Q) Bagaimana penggunaan tata bahasa dalam 関西弁?

A) Tata bahasa “kansai-ben” umumnya digunakan atau diungkapkan dengan mengubah akhir kata atau akhir kalimat. Berikut beberapa contoh perubahan ke dalam “kansai-ben”. (1) Akhiran “ne” ⇒ “na”. Contoh : atsui ne ⇒ atsui na. (2) Akhiran “(da) yo ne/deshou” ⇒ “yan”. Contoh : uso da yo ne ⇒ uso yan / mita yo ne ⇒ mita yan. (3) Akhiran “nai” ⇒ “hen”. Contoh : nomanai ⇒ nomahen / tabenai ⇒ tabehen. (5) Akhiran “yo” ⇒ “de/wa”. Contoh : tabeta yo ⇒ tabeta de / iku yo ⇒ iku wa (akhiran “wa” lebih halus dari “de”). Sebenarnya masih ada beberapa perubahan lagi, tapi contoh-contoh ini mungkin bisa menjadi referensi kamu untuk mengenal seperti apa itu “kansa-ben”. Semoga jawabannya membantu ya.

Coba cek pertanyaan-pertanyaan lain!

Q) cara lebih cepat menghafal huruf seperti kanji gimana soalnya bentuk nya rumit

A) Menghafal huruf kanji bisa kamu lakukan dengan menulis ulang secara berkali-kali huruf-huruf kanji yang sudah dipelajari. Untuk jawaban selengkapnya bisa dibaca di halaman ini ya!

Q) Bagaimana cara agar tidak lupa berlatih kotoba dan perubahan kosakata?

A) Cara terbaik untuk berlatih kotoba (kosakata) dan bentuk perubahan kosakata dalam bahasa Jepang adalah dengan mengingatnya melalui kalimat. Selengkapnya lihat di halaman ini ya!

Q) Apakah di Jepang ada restoran yang menyediakan makanan halal?

A) Di Jepang, perlahan-lahan restoran halal semakin banyak. Situs Halal Gourmet Japan , akan sangat membantu jika kalian ingin mencari restoran-restoran halal di Jepang.