大阪へ行きます。/ Oosaka e ikimasu.
大阪へ行きました。/ Oosaka e ikimashita.

Penggunaan kata kerja iku (pergi) pada kalimat di atas terkesan sama, tetapi keduanya memiliki makna yang berbeda. Kalimat pertama menunjukkan kegiatan “pergi” yang belum dilaksanakan (akan dilakukan), sedangkan ikimashita pada kalimat kedua menunjukkan makna “sudah pergi”, dengan kata lain sudah tiba di Osaka.

Artikel ini akan membahas perubahan bentuk kata kerja yang terjadi pada iku (pergi), dan bagaimana penggunaannya dalam kalimat. Dengan begitu, kalian akan dengan mudah memahaminya hanya dengan membaca contoh-contoh kalimat yang akan diberikan.

Untuk lebih lengkapnya, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

PenjelasanIku

Kata kerja iku yang berarti “pergi” merupakan kata kerja bentuk dasar (bentuk kamus / jisho-kei) yang termasuk ke dalam kata kerja golongan I atau disebut juga go-dan-doushi (5 tahapan kata kerja).

Sebagai kata kerja yang menunjukkan perpindahan dan pergerakan menuju suatu tempat, kata kerja iku paling banyak digunakan dengan partikel “e” dan partikel “ni”.

Perubahan bentuk kata kerja iku umumnya terjadi dengan mengubah akhir vokal “u” menjadi “a”, “i”, “e”, “o”. Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan penjelasan di bawah ini.

Perubahan Bentuk Kata Kerja “Iku

Berikut adalah beberapa perubahan bentuk kata kerja iku yang digunakan dalam struktur kalimat bahasa Jepang :

Bentuk Dasar

Jisho-kei (Bentuk Dasar/Kamus)Nai-kei (bentuk menyangkal, negatif)
行く(いく)行く :く→か+ない = 行かない(いかない)
ikuiku : ku → ka + nai = ikanai

Masu-kei (Kata kerja bentuk sopan / formal)

Masu-kei (+)Masu-kei Lampau (+)
行く :く→き+ます
= 行きます(いきます)
行きます→ 行きました
(いきました)
iku : kukimasu = ikimasuikimasu ikimashita
Masu-kei (-)Masu-kei Lampau (-)
行きます→ 行きません
(いきません)
行きます→ 行きませんでした
(いきませんでした)
ikimasu ikimasenikimasu ikimasen deshita

Bentuk kata kerja masu merupakan kata kerja yang digunakan secara umum untuk kalimat formal atau sopan.

Ta-kei (Kata kerja bentuk lampau / biasa)

Ta-kei (+)Ta-kei (-)
行く :く→った = 行った(いった)行かない:ない→なかった
行かなかった(いかなかった)
iku : ku → tta = ittaikanai : nai→ nakatta = ikanakatta

Ta-kei merupakan bentuk lampau non-fomral dan biasa digunakan untuk kalimat kasual atau non-formal, atau ketika di simpan di tengah kalimat dan dijadikan sebagai konjungsi yang dihubungkan dengan kata dan kalimat lain.

Te-kei (Kata kerja bentuk sambung)

行く:く→って = 行って「いって」
Iku ku → tte = itte 

Dikatakan sebagai kata kerja bentuk sambung, karena kata kerja bentuk te/de ini bisa digunakan untuk membuat berbagai bentuk variasi kalimat, kata kerja bentuk te/de sendiri tidak memiliki arti khusus, tetapi jika kata-kata lain disambungkan dengan te-kei maka kata kerja ini akan memiliki makna.

Perubahan lain yang terjadi pada kata kerja iku adalah :

