Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

“Eigo no sakubun wo mite itadakemasenka?”.

Apa kalian tahu arti kalimat di atas? Kalimat itu berarti “Bisa minta tolong lihat esai bahasa Inggris saya?”.

Dalam percakapan sehari-hari, kita akan menemui situasi ketika ingin meminta permohonan secara sopan. Untuk itu, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “te itadakemasenka”.

Fungsi “te itadakemasenka”

Pola kalimat

  • kata kerja bentuk “te” + “itadakemasenka” / “moraemasenka” / “kudasaimasenka” / “kuremasenka”

Penggunaan “te itadakemasenka”

Pola “te itadakemasenka” dalam bahasa Jepang umumnya digunakan untuk menyampaikan suatu permohonan bantuan secara sopan. Dalam bahasa Indonesia, pola kalimat ini dapat diartikan “bisa tolong?”. Sebenarnya, pola ini bisa dikatakan sebagai gabungan antara “te morau” dengan “masenka”. Cobalah lihat artikel tersebut untuk mengingat kembali materi yang ada di sana ya!

Perlu diketahui juga bahwa terdapat berbagai ungkapan lain yang serupa dengan “te itadakemasenka?”. Misalnya adalah “te moraemasenka?”, hanya saja “te itadakemasenka?” lebih sopan dibandingkan ungkapan “te moraemasenka?”. Kemudian, jika ingin menyatakan bentuk yang lebih kasual, misalnya saat berbicara dengan teman akrab, kita bisa menggunakan “te moraenai?” dengan nada bertanya.

Kemudian, kita bisa juga gunakan “te kudasaimasenka?” atau “te kuremasenka?”. Pola “te kudasaimasenka?” lebih sopan dari “te kuremasenka?”. Namun, pada pola ini terdapat nuansa bahwa pembicara meminta permohonan pada orang lain untuk keperluan si pembicara sendiri. Selain itu, pola yang paling kasual adalah “te kurenai?” dengan nada bertanya. Pola ini adalah gabungan pola “te kureru” dan “masenka”.

Penting untuk diingat juga, jika menggunakan pola “saseru”, yaitu menjadi “sasete itadakemasenka?”, maka artinya juga akan berubah menjadi “bolehkah saya?” atau “bisa izinkan saya untuk..?”. Coba lihat kembali fungsi dari pola “saseru” dan “te morau”.

Contoh perubahan kata kerja menjadi bentuk “te” 

(selengkapnya silakan lihat artikel daftar perubahan kata kerja ini)

a.Kelompok 1 (berakhiran u, ku, su, tsu, nu, bu, mu, gu, ru)

  • u menjadi tte : tsukau (menggunakan) = tsukatte
  • ku menjadi ite* : kiku (mendengar, bertanya) = kiite
  • su menjadi shite : hanasu (berbicara) = hanashite
  • tsu menjadi tte : matsu (menunggu) = matte
  • nu menjadi nde : shinu (mati) = shinde
  • bu menjadi nde : yobu (memanggil) = yonde
  • mu menjadi nde : yomu (membaca) = yonde
  • gu menjadi ide : oyogu (berenang) = oyoide
  • ru menjadi tte : okuru (mengirim) = okutte

*pengecualian untuk kata iku (pergi)= itte (meski berakhiran ku, khusus kata ini, akan berubah menjadi itte)

b.Kelompok 2 (berakhiran eru dan iru)

  • eru menjadi ete : oshieru (mengajar, memberitahu) = oshiete
  • iru menjadi ite : miru (melihat) = mite

c.Kelompok tidak beraturan (berakhiran suru dan kata kuru)

  • suru menjadi shite : setsumei suru (menjelaskan) = setsumei shite
  • kuru (datang) = kite

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”te itadakemasenka”, mari lihat contoh kalimat berikut ini.

