Q) Apa perbedaan 開く [あく] dan 開く [ひらく]?

A) Baik “aku” maupun “hiraku” artinya adalah “membuka”. Keduanya pun termasuk ke dalam kata kerja golongan 1. Yang membedakannya adalah “siapa pelakunya”. “Aku” adalah jidoushi atau kata kerja intransitif, yaitu kata kerja yang bisa berdiri sendiri, maksudnya “pelaku” yang melakukan pekerjaan tidak diketahui, bisa jadi seseorang bisa juga hal lainnya. Dikarenakan “pelakunya” tidak diketahui, “aku” umumnya diartikan “terbuka”. Kalimat yang menggunakan kata kerja intransitif biasanya ditunjukan dengan penggunaan partikel ~ga . Contoh : doa ga aita (bentuk lampau “aku”) / pintu terbuka. Pelaku dari kalimat ini bisa seseorang, angin dan sebagainya. “Hiraku” adalah kata kerja yang termasuk ke dalam jidoushi maupun tadoushi (kata kerja transitif), yaitu kata kerja yang melibatkan subjek dan objek, artinya “pelaku” diketahui melakukan tindakan. Kalimat yang menggunakan kata kerja intransitif biasanya ditunjukan dengan penggunaan partikel ~wo. Untuk membedakan penggunaannya sebagai kata kerja transitif atau intransitif yaitu dari penggunaan partikel. Contoh : (1) mado ga hiraita (bentuk lampau dari hiraku) / jendela terbuka. Pelaku yang membuka jendela tidak diketahui, bisa seseorang bisa juga angin, dan sebagainya. (2) watashi wa mado wo hiraita / saya membuka jendela. Pelakunya jelas adalah saya. Sebagai tambahan, umumnya jiga pelaku adalah diri sendiri tidak jadi masalah jika “watashi” tidak disebutkan. Semoga penjelasannya membantu.

Coba cek pertanyaan-pertanyaan lain!

Q) Kapan waktu penggunaan perubahan kosakata saat membuat kalimat?

A) Dalam bahasa Jepang terdapat berbagai bentuk perubahan kosakata, baik kata kerja maupun kata sifat. Saat ingin mengungkapkan kalimat lampau, maka kita perlu menggunakan bentuk lampau (kata kerja : mashita, kata sifat i : katta desu, kata sifat na / kata benda : dewa arimasen deshita, dan lain-lain). Untuk penjelasan lebih lengkap silahkan lihat halaman ini.

Q) Saya belum hafal kata keterangan mohon dibantu

A) Kata keterangan / adverbia (fukushi) tentunya bisa dipahami jika kita belajar dari contoh kalimat dan mencoba membuat kalimat sendiri menggunakan adverbia yang telah dipelajari. Selengkapnya silahkan lihat halaman ini.

Q) Mesjid terbesar di Jepang ada di mana?

A) Mesjid paling besar ada di Tokyo, yaitu Masjid Tokyo Camii .