Keisatsu atau keisatsukan adalah bahasa Jepang yang bisa diartikan “polisi”. Namun, secara detail keduanya memiliki perbedaan makna.

Selain itu, istilah polisi dalam bahasa Jepang ada beragam sesuai dengan tugas mereka masing-masing. Misalnya, penggunaan istilah keiji yang digunakan khusus untuk polisi di bidang kejahatan dan kriminalitas.

Artikel ini akan membahas istilah-istilah yang digunakan untuk menyebutkan polisi. Selain itu, kalian juga bisa memahami penggunaannya secara langsung melalui contoh-contoh kalimat yang akan diberikan. Untuk lebih jelasnya, langsung simak saja penjelasan di bawah ini.

Penjelasan “Keisatsu / Keisatsukan

Jika kalian sering menonton drama Jepang tentang detektif, pastinya akan sering mendengar kedua istilah ini. Secara umum, kedua istilah ini dapat diartikan “polisi”, tetapi secara luas kedua istilah ini memiliki makna yang cukup berbeda.

Keisatsu

Istilah keisatsu mengacu pada organisasi kepolisian yang mengatur dan menegakkan peraturan dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan hukum yang berlaku. Dengan kata lain, istilah keisatsu merujuk pada organisasinya bukan orang secara pribadi. Kei pada keisatsu bermakna “melarang” dan “memerintahkan”, sedangkan satsu bermakna “menjelaskan” dan “mengetahui”.

Keisatsukan (Keikan)

Keisatsukan atau keikan adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan orang yang bekerja sebagai polisi. Kan dalam keisatsukan bermakna “petugas pemerintahan”, jadi keisatsukan bisa juga diartikan “petugas polisi” atau “perwira polisi”, atau karyawan yang bekerja di organisasi kepolisian. Istilah ini secara umum digunakan untuk semua jenis polisi yang ada di Jepang.

Dengan melihat pengertian kedua istilah di atas, dapat disimpulkan bahwa keisatsu mengacu pada organisasi polisi, sedangkan keisatsukan mengacu pada pekerjaan sebagai polisi.

Istilah Bahasa Jepang Lain untuk Menyebutkan “Polisi”

Seperti yang disebutkan di atas, istilah bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebutkan polisi sangatlah beragam, sesuai dengan jenis dan tugas mereka secara spesifik. 

Berikut istilah lain yang digunakan untuk menyebutkan polisi, yang mungkin akan sering kalian temukan dalam percakapan sehari-hari.

Omawarisan

Polisi patroli. Biasanya polisi yang memakai seragam dan bertugas di pos polisi / kantor polisi kecil (kouban) yang ada di daerah sekitar tempat tinggal. Secara umum tugas mereka adalah melakukan pengawasan daerah sekitar, menanggapi keadaan darurat, memberikan petunjuk arah dan secara rutin berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Keiji

Polisi kriminal atau detektif polisi. Bertugas menangani masalah-masalah yang berhubungan dengan kriminalitas dan tindak pidana. Biasanya mereka bertugas tanpa memakai baju seragam polisi.

Sebagai tambahan, baik omawarisan maupun keiji secara umum disebut sebagai keisatsukan atau petugas polisi. Informasi lainnya, sama halnya dengan di Indonesia, pekerjaan sebagai polisi termasuk ke dalam bagian PNS (koumuin).

Contoh Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat menggunakan istilah-istilah “polisi” di atas yang bisa kalian pelajari untuk memahami makna masing-masing istilah.

Keisatsu

Sumimasen, keisatsu wo yonde kuremasenka?
Keisatsu wa gakkou de tairyou no yakubutsu wo oushuu shita.
Kare wa ie no mae ni houchi sarete iru jitensha no koto wo, keisatsu ni uttaeta.
Shouko ga nai node keisatsu mo ugoki ga torenai.
Nani ka attara keisatsu wo yonde kudasai.
Fushin-na hito wo mikaketara keisatsu ni shirasete kudasai.
Kare wo mokugeki shita koto wo keisatsu ni shousai ni houkoku shita. 
Keisatsu wa sono jiko no gen’in kyuumei ni noridashita.
Han’nin wa keisatsu ni taiho sareta.

Keisatsukan

Kare wa keisatsukan toshite no tsutome wo okotatta.
Kare wa shourai, keisatsukan ni naritai to omotte imasu.
Watashi no onii-san no shokugyou wa keisatsukan desu.
Keisatsukan wa kinmu-chuu ni sake wo nomu koto wo kinshi sarete iru.
Keisatsukan wa sono jiken ni tsuite chousa suru koto wo yakusoku shita.
Sono keisatsukan wa shouko wo sagasu tame ni sono heya wo nyuunen ni shirabeta. 
Kare no koui wa keisatsukan ni arumajiki mono datta.
Kare wa keisatsukan ni taisuru koumu shikkou bougai de taiho sareta.
Watashi-tachi wa, keisatsukan ga kuru made jiko genba de machimashita. 

Istilah Lainnya

Michi ni mayottara, omawarisan ni tazune nasai.
Sono omawarisan wa kinmu-chuu desu.
Keiji wa sono otoko ga yuuzaida to iu kakutaru shouko wo nigitta.
Keiji ga hankou genba ni touchaku shita. 
Sono dorobou wa keiji wo miru to hashitte nigeta.

Kesimpulan

Itulah penjelasan tentang istilah-istilah bahasa Jepang yang bisa digunakan untuk menyebutkan polisi. Jadi sekarang kalian sudah tahu kan masing-masing perbedaan dari istilah keisatsu, keisatsukan, omawarisan dan keiji.

Semoga penjelasan di atas bisa kalian pahami dengan baik dan jelas. Jangan lupa untuk terus berlatih dengan giat untuk memperlancar bahasa Jepang kalian. Baca juga daftar kosakata pekerjaan dalam bahasa Jepang untuk menambah perbendaharaan kosakata kalian. Dan tentunya ikuti terus informasi seputar bahasa Jepang dan Jejepangan lainnya, hanya di Kepo Jepang!

Untuk mengingat kembali penjelasan di atas, mari simak beberapa informasi di bawah ini!

Apa bahasa Jepangnya “polisi”?

Polisi di Jepang disebut “keisatsu” atau “keisatsukan”. Keisatsu mengacu pada organisasi kepolisian itu sendiri, sedangkan keisatsukan adalah jenis pekerjaan sebagai polisi, bisa juga diartikan “petugas / perwira polisi”.

Disebut apa kantor polisi yang sering ada di dekat stasiun?

Pos polisi yang umumnya berlokasi di dekat stasiun atau lingkungan sekitar perumahan di Jepang disebut “kouban”. Sistem ini sudah cukup lama ada di Jepang loh. Yang menarik, setiap koban sering kali memiliki desain-desain yang unik. Dan sebagian besar kouban sudah dilengkapi dengan tulisan latin KOBAN agar mudah dikenali.