Makanan selalu menjadi topik yang menarik untuk dibicarakan ketika bertemu dengan teman baru. Begitu juga buah-buahan. Orang Jepang suka sekali makan buah-buahan, karena buah-buahan adalah salah satu sumber makanan yang sangat penting bagi kesehatan tubuh kita. Walaupun keberagaman buah-buahan di Jepang tidak sebanyak di Indonesia tentunya.

Buah atau buah-buahan dalam bahasa Jepang disebut kudamono. Akan tetapi, ada kata lain yang berarti buah-buahan juga, yaitu kajitsu. Bahkan, beberapa tahun terakhir orang Jepang juga mulai terbiasa menggunakan kata furuutsu yang merupakan serapan dari bahasa Inggris. Lalu, apakah perbedaan dari ketiga kata tersebut. Melalui artikel ini kalian akan bisa membedakan perbedaan makna dari setiap kata dan bagaimana penggunaan yang tepat untuk masing-masing kata melalui contoh-contoh kalimat yang akan diberikan di akhir artikel.

Untuk lebih memahami kosakata kudamono (buah, buah-buahan) ini dengan baik, yuk langsung simak saja penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penjelasan “Kudamono

Buah atau buah-buahan dalam bahasa Jepang disebut kudamono. Kudamono dideskripsikan sebagai buah yang tumbuh dan dihasilkan oleh pohon atau tumbuhan dan bisa dimakan langsung. Kudamono  adalah bagian dari bunga atau tumbuhan yang tumbuh, berkembang, dan berubah, dan jika dilihat dari perkembangannya, bagian yang dapat dimakan berbeda-beda tergantung jenis buahnya. Selain itu, kudamono biasanya ditandai dengan kandungan airnya dan komponen rasa manis yang tinggi. Seperti apel, melon, mangga, dan sejenisnya.

Istilah Bahasa Jepang Lain untuk “Buah”

Kudamono adalah bahasa Jepang paling sering digunakan untuk menyebutkan buah. Namun, dalam bahasa Jepang ada kata lain yang digunakan untuk menyebutkan buah, di antaranya ada kajitsu dan furuutsu yang merupakan serapan dari bahasa Inggris “fruits”. 

Kajitsu

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, kajitsu juga diartikan buah. Secara spesifik kajitsu adalah bagian tumbuhan yang berasal dari bunga atau putik termasuk biji yang ada di dalamnya. Cakupan kajitsu bisa dikatakan lebih luas dari kudamono. Jika kudamono lebih merujuk pada buah-buahan yang berkomponen air dan dan berasa manis atau asam, maka kajitsu merujuk kepada segala jenis buah yang dihasilkan pohon dan tumbuhan termasuk biji-bijian seperti kastanye, buah kenari, almond, dan sejenisnya.

Furuutsu

Istilah ini adalah serapan dari bahasa Inggris “fruits” yang artinya buah. Dalam bahasa Jepang sendiri, furuutsu merujuk pada daging buah yang bisa dimakan mentah, dan bila matang, rasanya bisa “manis” atau “asam manis”. Seperti jeruk, apel dan anggur, semangka, melon, dan stroberi.

Jika dilihat dari penjelasan ketiga istilah ini, bisa dikatakan bahwa kudamono dan furuutsu adalah kajitsu. Namun, perbedaannya akan terasa ketika digunakan dalam percakapan. Sebagai contoh, saat kalian menyiapkan beberapa buah untuk pencuci mulut, kalian bisa menyebutnya kudamono atau furuutsu, tetapi akan terasa aneh jika kalian menyebutnya kajitsu. Akan terdengar aneh juga ketika kalian mengatakan kajitsu ketika membeli apel atau semangka di supermarket. Tapi tidak jadi masalah ketika kalian menyebut buah sebagai kajitsu ketika berada di ladang buah atau pertanian.

Contoh Kalimat

Berikut contoh-contoh kalimat yang menggunakan kata kudamono, kajitsu dan furuutsu.

Kudamono

Kudamono ga daisuki dakara, mai-nichi tabemasu.
Ano mise wa iroiro-na kudamono wo utteiru.
Kono kudamono wa kono chihou no tokusan-butsu desu.
Watashi wa choushoku ni toosuto to koohii to kudamono wo tabemasu.
Asoko no suupaa de wa gaikokusan no kudamono wo utteiru.
Kudamono no naka de, rin’go ga ichiban suki desu.
Kono kudamono wa iya-na nioi ga suru.
Shinsen-na kudamono wa kenkou ni yoi.
A : Dono kudamono ga ichiban suki desuka.
B : Ichigo ga ichiban suki desu.
Tomato wa kudamono desuka, soretomo yasai desuka.

Kajitsu

Kajitsu no naka ni wa tane ga aru.
Koko de wa kajitsu wo saibai shiteimasu.
Kajitsu ga naru jumoku wa, seichou suru tame no kuukan ga kanari hitsuyou desu.
Kare wa te wo nobashite sono kajitsu wo torou to shita ga, dekinakatta.
Yokuchou, me ga sameru to, mado no shita de kajitsu no ki no hana ga saiteiru no wo me ni shita.
Kajitsu ni naru hana wa sukunai.
Kajitsu wa tenpi de kansousasemasu.
Kono nouen wa wareware no hitsuyou wo mitasu dake no kajitsu wo sanshutsu suru.

Furuutsu

Okaa-san wa furuutsu keeki no atarashii tsukurikata tameshita.
Yuushokugo ni shinsen-na furuutsu wo tabeta.
Furuutsu dorinku wa natsu no aida daiseikou wo osameru to omou na.
Atarashii shatsu ni furuutsu juusu wo sukoshi koboshite shimatta.
Kono furuutsu wa donna aji ga suru.
Furuutsu ga ooku haitta pafe desu.
Watashi wa furuutsu zeri ga suki desu.
Kono furuutsu wa donna aji ga suru?
Hoshigaki wa, dorai furuutsu no isshu de, kakinoki no kajitsu o kansou saseta mono desu.
Furuutsu sando tskutta yo!

Kesimpulan

Itulah penjelasan “buah” dalam bahasa Jepang. Jadi, ada 3 istilah dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebutkan “buah”, yaitu kudamono, kajitsu dan furuutsu yang merupakan serapan dari bahasa Inggris “fruits”. Ketiganya berarti buah namun memiliki sedikit perbedaan dalam makna dan penggunaannya.

Bagaimana? Sekarang kalian bisa kan membedakan penggunaan ketiga istilah di atas. Semoga belajar bahasa Jepang kali ini pun menarik dan bermanfaat buat kalian ya. Jangan lupa terus berlatih untuk memperlancar kemampuan bahasa kalian. Terus ikuti info-info seputar bahasa Jepang di blog Kepo Jepang ya!