Atama ga itai desu.
Raigetsu no atama kara hajimeru.

Tahukah kalian apa perbedaan makna kata atama pada kedua kalimat di atas? Kalimat pertama menunjukkan “kepala” bagian anggota badan, sedangkan kalimat kedua bermakna “awal / permulaan”.

Artikel ini akan memperkenalkan makna lain atama, yang secara umum dikenal dengan arti “kepala”. Kalian juga bisa memahami masing-masing perbedaan makna melalui contoh-contoh kalimat yang akan diberikan di akhir artikel.

Langsung saja kita simak penjelasannya di bawah ini!

Penjelasan “Atama

Seperti yang sudah disebutkan di atas, secara umum atama digunakan sebagai istilah untuk menunjukkan “kepala” pada bagian tubuh. Namun, sama halnya dengan “kepala” dalam bahasa Indonesia, atama juga bisa digunakan sebagai istilah lain yang berhubungan dengan “bagian atas” dari sesuatu. Selain itu, atama juga sering digunakan sebagai istilah perumpamaan atau idiom dalam bahasa Jepang.

Adapun makna atama dalam kamus Daijiten dijelaskan sebagai berikut :

  1. Bagian atas dari tubuh manusia atau hewan. Sebelum menggunakan istilah atama, zaman dahulu digunakan kata kashira atau koube. Makna ini seperti pada kalimat pertama di atas yang artinya “kepala saya sakit”.
  2. Pikiran, otak, intelektualitas.
  3. Rambut.
  4. Ujung dan bagian atas benda.
  5. Awal dari sesuatu. Seperti pada kalimat kedua di atas yang berarti “dimulai dari awal bulan depan”.
  6. Seseorang yang berkedudukan tinggi, pemimpin, bos, kapten.
  7. Artikel teratas di koran.
  8. Uang muka.

Contoh Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat untuk mempermudah kalian memahami penggunaan kata atama sesuai dengan maknanya masing-masing.

Kaze wo hiite atama ga itai.
Inu no atama wo nadete yaru.
Kanojo wa rouba no you ni atama wo sagete aruita.
Kare wa atama kara tsumasaki made zubunure ni natta.
Kurayami de atama wo kabe ni butsukete shimatta.
Kanojo wa utsukushii bakari dewa naku, kokoro ga yasashiku atama ga ii. 
Kare wa umaretsuki atama ga warui.
Anata mo atama wo kirikaetara dou desuka?
Kare no koto ga atama kara hanarenai.
Sanpo shite atama wo sukkiri sasete kuru yo.
Boku wa tsuki ni ichi-do wa atama wo katte morau.
Ano ko wa okappa atama de kawaii.
Hana no atama ni nikibi ga dekita.
Kare wa kanemouke shika atama ni nai. 
Takahashi-san wa senshuu no atama ni kuruma wo nusumareta.

Kesimpulan

Itulah penjelasan kata atama (kepala) yang memiliki makna yang cukup beragam tergantung dari konteks kalimatnya. Dapat disimpulkan, walaupun bisa diartikan ke dalam beberapa istilah, pada intinya atama bermakna “bagian atas dari sesuatu”.

Semoga penjelasan kosakata bahasa Jepang di atas mudah kalian pahami, dan tentunya bermanfaat untuk kalian. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya dan simak terus informasi-informasi terbaru seputar bahasa Jepang dan jejepangan lainnya di Kepo Jepang.

Sebelum mempelajari kosakata lainnya, yuk kita pelajari kembali hal-hal di bawah ini!

Q) Apa bahasa Jepangnya “kepala”?

A) Bahasa Jepang “kepala” adalah “atama”.

Q) Kenapa “atama ga ii” diartikan “pintar”?

A) Selain diartikan “kepala”, “atama” juga bisa diartikan pikiran, otak atau intelektualitas. Atama ga ii berarti intelektualitasnya baik/bagus yang sama juga artinya dengan “pintar”.

Q) Apa maksud kata “atama ga katai”?

A) Secara harfiah “atama ga katai” berarti “kepala keras”. Ini adalah idiom yang diartikan “keras kepala” yang maknanya hampir sama dengan “keras kepala” dalam bahasa Indonesia.

Jika masih ada pertanyaan lainnya yang ingin kalian ketahui, langsung saja baca selengkapnya di halaman ini ya!