Q) Apa arti dari で(も)いい dan がいい ?

A) Pola kalimat “de(mo) ii” dan “ga ii” biasanya diawali oleh kata benda. Secara sederhana keduanya bisa diartikan “saya oke dengan (benda yang dibicarakan) / saya ingin (benda yang dibicarakan)”. Pola kalimat ini digunakan ketika kita hendak mengekspresikan apa yang kita inginkan. Sementara が (ga) menunjukkan preferensi/keinginan yang kuat, で  (de) menunjukkan perasaan kita untuk berkompromi (menerima sesuatu secara lembut), bisa juga untuk menujukkan perasaan yang berkesan meremehkan seseorang atau sesuatu. Jadi pastikan untuk sangat berhati-hati saat menggunakannya dan mana yang akan digunakan. Contoh : (1) “Kore ga ii desu. (Saya ingin yang ini./Saya oke dengan yang ini.)” Ada nuansa kuat yang menunjukkan bahwa yang “saya” inginkan adalah “yang ini. (2) “Kore de ii desu. (Saya oke dengan yang ini.)” Pembicara menunjukkan persetujuan atau kompromi dengan benda “kore”. Sehingga terdengar seperti “kore” mungkin bukan benda yang diinginkan tetapi tidak ada pilihan sehingga “saya” harus menerima “kore”. (3) “Kore demo ii desu. (Saya oke bahkan dengan yang ini.)” Pembicara merasa tidak masalah jika harus mendapatkan “kore” tapi ada nuansa merendahkan barang tersebut. Jadi “de” atau “demo” sedikit mengandung kesan yang bisa menyinggung perasaan orang lain, karena mau tidak mau kita menerima “benda” yang ada. Berbeda dengan “ga” yang mengungkapkan keinginan pembicara secara langsung. Namun, perlu diingat bahwa orang Jepang terkadang lebih suka menghindari penggunaan ekspresi secara langsung. Ketika ingin mengekspresikan preferensi dengan cara kuar, gunakanlah “ga ii”, dan untuk membuatnya terdengar lebih lembut, gunakanlah “de ii”, walaupun ada kesan yang mungkin sedikit menyinggung pihak lawan. Sebagai tambahan “demo ii” dan “ga ii” juga bisa digunakan berbarengan dengan kata kerja. Untuk lebih jelasnya silakan baca artikel “te mo ii”, “nakute mo ii”, “ta hou ga ii”, “nai hou ga ii”. Semoga penjelasannya bisa mudah dipahami.

Coba cek pertanyaan-pertanyaan lain!

Q) Saya belum hafal kata keterangan mohon dibantu

A) Kata keterangan / adverbia (fukushi) tentunya bisa dipahami jika kita belajar dari contoh kalimat dan mencoba membuat kalimat sendiri menggunakan adverbia yang telah dipelajari. Selengkapnya silahkan lihat halaman ini.

A) Apakah lulusan S1 dari “luar” bisa mencari pekerjaan di Jepang? Contoh pekerjaan seperti pekerjaan kantoran misalnya

A) Lulusan S1 dari universitas di luar Jepang tentu bisa saja mendapatkan pekerjaan di Jepang, misalnya sebagai pekerja kantoran di Jepang, selama mereka memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan. Selengkapnya silahkan lihat halaman ini ya!

Q) Apakah di Jepang ada restoran yang menyediakan makanan halal?

A) Di Jepang, perlahan-lahan restoran halal semakin banyak. Situs Halal Gourmet Japan , akan sangat membantu jika kalian ingin mencari restoran-restoran halal di Jepang.