Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

Kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “sugiru”. Apakah kalian pernah mendengar kalimat dengan tata bahasa ini?

Fungsi “sugiru”

Tata bahasa “sugiru” merupakan ungkapan bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan kata “terlalu” atau “terlalu banyak”. Untuk percakapan yang lebih formal, bisa gunakan kata “sugimasu”. Hal ini juga berlaku untuk bentuk perubahan lainnya, misalnya untuk ungkapan lampau, maka gunakan “sugita” atau “sugimashita”, untuk menyambung kalimat bisa gunakan “sugite”, dan lain-lain. Dalam percakapan, ungkapan ini juga sering diucapkan dengan “sugi”.

Pola kalimat:

  • kata kerja (bentuk masu) + “masu” hilang menjadi “sugiru”
  • kata sifat “i” + “i” hilang menjadi “sugiru”
  • kata sifat “na” + “na” hilang menjadi “sugiru”

Contoh perubahan kosakatanya adalah seperti ini:

  • Kata kerja = Nomimasu (minum) : nomisugiru (terlalu banyak minum)
  • Kata sifat i = Takai (mahal) : takasugiru (terlalu mahal)
  • Kata sifat na = Genki na (bersemangat) : genki sugiru (terlalu bersemangat)

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”sugiru”, mari perhatikan contoh kalimat berikut ini.

Kata kerja

Amai mono wo tabesugita kara, chotto futotte kita.
Osake wo nomisugite, atama ga itaku natte kita.
Omotte iru ijou ni, okane wo tsukaisugite iru kamoshirenai.
Sumaho ya pasokon wo misugiru to, me ga itaku naru.
Chotto asobisugita kana.
Nesugiru to, gyaku ni tsukarete shimau.
Nihonjin wa hatarakisugi da to yoku iwarete iru.

Kata sifat i

Konna shigoto, watashi ni wa muzukashisugiru.
Kyou wa atsusugite, soto ni detakunai.
Kono resutoran, chotto yasusuginai no?
Kono kutsu wa ookisugiru.
Jikan ga tatsu no wa hayasugiru yo ne.

Kata sifat na

Kare no koto ga suki sugite, tsurain da yo.
San-sai no musuko ga genki sugite, chotto taihen desu.
Kono mise no shouhin wa gouka sugiru to omou.
Ano manga wa ninki sugite, isshun de urikireta.
Kanojo wa e wo kaku no ga jouzu sugite, odoroita.

Contoh soal

Pola “sugiru” tergolong dalam tata bahasa antara level N5 dan N4. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal JLPT N5 yang menggunakan pola ini, seperti pada contoh berikut ini.

Contoh 1 : このシャツは____すぎる。
  1. ちいさい
  2. ちいさ
  3. ちさい
  4. ちさ
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 2 : しけんのもんだいは____すぎると思う。
  1. かんたんな
  2. かんたんし
  3. かんたんだ
  4. かんたん
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 3 : このかばんは____すぎる。
  1. たかく
  2. たかい
  3. たか
  4. たかき
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 4 : マンガを____すぎて、べんきょうするじかんがなくなった。
  1. よみ
  2. よんで
  3. よむ
  4. よま
klik di sini untuk melihat jawabannya

Contoh 5 : うんどうを____、けっこうつかれた。
  1. すぎて
  2. しすぎて
  3. すぎる
  4. しすぎる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “sugiru”?

Pola “sugiru” merupakan salah satu ungkapan dalam bahasa Jepang yang berarti “terlalu” jika kata sebelumnya adalah kata sifat, dan berarti “terlalu banyak” jika kata sebelumnya adalah kata kerja.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N5

Kali ini kita sudah belajar pola “sugiru”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!