Mizu wo abiru. 
Yuuhi wo abiru.

Sama halnya dengan “mandi” dalam bahasa Indonesia, kata kerja abiru dalam bahasa Jepang bukan hanya bermakna mandi untuk membersihkan tubuh, seperti arti abiru pada kalimat pertama, tetapi bisa juga diartikan “dipenuhi atau bertaburkan”, seperti pada kalimat kedua yang berarti “bermandikan matahari terbenam”.

Artikel ini akan membahas beberapa makna yang dimiliki kata kerja abiru beserta perubahan bentuk kata kerjanya. Selain itu, di artikel ini juga akan diperkenalkan ungkapan lain untuk menyatakan “mandi (membersihkan diri)” seperti furo ni hairu.

Penjelasan di bawah ini akan memudahkan kalian memahami kata kerja abiru melalui contoh-contoh kalimat yang akan diberikan. Langsung saja simak selengkapnya di bawah ini.

Penjelasan “Abiru

Seperti yang sudah disebutkan di atas, abiru bukan hanya digunakan untuk mandi membersihkan diri saja, tetapi ada makna lain yang dimiliki kata kerja ini. Adapun dalam kamus digital bahasa Jepang Daijiten, makna abiru dijelaskan sebagai berikut.

  1. Menyiramkan, menuangkan, membasuhkan air (dingin, panas) ke tubuh. Arti ini mengacu pada mandi membersihkan tubuh.
  2. Bertaburkan atau dipenuhi secara keseluruhan dengan hal-hal tertentu, seperti debu, cahaya matahari dan sebagainya.
  3. Terpapar. Menerima, mendapatkan, memperoleh tindakan tertentu (biasanya hal-hal yang membuat seseorang menderita), seperti pukulan, serangan, dan sebagainya. Seperti pada contoh kalimat berikut :
Houshasen wo abiru.

4. Menerima, mendapatkan hal atau kata-kata yang bersifat cukup emosional, seperti kritikan, sorak-sorai penyemangat, tatapan, perhatian, dan sebagainya. Seperti pada contoh kalimat berikut :

Kare wa mandou no choushuu kara hakushu wo abita.

Abiru merupakan kata kerja bentuk dasar atau bentuk kamus (jisho-kei), abiru sendiri termasuk ke dalam kata kerja golongan 2 atau disebut juga ichi-dan-doushi, yang umumnya berakhiran -iru dan -eru. Sehingga perubahan bentuk kata kerjanya cukup dengan mengubah akhiran ru saja. 

Perubahan Bentuk Kata Kerja “Abiru

Abiry yang termasuk ke dalam kata kerja golongan 2, mengalami perubahan hanya dengan mengubah akhiran “ru”. Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan penjelasan di bawah ini.

Bentuk Dasar

Jisho-kei (Bentuk Dasar/Kamus)Nai-kei (bentuk menyangkal, negatif)
浴びる(あびる)浴び +ない浴びない(あびない)
abiruAbiru + nai = abinai

Masu-kei (Kata kerja bentuk sopan / formal)

Masu-kei (+)Masu-kei Lampau (+)
浴び +ます=浴びます(あびます)浴びます→ 浴びました (あびました)
Abiru + masu = abimasuabimasu → abimashita
Masu-kei (-)Masu-kei Lampau (-)
浴びます→ 浴びません (あびません)浴びまん→ 浴びませんでした
(あびませんでした)
abimasu → abimasenabimasen abimasen deshita

Bentuk kata kerja masu merupakan kata kerja yang digunakan secara umum untuk kalimat formal atau sopan.

Ta-kei (Kata kerja bentuk lampau / biasa)

Ta-kei (+)Ta-kei (-)
浴び + た=浴びた(あびた)浴び + なかった = あびなかった
Abiru + ta = abitaAbiru + nakatta = abinakatta

Ta-kei merupakan bentuk lampau non-fomral dan biasa digunakan untuk kalimat kasual atau non-formal, atau ketika di simpan di tengah kalimat dan dijadikan sebagai konjungsi yang dihubungkan dengan kata dan kalimat lain.

