Aisatsu ni hajimari, aisatsu ni owaru.

Kalian pasti sering mendengar istilah aisatsu ketika mempelajari bahasa Jepang. Ohayou gozaimasu, konnichiwa, dan konbanwa adalah beberapa aisatsu dalam bahasa Jepang. Lalu aisatsu itu sendiri apa sih?

Kali ini, Kepo Jepang akan membahas arti dan makna aisatsu itu sendiri, dan bagaimana contoh penggunaannya dalam kalimat. Untuk lebih memahami istilah ini, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Kalimat di atas berarti, “di awali salam (sapaan), dan diakhiri dengan salam (sapaan)”.

Dalam bahasa Indonesia, aisatsu secara sederhana diartikan “salam” atau “sapaan”. Ketika pertama kali belajar bahasa Jepang, yang pertama kalian pelajari mungkin adalah berbagai macam aisatsu dalam bahasa Jepang. Misalnya, sapaan awal seperti ohayou gozaimasu, atau sapaan akhir seperti sayounara

Dalam kebudayaan Jepang, aisatsu dianggap sebagai elemen paling penting dalam komunikasi antar manusia. Aisatsu merupakan aksi dan ucapan sebagai bentuk kesopanan ketika bertemu seseorang. Mengucapkan aisatsu ini sangat penting untuk membangun hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita. 

Aisatsu termasuk ke dalam kelas kata benda yang jika ditambahkan suru (melakukan) akan berubah menjadi kata kerja golongan 3. Adapun dalam kamus bahasa Jepang Daijisen, aisatsu dijelaskan sebagai berikut :

  1. Gerakan, aksi, atau kata-kata sopan yang saling diucapkan ketika bertemu maupun berpisah dengan seseorang.
  2. Sambutan yang berisi ucapan selamat atau terima kasih dalam pertemuan atau rapat.
  3. Tindakan dan ungkapan untuk menunjukan rasa sopan dan terima kasih kepada orang lain.

Berdasarkan penjelasan di atas, aisatsu bisa diartikan “salam (sapaan)”, “sapaan”, atau “sambutan”. Dalam bentuk kata kerja aisatsu suru, artinya menjadi “menyapa” atau “memberikan salam”.

Etimologi Kata “Aisatsu

Kata aisatsu berasal dari istilah ajaran Buddha “Ichiai Ichisatsu”, sebuah pertanyaan dan jawaban yang ditanyakan dalam ajaran Buddha untuk mengukur kedalaman pencerahan seorang biksu. Ai berarti membuka hati dan mendekat, dan satsu berarti mendekati. 

Dengan kata lain, maksud dari istilah ini adalah “buka hatimu dan lebih dekatlah dengan orang lain.” Selain itu, dalam upacara minum teh (sadou) yang memiliki tujuan menghargai hubungan antar manusia, “Ichiai Ichisatsu” dianggap sebagai dasar pengabdian.

Dari sinilah terbentuk kata aisatsu yang menunjukkan adanya proses membuka hati dan saling mendekati dengan saling mengucapkan salam untuk membangun hubungan antar manusia.

Contoh Kalimat

Untuk memahami penggunaan kata aisatsu dalam kalimat, mari kita coba perhatikan beberapa contoh di bawah ini.

Karera wa aisatsu wo kawashita.
Kare wa atarashii kurasumeeto ni aisatsu wo shimashita.
Kuni ni yotte aisatsu no shikata wa chigaimasu.
Indonesia-go de no aisatsu no shikata wo oshiete itadakemasuka?
Amerika-jin wa aisatsu suru toki wa taitei akushu wo shimasu. 
A : Kanojo ni atta toki, anata ni aisatsu shita? 
B : Hai. Demo totemo mijikai aisatsu datta.
Hashimoto-sensei wa tobikiri no egao de kyoushitsu ni ita zen’in ni aisatsu wo shita.
Mainichi sensei ni chanto aisatsu shinasai. 
Kaeru mae ni joushi ni aisatsu shimashou.
Kanojo wa yuujin no kekkon hirouen de subarashii aisatsu wo nobeta.
Kanojo wa au tabi ni, suteki-na egao de akaruku aisatsu shite kuremasu.
Bijinesu miitingu de no tekisetsu-na aisatsu wa hijou ni juuyou desu.
Manaa no yoi hito wa itsumo ii aisatsu wo shimasu.
Watashi wa kimi ni kaikai no aisatsu wo shite moraou to ate ni shite imasu. 
Miyamoto-sensei wa sotsugyou-sei ni owakare no aisatsu wo shita.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa aisatsu adalah tindakan dan ucapan sebagai bentuk kesopanan ketika bertemu dan berpisah dengan seseorang. Aisastu menjadi budaya yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari di Jepang karena merupakan elemen penting untuk membangun hubungan antar manusia. Itulah mengapa ada banyak sekali salam sapaan dalam bahasa Jepang. Beberapa di antaranya pernah dibahas dan bisa kalian baca di halaman ini.

Semoga penjelasan istilah bahasa Jepang di atas bisa dengan mudah kalian pahami dan mengerti. Jangan lupa ikuti terus informasi seputar bahasa Jepang dan hal-hal yang berkaitan dengan Jepang lainnya di blog dan semua media sosial Kepo Jepang ya.

Untuk mengingat kembali penjelasan di atas, coba perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Q) Apa artinya あいさつ (aisatsu)?

A) 挨拶/あいさつ/aisatsu dalam bahasa Indonesia bisa diartikan salam (sapa), sapaan, atau sambutan.

Q) Apa bahasa Jepangnya “sapaan” atau “salam”?

A) “Sapaan” atau “salam” dalam bahasa Jepang adalah あいさつ (aisatsu).

Q) Apa bahasa Jepangnya “menyapa” atau “memberikan salam”?

A) “Menyapa” atau “memberikan salam” dalam bahasa Jepang adalah あいさつする (aisatsu suru) atau あいさつします (aisatsu shimasu).

Q) Apa saja contoh あいさつ (aisatsu) dalam bahasa Jepang?

A) Beberapa あいさつ (aisatsu) dalam bahasa Jepang yang paling sering digunakan di antaranya, おはようございます (ohayou gozaimasu/selamat pagi), こんにちは (konnichiwa/selamat siang), こんばんは (konbanwa/selamat malam), おやすみなさい (oyasuminasai/selamat malam, selamat tidur, selamat istirahat), じゃあまた (jaa mata/sampai jumpa lagi).

Untuk melihat pertanyaan lainnya seputar bahasa Jepang dan info-info menarik tentang Jepang, langsung saja baca di halaman ini ya.