい。
  1. だって
  2. ので
  3. なんだもん
  4. んだって
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 6 :
A:ごめん、さっき聞こえなかった。何?
B:明日何時に_____?
  1. 来るって
  2. 来るんで
  3. 来るもん
  4. 来てて
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 7 :
A:なんで宿題をやらなかったの?
B:だって、めんどくさい_____。
  1. んだって
  2. んだもん
  3. だって
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 8 :
A:あの韓国のドラマは面白い_____。
B:そう?見てみたい。
  1. んだって
  2. なんだって
  3. だって
  4. だて
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 9 :
A:彼の犬は100万円も_____。
B:へえ、お金持ちの趣味はすごいね。
  1. するだって
  2. するんだって
  3. するだて
  4. するんだて
klik di sini untuk melihat jawabannya
Soal 10 :
A:趣味は読書_____?
B:ええ。本を読むのが好きです。特にファンタジーが好きです。
  1. んですって
  2. なんですて
  3. んですて
  4. なんですって
klik di sini untuk melihat jawabannya

Informasi tambahan

Perbedaan “n datte” dan “tte”’

Baik pola kalimat “n datte” atau pun “tte” memiliki fungsi menyampaikan sesuatu yang telah didengar.

Pola kalimat “ndatte” cenderung bersifat subjektif dan informasi yang didengar oleh pembicara bisa langsung dari orang yang bersangkutan atau orang lain.

Contoh:
Ali: Maria san wa Andi san ga suki nan datte. (Katanya Maria suka dengan Andi).
Ali bisa saja mendapatkan informasi mengenai bahwa Maria suka dengan Andi langsung dari Maria ataupun dari orang lain.

Sedangkan pola kalimat “tte” adalah singkatan dari pola seperti “to iu” yang artinya “berkata” atau “to kiku” yang artinya “mendengar”.

Pola kalimat “tte” ini biasanya digunakan sebagai kutipan. Selain itu, informasi yang didapat oleh pembicara umumnyanya adalah informasi langsung dari orang yang bersangkutan.

Contoh:
Maria berkata kepada Ali: Andi-san ga suki desu. (Saya suka Andi.)
Ali: Maria-san wa Andi-san ga suki datte. / Maria-san wa Andi-san ga suki da to iimashita. (Maria berkata dia suka Andi).
Selain, mendapatkan informasi secara langsung, Ali pun mengutip kalimat yang diucapkan oleh Maria.

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “n datte”?

Tata bahasa “n datte”, merupakan salah satu yang termasuk ke dalam JLPT N3, digunakan untuk menyampaikan informasi yang telah didengar sebelumnya oleh pembicara.

Semoga informasi kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Selanjutnya, sambil mengingat materi hari ini, mari lihat beberapa pertanyaan di bawah ini!

  • Q) Apa arti tata bahasa “n datte”?
  • Q) Apa perbedaan “n datte” dan “tte”?
  • Q) Contoh kalimat dengan “n datte”?

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N3

Kali ini kita sudah belajar pola “n datte”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu dipelajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!