Simak satu ungkapan bahasa Jepang yang bisa digunakan di kehidupan sehari-hari yuk!! Bahasa Jepang hari ini adalah「~さん・~ちゃん・~くん・~さま」/ -san, -chan, -kun, -sama.

Penjelasan-san, -chan, -kun, -sama

Di Jepang ketika kalian membicarakan seseorang atau memanggil seseorang, ada penggunaan akhiran setelah nama mereka yang berfungsi sebagai ungkapan rasa hormat atau bentuk kesopanan terhadap orang tersebut. Yang paling umum dan sering digunakan adalah  -san. Dalam bahasa Indonesia bisa diartikan, Tuan, Nyonya, Nona, Bapak, Ibu, Saudara, Saudari. Tetapi, bukan hanya -san saja, akhiran hormat atau sopan setelah nama orang di Jepang cukup banyak variasinya. Di antaranyaada -chan, -kun, dan -sama.

Lalu, apa sih perbedaannya?

Perbedaan -san, -chan, -kun, dan -sama

-san

Akhiran sopan yang paling sering dan umum digunakan. Digunakan untuk orang yang tidak terlalu kalian kenal atau tidak terlalu akrab. Biasanya digunakan bukan hanya untuk nama orang saja, bisa juga digunakan bersamaan dengan status atau pekerjaan seseorang atau nama perusahaan.

-chan

Akhiran -chan biasanya lebih ditujukan kepada anak kecil atau perempuan yang ada di keluarga kalian, dan kesannya lebih informal. Digunakan juga kepada teman perempuan yang sudah menjadi teman dekat dan sangat akrab dengan kalian dan cenderung memiliki kesan imut dan menarik. Mungkin dalam bahasa Indonesia agak sulit dicari padanan katanya.

Akhiran -chan juga biasanya digunakan untuk binatang peliharaan, misalnya neko-chan (kucing), usagi-chan (kelinci). Ketika berbicara dalam situasi yang kasual, beberapa perempuan juga biasanya menyebutkan dirinya sebagai “(namanya) + chan” dibanding menggunakan kata “aku” atau “saya” seperti watashi. Misalnya, nama saya kan “Ayu”, ketika ngobrol sama orang lain jadi Ayu-chan wa…..

-kun

Akhiran -kun lebih sering digunakan kepada anak laki-laki atau teman laki-laki yang sudah akrab dengan kalian. Atau biasa digunakan oleh senior kepada junior laki-laki mereka. Dalam dunia bisnis atau pekerjaan akhiran -kun ini juga biasa diucapkan untuk junior perempuan.

Sama halnya dengan akhiran -chan, akhiran -kun ini tidak memiliki padanan yang pas dalam bahasa Indonesia.

Bisa ditulis dengan huruf hiragana ~くん atau kanji ~君.

-sama

Akhiran -sama merupakan bentuk yang lebih sopan dari -san. Biasanya digunakan untuk memberikan penghormatan kepada orang yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi dari kita, seperti atasan, konsumen, atau siapapun yang memiliki pangkat di atas kita. Bukan hanya pangkat, akhiran -sama juga digunakan untuk orang yang memiliki kemampuan yang tinggi dan sangat menarik (misalnya aktor, aktris, idola).

Dalam bahasa Indonesia, padanan yang paling mendekati maknanya adalah Tuan dan Nyonya.

Akhiran -sama juga biasanya digunakan dalam amplop surat atau kiriman, ditulis setelah nama orang yang akan kita kirimi surat atau paket.

Contoh Kalimat

Yamada-san wa gakusei desu.
Tanaka-san wa nihongo no sensei desu.
Ano honya-san wa yasashii desu.
Watashi no ooya-san wa kibishii desu.
Maruko-chan wa chou kawaii desune.
Michiko-chan wa majime-na ko desu ne.
Sato-kun wa Yamazaki-kun no tomodachi desu.
Kinou, Hiro-kun wa paatii e konakatta.
Okyaku-sama kara kureemu ga arimashita.
Leonardo DiCaprio-sama wa nihon de sugoku ninki de aru.

Kesimpulan

Begitulah penjelasan sederhana tentang perbedaan akhiran yang sering digunakan setelah nama orang. Sekarang kalian jadi tahu perbedaannya kan. Pahami maknanya dan coba aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai salah penggunaannya ya.

Semoga bahasa Jepang yang hari ini aku sampaikan mudah dimengerti dan selalu bermanfaat untuk kalian.