Te-kei (Kata kerja bentuk sambung)

ru te = abite 

Dikatakan sebagai kata kerja bentuk sambung, karena kata kerja bentuk te ini bisa digunakan untuk membuat berbagai bentuk variasi kalimat, kata kerja bentuk te sendiri tidak memiliki arti khusus, tetapi jika kata-kata lain disambungkan dengan te-kei maka kata kerja ini akan memiliki makna.

Perubahan lain yang terjadi pada kata kerja abiru adalah :

Bentuk Potensial (bisa, mampu)
Bentuk DasarNai-kei (bentuk menyangkal, negatif)
浴び+られる
浴びられる(あびられる)
浴び+られない
浴びられない(あびられない)
Abiru + rareru = abirareruAbiru + rarenai = abirarenai
Masu-keiMasu-kei (-)
浴び+られます
浴びられます(あびられます)
浴び+られません
浴びられません(あびられません)
Abiru + raremasu = abiraremasuAbiru + raremasen = abiraremasen
Te-kei
浴び+られて
浴びられて(あびられて)
Abiru + rarete = abirarete
Bentuk Kondisional (syarat)
Bentuk DasarNai-kei
浴び+れば/たら
浴びれば/浴びたら(あびれば/あびたら)
浴び+なければ/なかったら
浴びなければ/浴びなかったら
(あびなければ/あびなかったら)
Abiru + reba / tara = abireba / abitaraAbiru + nakereba / nakattara
= abinakereba / abinakattara
Bentuk Ajakan (maksud, kehendak)
Bentuk Dasar KasualBentuk Formal
浴び+よう
浴びよう(あびよう)
浴び+ましょう
浴びましょう(あびましょう)
Abiru + you = abiyouAbiru + mashou = abimashou
Bentuk Pasif (di-)
Bentuk DasarNai-kei (bentuk menyangkal, negatif)
浴び+られる
浴びられる(あびられる)
浴び+られない
浴びられない(あびられない)
Abiru + rareru = abirareruAbiru + rarenai = abirarenai
Masu-keiMasu-kei (-)
浴び+られます
浴びられます(あびられます)
浴び+られません
浴びられません(あびられません)
Abiru + raremasu = abiraremasuAbiru + raremasen = abiraremasen
Te-kei
浴び+られて
浴びられて(あびられて)
Abiru + rarete = abirarete
Bentuk Ingin Melakukan
Bentuk PositifNai-kei
浴び+たい
浴びたい(あびたい)
浴び+たくない
浴びたくない(あびたくない)
Abiru + tai = abitaiAbiru + takunai = abitakunai
Bentuk Perintah
Bentuk Dasar KasualBentuk Formal
浴び+ろ
浴びろ(あびろ)
浴び+なさい/てください
浴びなさい/浴びてください
(あびなさい/あびてください)
Abiru + ro= abiroAbiru + nasai / te kudasai
= abinasai / abite kudasai
Bentuk Larangan (Jangan….!/ Dilarang….!)
Bentuk Dasar KasualBentuk Lebih Sopan
浴びる+な
浴びるな(あびるな)
浴び+ないでください
浴びないでください
(あびないでください)
Abiru + na= abirunaAbiru + naidekudasai
= abinaidekudasai
Bentuk Kata Benda
  • abiru + koto = abirukoto

Informasi Tambahan

Selain abiru, “mandi” untuk membersihkan tubuh bisa kalian ganti dengan istilah dan ungkapan di bawah ini.

Nyuuyoku

Secara harfiah artinya memasukkan, merendamkan diri dalam air, baik di bak mandi, laut, sungai, kolam dan sebagainya dengan tujuan untuk membersihkan tubuh.

Nyuuyoku merupakan kata benda, sehingga untuk membuatnya menjadi kata kerja harus ditambahkan suru.

