Sumimasen, toire wa doko desuka?
Permisi, toilet ada di sebelah mana?

Istilah “toilet” dalam bahasa Jepang yang paling banyak digunakan adalah toire, yang merupakan gairaigo atau istilah yang diambil dari bahasa asing. Namun, dalam situasi yang lebih formal ada istilah lain yang bisa kalian gunakan yaitu otearai. Jadi, apa sih perbedaan kedua istilah ini?

Melalui artikel ini, Kepo Jepang akan membahas arti dan makna toire serta memperkenalkan istilah-istilah lain yang juga memiliki arti yang sama. Untuk lebih jelasnya langsung simak saja penjelasan di bawah ini.

Penjelasan “Toire

Sumimasen, toire wa doko desuka?
Permisi, toilet ada di sebelah mana?

Toire merupakan istilah bahasa Jepang yang paling banyak digunakan untuk menyebutkan “toilet”. Istilah ini merupakan kependekan dari kata toiretto yang diambil dari bahasa Inggris “toilet”.

Sama halnya dengan kata “toilet” dalam bahasa Inggris, toire juga merujuk pada :

  1. Kamar kecil sebagai tempat buang air, jamban.
  2. Tempat cuci tangan dan muka.
  3. Ruangan untuk berhias.

Istilah “toilet” dalam bahasa Inggris sendiri merupakan pinjaman dari istilah bahasa Prancis “toilette”. Namun, dalam bahasa Perancis kata “toilette” merujuk pada kain kecil yang digunakan untuk berhias.

Dalam bahasa Inggris pengertiannya mengalami perluasan di mana bukan hanya merujuk pada alat untuk berhias saja tetapi juga digunakan untuk menyebutkan “ruangan berhias” dan seiring berjalannya waktu digunakan juga untuk menunjukkan “tempat buang air”. Itulah sebabnya, kata toire dikatakan sebagai istilah yang dipinjam dari bahasa Inggris karena maknanya mengikuti makna kata “toilet”.

Istilah toire memang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi jika digunakan dalam situasi yang semi-formal ataupun formal istilah ini memiliki kesan yang agak kurang sopan. Oleh karena itu, kalian perlu mengetahui istilah lain untuk “toilet” dalam bahasa Jepang yang akan diperkenalkan di bawah ini.

Istilah Bahasa Jepang Lain untuk “Toilet”

Ada banyak sekali istilah yang memiliki arti yang sama dengan kata toire. Ada yang merupakan istilah bahasa Jepang asli ada juga yang sama-sama dipinjam dari bahasa asing.

Benjo

Istilah benjo merupakan istilah lama yang sudah digunakan untuk menyebutkan “toilet”. Istilah ini sendiri merupakan perubahan dari kata binsho dan benrisho

Binsho sendiri merujuk pada sebuah ruangan yang digunakan untuk mempersiapkan dan membenahi penampilan. Sedangkan benrisho memiliki makna sebagai tempat praktis yang bisa digunakan untuk keperluan apapun termasuk berpakaian. Istilahnya mengalami penyingkatan menjadi benjo, tetapi maknanya tetap sama di mana merujuk pada tempat yang fungsinya sama dengan “toilet”.

Tearai / Otearai

Secara harfiah istilah ini berarti “mencuci tangan”. “Mencuci tangan” adalah hal yang umum dilakukan setelah selesai dari toilet. Sehingga tempatnya tidak jauh dari toilet itu sendiri. Hal inilah yang menjadikan tearai digunakan sebagai salah satu istilah untuk menyebutkan “toilet”.

Tearai sendiri dianggap sebagai istilah yang memiliki nuansa sopan. Sehingga sering sekali digunakan ketika meminta izin untuk pergi ke “toilet”. Untuk lebih sopannya lagi kalian bisa membubuhkan awalan sopan “o” menjadi otearai.

Keshoushitsu

Istilah ini artinya sendiri adalah “ruangan berhias”. Istilah ini umumnya digunakan di beberapa tempat seperti mall atau department store untuk menunjukkan “toilet”, sehingga jarang sekali digunakan sebagai bahasa lisan.

Artinya memang “ruangan berhias”, tetapi karena ruangan berhias juga disebut toilet, maka istilah ini pun digunakan untuk menunjukkan “toilet”.

Uootaa kurozetto / Water Closet (WC)

Sama halnya dengan keshoushitsu, istilah yang dipinjam dari bahasa Inggris ini jarang sekali digunakan sebagai bahasa lisan dan hanya digunakan sebagai petunjuk tempat di ruangan publik. Tentu saja sama seperti “toilet” pada umumnya, penulisan petunjuk tempat ditulis hanya dengan WC saja.

Senmenjo

Secara harfiah artinya adalah “tempat mencuci muka”. Istilah ini pada dasarnya digunakan untuk “toilet” atau kamar mandi dengan fasilitas wastafel di mana kita bisa mencuci muka, merias wajah, mencuci tangan, menata rambut, mencukur, dan sebagainya. Istilah kekinian yang sering digunakan sebagai penunjuk tempat di ruangan publik yaitu paudaaruumu yang diambil dari kata “powder room”.

