Haha wa terebi wo mite imasu.
Ibu (saya) sedang menonton TV.

Kata terebi pada kalimat di atas berarti televisi atau TV. Terebi bukanlah kata asli bahasa Jepang, tetapi merupakan kata yang diambil dari bahasa asing. Itulah mengapa, terebi ditulis dengan huruf katakana.

Melalui artikel ini, Kepo Jepang akan menjelaskan secara sederhana sejarah penggunaan kata terebi di Jepang, yang akan disertai dengan contoh-contoh kalimat untuk kalian pelajari.

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Penjelasan “Terebi

Terebi termasuk ke dalam kelas kata benda (meishi), tepatnya merupakan bagian dari perabotan rumah tangga dan elektronik (kagu dan kaden).

Seperti yang sudah disebutkan di atas, terebi merupakan kata yang diambil dari bahasa asing, yaitu television. Sejarah penggunaan kata terebi di Jepang muncul ketika Kenjiro Takayanagi, seorang engineer asal Jepang yang juga dikenal sebagai “Bapak televisi Jepang”, berhasil melakukan eksperimen pertamanya dengan mentransmisikan huruf katakana “i”.

Pada awalnya, kata yang digunakan sesuai dengan bahasa aslinya yaitu television yang disesuaikan dengan bahasa tutur Jepang menjadi terebijon.

Tentu saja pada saat itu, televisi yang ada seperti sekarang belum berhasil dikembangkan. Baru pada tahun 1953 (tahun Showa ke-28), siaran pertama akhirnya dimulai di Jepang. Pada tahun itu sampai tahun 1960-an, televisi disebut sesuai dengan bahasa aslinya, yaitu terebijon dan ada juga yang menyingkatnya menjadi terebi

Setelah itu, penggunaan terebi semakin meluas terutama ketika digunakan dalam kata majemuk, seperti terebi-dorama (drama TV) atau terebi-tarento (bintang TV / orang yang memberikan hiburan lewat TV.) Dan hingga saat ini, istilah paling umum untuk menyebutkan TV adalah terebi yang merupakan singkatan dari terebijon.

Contoh Kalimat

Untuk memudahkan kalian mempelajari penggunaan kata terebi, mari kita simak beberapa contoh kalimat di bawah ini.

Terebi wo mite kara, benkyou shimasu.
A : Sumimasen, terebi no uriba wa nan-gai desuka?
B : San-gai de gozaimasu.
Terebi wo minagara, ban’gohan wo tabete imasu.
Minai toki wa terebi wo keshite oite kudasai.
Oosaka de jishin ga atta to iu nyuusu wo terebi de mimashita.
Terebi wo miowatte kara, shukudai suru yo.
Saikin no terebi ban’gumi wa tsumaranai.
Neru mae ni terebi wo kesu no wo wasureta.
Ano ban’gumi wa maishuu sui-youbi no gogo hachi-ji kara terebi de housou sareru.
Terebi no oto wo ookiku shite kuremasenka?
Chou-jikan terebi wo miru no wa me ni yokunai yo.
Kono hoteru de wa doko no heya ni mo terebi ga arimasu.
Onee-san no yume wa anaunsaa toshite terebi ni toujou suru koto de atta.
Terebi wo tsuketa mama, dekakemashita.
Shigoto ga isogashikute, terebi wo miru jikan ga arimasen.

Kesimpulan

Itulah sedikit pengenalan tentang kata terebi (televisi), yang merupakan salah satu bahasa Jepang yang diambil dari bahasa asing, television. Bahasa asing yang digunakan dalam bahasa Jepang disesuaikan dengan pelafalan orang Jepang, oleh karena itu television berubah menjadi terebijon dan disingkat menjadi terebi. Penulisannya pun menggunakan huruf katakana untuk menunjukkan bahwa kata ini adalah kata serapan asing.

Semoga penjelasan kosakata bahasa Jepang yang merupakan kata serapan di atas mudah kalian pahami, dan tentunya bermanfaat untuk kalian. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya dan simak terus informasi-informasi terbaru seputar bahasa Jepang dan jejepangan lainnya di Kepo Jepang.

Sebelum membaca artikel lainnya, yuk kita perhatikan beberapa hal di bawah ini!

Q) Apa bahasa Jepangnya “televisi”?

A) “Televisi” dalam bahasa Jepang adalah “terebi”.

Q) Apakah “terebi” bahasa Jepang asli?

A) “Terebi” merupakan singkatan dari “terebijon” yang diserap dari bahasa asing “television”. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa “terebi” bukanlah bahasa Jepang asli.

Q) Apa maksud dari kata “terebi bangumi”?

A) “Terebi bangumi” adalah istilah untuk program/acara televisi. Baik itu variety show, talk show, maupun acara-acara lainnya.

Q) Kapan televisi pertama kali mengudara di Jepang?

A) Berdasarkan sejarah, siaran televisi pertama di Jepang dimulai pada tahun 1953 atau tahun Showa ke-28 oleh televisi publik NHK General TV.

Untuk pertanyaan lainnya seputar Jepang dan bahasa Jepang bisa kalian lihat di halaman ini ya!