私はにじゅうさんさいです。
Watashi wa nijuusan-sai desu.

Kalimat di atas artinya “saya berusia 23 tahun“. Ketika memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang, tentu saja akan ada waktu di mana kalian perlu mengatakan umur kalian. Oleh karena itu, Kepo Jepang kali ini akan memperkenalkan bagaimana cara penyebutan umur dalam bahasa Jepang.

Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Penyebutan Umur dalam Bahasa Jepang

Umur dalam bahasa Jepang disebut toshi atau nenrei. Adapun penyebutan umur atau usia dalam bahasa Jepang adalah dengan menyebutkan angka terlebih dahulu, kemudian ditambahkan sai, yaitu satuan yang digunakan untuk umur.

Sebagai contoh, umur 15 tahun adalah juugo-sai. Namun, ada usia tertentu yang diucapkan secara berbeda. Perhatikan beberapa contoh penyebutan umur dalam bahasa Jepang di bawah ini.

0歳ゼロさい/れいさいZero-sai/Rei-sai
1歳いっさいIs-sai
2歳にさいNi-sai
3歳さんさいSan-sai
4歳よんさいYon-sai
5歳ごさいGo-sai
6歳ろくさいRoku-sai
7歳ななさいNana-sai
8歳はっさいHas-sai
9歳きゅうさいKyuu-sai
10歳じゅっさいJus-sai
11歳じゅういっさいJuuis-sai
18歳じゅうはっさいJuuhas-sai
20歳はたち/にじゅっさいHatachi/Nijus-sai
21歳にじゅういっさいNijuuis-sai
30歳さんじゅっさいSanjus-sai

Bisa kalian lihat bahwa umur 20 tahun diucapkan dengan cara yang berbeda karena, selain diucapkan nijuu-sai bisa juga diucapkan dengan kata khusus yaitu hatachi . Umur 10 tahun dibaca jus-sai, untuk umur yang berakhiran 1 dan 8, maka angka 1 dibaca is-sai  dan 8 dibaca has-sai. Misalnya 28 tahun dibaca nijuu-has-sai dan umur 31 tahun dibaca sanjuu-is-sai.

Menyatakan Umur / Usia

Untuk menyatakan umur kalian bisa menggunakan kalimat di bawah ini :

  1. Watashi wa (umur) desu.
  2. Watashi no nenrei wa (umur) desu.
  3. Nenrei wa (umur) desu.

Menanyakan Umur / Usia

Untuk menanyakan umur orang lain, kalian bisa menggunakan kalimat di bawah ini :

  1. Nan-sai desuka. (paling umum, standar, biasanya digunakan untuk menanyakan umur orang ketiga)
  2. Oikutsu desuka. (umum digunakan untuk suasana yang lebih formal)
  3. Nan-sai de irasshaimasu ka. (sangat sopan, biasanya ketika bertanya umur kepada orang yang lebih tua)
  4. Oikutsu de irasshaimasu ka. (sama dengan no.3, biasa digunakan untuk orang yang lebih tua atau atasan)
  5. Otoshi wa ikutsu? (biasanya digunakan kepada orang yang lebih muda atau anak kecil, atau kepada teman. Bisa juga menggunakan desuka di akhir)

Namun, harus kalian perhatikan bahwa secara umum, tidak disarankan untuk menanyakan umur seseorang di Jepang karena hal tersebut dianggap tidak sopan untuk dilakukan. Jika memang harus, dan jika situasinya memungkinkan kalian untuk melakukannya, kalian sebaiknya menggunakan “o ikutsu desuka”. Ini adalah cara sopan untuk menanyakan usia seseorang. Untuk menanyakan umur seorang anak, kalian boleh menghilangkan awalan “o”, dan bertanya “ikutsu?

Nansai desuka biasanya digunakan ketika kalian menanyakan tentang usia orang ketiga. Misalnya, “ano hito wa nansai desu ka” (berapa umur orang itu?). Ini kurang sopan dibandingkan o ikutsu desuka dan karenanya tidak boleh digunakan untuk menanyakan usia seseorang secara langsung.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami usia dalam bahasa Jepang, coba perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini.

Toshi

Toshi wo totta.
Kare wa toshi hodo ni mienai.
Kanojo wa hobo watashi no toshi desu.
Toshi ga toreba, tairyoku ga nakunarimasu.
Kanojo wa toshi yori unto wakaku miseyou to shita.

Nenrei

Yamada-san to watashi wa onaji nenrei desu.
Haha wa nenrei yori wakaku mieru.
Josei ni nenrei wo kiku beki dewanai.
Kanojo wa kamigata de jissai no nenrei yori mo wakaku mieru. 
Kare wa sake wo nonde mo yoi nenrei da.

Satuan Umur (-sai)

Nenrei wa nijuu-has-sai desu.
Kotoshi, chichi wa rokujus-sai ni narimasu.
Nihon de wa, houteki ni wa hatachi de seijin ni naru.
Kare wa juu-has-sai no toki, Amerika ni ryuugaku shimashita.
Onee-san wa soro soro sanjuu-go-sai ni narimasu.
Michiko-san wa nijuu-yon-sai de kekkon shimashita.
Yamada-san no musuko wa san-sai desu.

Kesimpulan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pengucapan umur dalam bahasa Jepang cukup dengan menggunakan “angka + sai”, tetapi ada perbedaan cara baca untuk umur tertentu. Mengetahui cara menyebutkan umur cukup penting, karena biasanya ditanyakan dalam wawancara kerja atau masuk sekolah dan tentunya dalam kehidupan sehari-hari. 

Semoga bahasa Jepang yang disampaikan kali ini pun bisa kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan tentunya selalu bermanfaat untuk kalian. Jangan lupa selalu semangat belajar bahasa Jepangnya!

Sebelum membaca artikel lainnya, yuk perhatikan kembali beberapa hal di bawah ini!

Q) Bagaimana menanyakan umur dalam bahasa Jepang?

A) Cara sederhana menanyakan umur dalam bahasa Jepang adalah “nan-sai desuka”. Namun, jauh lebih sopan menggunakan “oikutsu desuka”.

Q) Apa bahasa Jepangnya “20 tahun”?

A) Usia “20 tahun” dalam bahasa Jepang bisa disebut “nijus-sai” atau “hatachi”.

Q) Umur berapakah orang Jepang dianggap dewasa?

A) Usia 20 tahun adalah umur yang dianggap dewasa di Jepang. Itulah mengapa pada usia 20 tahun sudah diperbolehkan minum alkohol. Selain itu, pada usia 20 tahun juga akan diadakan perayaan “seijin shiki” sebagai peringatan hari kedewasaan seseorang.

Jika masih penasaran dengan pertanyaan lainnya seputar Jepang dan bahasa Jepang, pastikan kalian membaca halaman ini ya!