Furo ni hairu / Ofuro ni hairu

Ungkapan lain yang biasa digunkan orang Jepang untuk menyatakan “mandi” untuk membersihkan tubuh adalah furo / ofuro ni hairu, secara harfiah diartikan masuk bak mandi. Ungkapan ini digunakan, karena budaya mandi di Jepang selain menyiram air ke tubuh juga, saat mandi mereka juga terbiasa berendam diri di bak mandi.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami kata kerja abiru, nyuuyoku dan furo ni hairu, yuk simak penggunaannya dalam contoh-contoh kalimat di bawah ini

Abiru

Mai-asa, shawaa wo abite, shinbun wo yonde, koohii wo nomimasu.
Kare wa choushoku mae ni shawaa wo abita.
Watashi ga shawaa wo abite ita toki ni denwa ga natta.
Undou shita ato de shawaa wo abiru to kibun ga sawayaka ni naru. 
Hitofuro abite sappari shita.
Neru mae ni hitofuro abimasenka?
Watashi tachi wa tsuki no hikari wo abite aruita.
Satsujin-han wa kaeri chi wo abite iru kanousei ga takai.
Touketsu shita douro ga nikkou wo abite mabayuku hikatta. 
Kuruma wa hokori wo abite ita.
Taiyoukou no abi-sugi wa, hifu ni yuugai da. 
Oka wa youkou wo ippai ni abite ita.

Nyuuyoku

Onee-san wa akanbou wo nyuuyoku sasete iru tokoroda. 
Mizu busoku no tame ni nyuuyoku dekinakatta.
Tsukare wo kanji teru toki wa, nyuuyoku ni masaru mono wa nai.
Watashi wa taitei yuushoku-go ni nyuuyoku suru.
Kodomo wa nyuuyoku suru no ga sukide wa nai.

Furo ni hairu / Ofuro ni hairu

Watashi wa mainichi ik-kai ofuro ni hairimasu.
Furo ni hairi, sorekara nenasai.
Furo ni haitte atatamatta hou ga ii yo.
Furo ni haitte iru toki, ii kan’gae ga totsuzen kare no atama ni ukanda.
Watashi wa ima, furo ni hairitai ki ga suru.

Kesimpulan

Itulah pengenalan kata kerja abiru. Dengan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa abiru memiliki makna yang sangat luas, bukan hanya berarti mandi untuk membersihkan diri saja, tetapi bisa juga diartikan lain tergantung konteks kalimatnya. Selain itu, mandi untuk membersihkan diri bisa diganti dengan menggunakan kosakata nyuuyoku yang termasuk ke dalam kata benda, sehingga harus ditambahkan suru ketika ingin digunakan sebagai kata kerja. Atau bisa juga menggunakan ungkapan furo ni hairu.

Semoga pembahasan dan penjelasan di atas bisa kalian mengerti dan pahami dengan mudah. Jangan lupa mencoba membuat contoh kalimat sendiri untuk memperlancar bahasa Jepang kalian. Dan tentunya ikuti terus informasi bahasa Jepang dan seputar Jepang lainnya di Kepo Jepang!

Nah, setelah membaca penjelasan tentang kata kerja abiru di atas, yuk kita perhatikan lagi beberapa hal berikut ini!

Apa bahasa Jepangnya “mandi”?

Mandi (membersihkan tubuh) dalam bahasa Jepang bisa menggunakan kata abiru (mizu wo abiru / shawaa wo abiru), nyuuyoku suru dan furo ni hairu.

Termasuk ke dalam golongan berapakah kata kerja “abiru”?

Abiru termasuk ke dalam kata kerja golongan 2 yang disebut juga ichi-dan-doushi. Kata kerja yang termasuk golongan ini umumnya berakhirna “-iru” dan “-eru”.

Bagaimanakah budaya mandi di Jepang?

Berendam di bak mandi adalah budaya mandi yang banyak dilakukan orang Jepang. Hal yang pertama dilakukan adalah membasuh seluruh badan dengan shower sampai bersih, kemudian merendam diri di bak mandi (furo) yang umumnya berisi air hangat / panas.

Jika masih ada hal-hal yang ingin kalian ketahui seputar Jepang, jangan lupa cek halaman ini ya!!