Simak salah satu partikel dalam bahasa Jepang yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

Kali ini ayo belajar partikel “noni”. Apakah kalian pernah mendengar partikel ini?

Bagaimana penggunaan partikel “noni”?

Fungsi partikel “noni”

Penggunaan partikel “noni” secara umum bisa dibagi menjadi dua, yaitu untuk:

1.Mengungkapkan hal yang bertentangan

Pola kalimat:

  • Kalimat 1 + kata kerja kasual + noni + kalimat 2
  • Kalimat 1 + kata sifat i + noni + kalimat 2
  • Kalimat 1 + kata sifat na (tetap dengan na) + noni + kalimat 2
  • Kalimat 1 + kata benda + na + noni + kalimat 2

Dalam hal ini, partikel “noni” berfungsi sebagai konjungsi yang berarti “padahal.., tetapi..”, yang digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan, mengecewakan, atau yang di luar dugaan. Selain digunakan di tengah kalimat, partikel ini juga bisa diletakkan di akhir kalimat, dan biasanya digunakan untuk menyatakan sesuatu di luar dugaan. Perlu diperhatikan bahwa sebelum partikel “noni”, kata yang digunakan harus berbentuk kasual, bukan desu/masu. Misalnya adalah “kono suika wa ookii noni, yasui ne” yang berarti “padahal semangka ini besar, tetapi murah ya”.

2. Menyatakan suatu tujuan

  • Pola kalimat: Kalimat 1 dan predikat (kata kerja) + noni + kalimat 2

Partikel “noni” sebenarnya merupakan bentuk lain dari kata “tame ni”, sehingga dalam bahasa Indonesia bisa diartikan “untuk”. Misalnya adalah “hashi wa men wo taberu noni tsukaimasu” yang berarti “sumpit digunakan untuk makan mie”.

Contoh kalimat

1.Mengungkapkan hal yang bertentangan

Ganbatte benkyou shita noni, ano daigaku no juken ni ochite shimatta no desu.
Sanjuppun mo matta noni, kare wa mada kite inai ne.
Ano hito, kawaii noni, amari motenai desu yo ne.
Kanojo wa itsumo genki nanoni, kyou wa ochikonde iru you ni mieta.
Kyou wa nichiyoubi nanoni, kaisha ni ikanakereba naranai no desu yo.
Mou sugu shiken nanoni, benkyou no yaruki ga denai no desu. Dou sureba ii desuka?
A : Gomen, kyou wa kibishii kamo..
B : Ee? Aitakatta noni..
A : Shiai ga chuushi ni natta yo.
B : Hee? Zutto tanoshimi ni shiteta noni…

2.Menyatakan suatu tujuan

Enpitsu wa moji wo kaku noni tsukaimasu.
Sono shorui wo hon’yaku suru noni jikan ga kakarimasu.
Kono hon wa nihon-go wo yori rikai suru noni yakudatsu kamoshiremasen.
Watashi wa Furansu-go wo manabu noni kurou shite imasu.
Kono okane wa gakuhi wo harau noni tsukaimasu.
Kouza wo hiraku noni, nani ga hitsuyou desuka?

Informasi tambahan

Penggunaan “noni” di sini mirip dengan partikel “kedo” yang keduanya sama-sama bisa digunakan untuk mengungkapkan rasa terkejut atau tidak puas terhadap sesuatu. Namun, partikel “noni” berarti “padahal..”, sedangkan partikel “kedo” dalam bahasa Indonesia lebih dekat dengan nuansa “..sih, tetapi..” . Selain itu, partikel “kedo” juga memiliki fungsi yang lebih banyak. Cobalah lihat kembali partikel “keredo” ini.

Kesimpulan

Bagaimana? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari partikel “noni”?

Partikel “noni” berfungsi sebagai konjungsi untuk mengungkapkan hal yang berlawanan, seperti hal yang mengejutkan, mengecewakan, dan sebagainya, yang dalam bahasa Indonesia bisa berarti “padahal”. Kemudian partikel ini juga digunakan untuk mengungkapkan tujuan atau fungsi dari sesuatu, sehingga bisa diartikan dengan kata “untuk”.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bisa bermanfaat! Jangan lupa untuk ikuti terus informasi dari Kepo Jepang ya!