Menggunakan pola “te itadakemasenka?” dan yang serupa

Watashi no kawari ni supiichi wo shite itadakemasenka?
Sukejuuru no henkou ga areba, meeru wo okutte itadakemasenka?
Shodou wo renshuu shitai no desu ga, ii sensei wo shoukai shite itadakemasenka?
Sensei, watashi wa kaigai no daigakuin ni ikitai no desu ga, suisenjou wo kaite itadakemasenka?
Okyakusama wo heya made annai shite itadakemasenka?
Sumimasen, kodomo ga nete iru node, mou sukoshi shizuka ni shite itadakemasenka?
Shashin wo totte moraemasenka?
Kare no kawari ni, kyou no kaigi ni sanka shite moraemasenka?
Takushii wo yonde moraenai?
Kore wo motte kuremasenka?
Osara wo youi shite kurenai?
Okaasan, ashita wa shichi-ji ni okoshite kurenai?

Menggunakan pola “sasete itadakemasenka?” dan yang serupa

Kaze wo hiite iru node, kyou no arubaito, yasumasete itadakemasenka?
Sensei ni nihongo wo manabasete itadakemasenka?
Sugu ni modoru node, koko ni nimotsu wo okasete itadakemasenka?
Intabyuu wo sasete itadakemasenka?
Ano ibento ni ikasete moraemasenka?
Kono pasokon wo tsukawasete moraemasenka?

Contoh soal

Pola “te itadakemasenka” tergolong dalam tata bahasa JLPT N4. Untuk itu, coba perhatikan juga latihan soal di bawah ini yang modelnya serupa dengan soal JLPT N4.

Soal 1 : それにかんしてくわしくせつめいして______。
  1. いだたけませんか
  2. いただけませんか
  3. いたきませんか
  4. いだきませんか
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 2 : しりょうをみせ______。
  1. ていただけませんか
  2. るいただけませんか
  3. たいただけませんか
  4. いただけませんか
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 3 : その本を______いただけませんか。
  1. かした
  2. かす
  3. かして
  4. かさない
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 4 : おくにのぶんかについて______いただけませんか。
  1. はなさて
  2. はなされ
  3. はなした
  4. はなして
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 5 : このしょるいのないようをかくにん______か。
  1. しいただけません
  2. しっていただけません
  3. していただけません
  4. するいただけません
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 6 : じゅっぷんくらいまって______か。
  1. もらえません
  2. もらってせんか
  3. もらいせんか
  4. もらうませんか
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 7 : えいごを______くれませんか。
  1. おしえ
  2. おしえって
  3. おして
  4. おしえて
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 8 : わたしがかいたにほんごのさくぶんを______いただけませんか。
  1. なおって
  2. なおしって
  3. なおして
  4. なおさて
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 9 : このビルのしゃしんを______いただけませんか。
  1. とせて
  2. とらせて
  3. とりせて
  4. とれせて
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 10 : このしごとを______いただけませんか。
  1. やらって
  2. やりて
  3. やて
  4. やらせて
klik di sini untuk melihat jawabannya

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “te itadakemasenka”?

Pola “te itadakemasenka” merupakan ungkapan menyatakan permohonan atau meminta bantuan dengan cara yang sangat sopan dalam bahasa Jepang, sehingga dalam bahasa Indonesia “bisa tolong?”.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Sambil mengingat materi kali ini, coba lihat kembali pertanyaan terkait tata bahasa “te itadakemasenka” di bawah ini!

Q)Apa fungsi tata bahasa “te itadakemasenka”?

A)“Te itadakemasenka” digunakan untuk menyatakan permohonan dengan sopan.

Q)Bisa berikan contoh kalimat dengan pola “te itadakemasenka”?

A)Misalnya “kono ni sain shite itadakemasenka”, yang artinya “bisa tolong tanda tangan di sini?”.

Q)Apa bedanya “te itadakemasenka” / “te moraemasenka” dengan “te kudasaimasenka” / “te kuremasenka”?

A)“Te itadakemasenka” atau “te moraemasenka” didasarkan pada pola “te morau”, sedangkan “te kudasaimasenka” atau “te kuremasenka” didasarkan pada pola “te kureru”. Intinya, “te itadakemasenka” / “te moremasenka” merujuk memohon bantuan secara umum bisa untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, sedangkan “kureru” berarti memohon bantuan untuk keperluan pembicara sendiri.

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N4

Kali ini kita sudah belajar pola “te itadakemasenka”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!