Bentuk Potensial (bisa, mampu)
Bentuk DasarNai-kei (bentuk menyangkal, negatif)
行く :→け+る
= 行ける(いける)
行け+ない
= 行けない(いけない)
iku : ku → ke + ru = ikeruikeru + nai = ikenai
Masu-keiMasu-kei (-)
行け+ます
= 行けます(いけます)
行け+ません
= 行けません(いけません)
ikeru+ masu = ikemasuikeru+ masen= ikemasen
Te-kei
行け+て
= 行けて(いけて)
ikeru+ te = ikete
Bentuk Kondisional (syarat)
Bentuk DasarNai-kei
行く :→け+ば
= 行けば(いけば)
行かない:ない→なければ
行かなければ(いかなければ)
iku : ku → ke + ba = ikebaikuanai : nai → nakereba = ikanakereba
Bentuk Ajakan (maksud, kehendak)
Bentuk Dasar KasualBentuk Formal
行く :→こ+う
= 行こう(いこう)
行きます:ます→ましょう
= 行きましょう(いきましょう)
iku : ku → ko + u = ikouikimasu : masu → mashou = ikimashou
Bentuk Pasif (di-)
Bentuk DasarNai-kei (bentuk menyangkal, negatif)
行く :→か+れる
= 行かれる(いかれる)
行く :→か+れない
= 行かれない(いかれない)
iku : ku → ka + reru = ikareruiku : ku → ka + renai = ikarenai
Masu-keiMasu-kei (-)
行かれ+ます
= 行かれます(いかれます)
行かれ+ません
= 行かれません(いかれません)
ikareru+ masu = ikaremasuikareru+ masen = ikaremasen
Te-kei
行かれ+て
= 行かれて(いかれて)
ikareru+ te = ikarete
Bentuk Ingin Melakukan
Bentuk PositifNai-kei
行きます +たい= 行きたい(いきたい)泳ぎます +たくない= 行きたくない
(いきたくない)
ikimasu+ tai = ikitaiikimasu+ takunai= ikitakunai
Bentuk Perintah
Bentuk Dasar KasualBentuk Formal
行く :→け= 行け(いけ)行きます +なさい= 行きなさい(いきなさい)
iku : ku → ke = ikeikimasu+ nasai = ikinasai
Bentuk Larangan (Jangan….!/ Dilarang….!)
Bentuk Dasar KasualBentuk Lebih Sopan
行く+な=行くな (いく
な)
行って+はいけません
= 行ってはいけません
(いってはいけません)
iku + na = ikunaitte + wa ikemasen = itte wa ikemasen
Bentuk Kata Benda

行く+こと=行くこと(いくこと)
iku + koto = iku koto

Contoh Kalimat

Rainen, Indonesia e ikimasu.
Ashita, gakkou e iku.
Kaisha e iku toki, itsumo kissaten de koohii wo nonde ikimasu.
Eki mae ni atarashii omise ga dekita node, itte mimasu.
Kare wa kanojo ni au tame ni, Amerika made ni ikimashita.
Chanto junbi shite okanai to, ryokou e itta toki, komarimasu yo.
Nichi-youbi naraba, watashi mo ikemasu.
Sonna tokoro wa kiken sugite, hitori de ikenai.
Raishuu no ensoku de doko e iku ka kikimashitaka.
Kondo no yasumi, doko e mo ikanai koto ni shimasu.

Kesimpulan

Itulah penjelasan dan bentuk perubahan dari kata kerja iku (pergi). Perlu kalian perhatikan, walapun berakhiran ku, pada perubahan bentuk -te dan -ta, iku tidak berubah menjadi iite dan iita, tetapi perubahannya menjadi itte dan itta. Ini adalah pengecualian khusus untuk kata kerja iku, oleh karena itu, kalian perlu mengingatnya.

Semoga penjelasan di atas bisa dengan mudah kalian pahami dan mengerti. Jangan lupa untuk terus berlatih dan membaca kosakata lainnya yang ada di Kepo Jepang.

Sebelum mempelajari kosakata lainnya, yuk perhatikan kembali hal-hal berikut ini!

Apa bahasa Jepangnya “Saya pergi ke (suatu tempat)”

(Suatu tempat) e/ni ikimasu. Kalian juga bisa menggunakan “iku” untuk situasi yang lebih kasual.

Apa bedanya “-e ikimasu” dan “-ni ikimasu”?

Penggunaan partikel “ni” menunjukkan “tujuan” kita pergi, sedangkan partikel “e” menunjukkan “arah” ke mana kita pergi.

Termasuk kata kerja golongan berapakah “iku / ikimasu”?

Iku / ikimasu termasuk ke dalam kata kerja golongan I atau disebut juga go-dan-doushi (5 tahapan kata kerja).

Jangan lupa untuk membaca informasi bahasa Jepang lainnya hanya di Kepo Jepang!