Istilah Lain untuk “Toilet” yang Digunakan sebagai Petunjuk Tempat

Istilah Bahasa JepangHiraganaCara Baca
レストルーム
dari bahasa Inggris “restroom”
れすとるーむResutoruumu
休憩室きゅうけいしつKyuukeishitsu
ラバトリー
dari bahasa Inggris “lavatory”
らばとりーRabatorii
スイッチルーム
dari kata “switch room”, biasanya digunakan di mall / department store
すいっちるーむSuicchiruumu 

Istilah Jepang Kuno untuk “Toilet”

Istilah-istilah di bawah ini memang sudah tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi memiliki makna “toilet” dan bisa ditemukan dalam karya-karya sastra.

Istilah Bahasa JepangHiraganaCara Baca
はばかりHabakari 
かわやKawaya 
雪隠せっちんSecchin 
手水ちょうずChouzu 
ご不浄ごふじょうGofujou 
閑所かんじょKanjo 

Informasi Tambahan

Istilah toire memang dianggap kurang sopan ketika digunakan dalam nuansa yang formal, tetapi penggunaannya saat ini lebih diterima dalam keadaan apapun terutama di kalangan generasi muda. Namun, bagaimanapun juga ketika kita ada dalam situasi dan keadaan yang formal, jauh lebih baik menggunakan bahasa yang lebih sopan yaitu otearai.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami penggunaan istilah di atas, coba perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini.

Toire

Kono tatemono ni koushuu toire wa arimasuka?
Toire wo karite mo ii desuka?
Onaka no guai ga amari yokunai node, toire no chikaku ni inakereba ikenai.
A : Heya no toire ga tsumatte iru ndesuga.
B : Sore wa taihen moushiwake arimasen. Sugu ni mentenansu-gyousha ni chekku sasemasu.
Toire wo tsukatta ato wa itsumo mizu wo nagasu you ni shite kudasai.
A : Toire ni ikanakya.
B : Gaman dekiru? Mou sugu tsuku kara.
Koko wa toire de, asoko wa daidokoro desu.
Toire de tabako wo sutte wa ikemasen.
Achira no toire wo goriyou kudasai.
Toire wa resutoran no soto ni arimasu.

Istilah Lainnya

A : Daijoubu desuka? Sukoshi sowa-sowa shite iru you ni miemasuga.
B : Jitsu wa, otearai ni ikitai ndesu.
Dansei-you otearai wa doko desuka? 
Seito wa kono benjo wo tsukatte wa naranai.
Sumimasen, senmenjo wa doko desuka? Te wo araitai no desuga.

Kesimpulan

Itulah penjelasan kata toire yang merupakan istilah bahasa Jepang yang paling umum digunakan untuk menyebutkan “toilet”. Tetapi untuk menyatakan “toilet” dalam nuansa yang lebih sopan sebaiknya menggunakan istilah (o)tearai. Selain dua istilah ini masih ada beberapa istilah lainnya yang bisa diartikan “toilet”, seperti benjo, keshoushitsu, senmejo, dan sebagainya.

Sampai di sini dulu penjelasan bahasa Jepang kali ini. Semoga penjelasan istilah-istilah bahasa Jepang di atas mudah dimengerti, dipahami, dan bermanfaat bagi teman-teman yang sedang belajar bahasa Jepang. Jangan lupa simak terus informasi bahasa Jepang dan berita seputar Jepang di web maupun sosial media Kepo Jepang.

Untuk mengingat kembali penjelasan di atas, coba perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Q) Apa bahasa Jepangnya “toilet”?

A) Ada beberapa istilah bahasa Jepang yang bisa digunakan untuk menyebutkan “toilet”, yaitu トイレ (toire), 便所 (benjo), お手洗い (otearai), 化粧室 (keshoushitsu), atau 洗面所 (senmenjo).

Q) Apa artinya トイレ (toire)?

A) トイレ (toire) adalah bahasa Jepang untuk “toilet”. Kependekan dari トイレット (toiretto) yang diambil dari bahasa Inggris “toilet”.

Q) Apa artinya お手洗い (otearai)?

A) お手洗い (otearai) adalah istilah “toilet” yang lebih halus dan sopan. Arti harfiahnya adalah “mencuci tangan”, tetapi secara umum digunakan untuk menyebutkan “toilet”.

Q) Apa arti dan maksud dari kata 化粧室 (keshoushitsu)?

A) Secara harfiah 化粧室 (keshoushitsu) artinya adalah “ruangan berhias”. Namun, dalam bahasa Jepang maknanya luas dan bisa digunakan untuk menunjukkan “toilet”. Istilah ini tidak digunakan sebagai bahasa lisan, dan biasanya digunakan sebagai penunjuk tempat seperti di mall atau departmen store.

Untuk melihat pertanyaan lainnya seputar bahasa Jepang dan informasi lain tentang Jepang, jangan lupa baca halaman ini ya!