Atarashii joushi wa atama ga katakute komaru.
Bos baru menyusahkan karena keras kepala.

Kali ini Kepo Jepang akan memperkenalkan salah idiom dalam bahasa Jepang yang sering digunakan sehari-hari, yaitu “atama ga katai”. Apa artinya? Bagaimana penggunaannya? Yuk langsung simak saja penjelasannya di bawah ini.

Penjelasan “Atama ga katai”

Pada dasarnya “atama ga katai” terdiri dari :

  • Atama : kepala
  • Katai : keras

Berdasarkan arti dari masing-masing kata di atas, sederhananya “atama ga katai” memiliki arti yang persis sama dengan idiom bahasa Indonesia yaitu “keras kepala”. “Atama ga katai” merujuk pada sikap orang yang tidak mau mendengar pendapat orang lain, tidak memiliki pemikiran yang fleksibel, atau tidak berpikir untuk menyesuaikan pendapatnya dengan orang di sekitarnya, sehingga sulit untuk bisa diajak bernegosiasi. 

“Atama ga katai” adalah ungkapan yang umumnya digunakan untuk merujuk pada karakter atau sikap seseorang. Secara umum, “atama ga katai” jarang digunakan sebagai pujian dengan nuansa positif, dan digunakan dengan konotasi negatif.

Istilah Bahasa Jepang Lain untuk “Keras kepala”

Selain “atama ga katai”, ada beberapa ungkapan lainnya yang bisa kalian gunakan, yaitu :

Gankou (na)

Gankou (na) merupakan kata sifat golongan 2, tetapi bisa juga dikategorikan sebagai kata benda. Maknanya sama dengan “atama ga katai” yaitu “keras kepala”.

Ishiatama

Ungkapan ini ditulis dengan 2 Kanji, ishi (batu) dan atama (kepala). Hanya dengan melihat Kanjinya saja bisa dipahami bahwa ungkapan ini digunakan untuk mendeskripsikan orang yang kepalanya keras seperti batu dan tidak fleksibel. Sama halnya dengan “gankou (na)”, “ishiatama” pun bisa difungsikan sebagai kata benda maupun kata sifat golongan 2.

Contoh Kalimat

Untuk memahami penggunaan ungkapan di atas, coba perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini.

Atama ga katai

Atama ga katai kan’gaekata de wa son wo suru bakari da yo.
Ano hito wa atama ga katai kara, tanin no iken wo kikou to mo shinai. Ikura settoku shitemo, muda dayo!
Atama ga katai haha wo nattoku saseru no wa hitokurou da.
Atama ga katai hito to kakawaritakunai desu.
Otousan ga atama ga katai kara, ima no jidai ni tekiou dekinain da yo.
Takumi-kun wa joudan ga tsuujinakute atama ga katai kara hanashi wo shite mo omoshirokunai.
Sumaho wa kiken to omoikonde iru atama ga katai sofu wa imadani garakee da.

Istilah Lainnya

Kaisha no douki no Hashimoto-san wa ichido kimetara hoka no hito no iken wo zettai kikanai ganko-na hito da.
Mensetsu de tansho wo ganko to kotaeru sai wa, dou itta ten ni chuui sureba yoi deshouka.
Haha wa itsumo watashi ga ishiatama da to itteta.
Kare wa hanashi no wakaranai ishiatama da.

Kesimpulan

Itulah penjelasan salah satu idiom dalam bahasa Jepang “atama ga katai”, yang sederhananya digunakan untuk mendeskripsikan orang yang memiliki sifat keras kepala dan tidak fleksibel. Selain “atama ga katai”, kalian juga bisa menggunakan ungkapan lain, yaitu “gankou (na)” dan “ishiatama”.

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami idiom “atama ga katai”? Jika ada waktu, cobalah untuk membuat contoh kalimat dengan dengan kata ini ya!

Untuk memahami pengertian idiom atama ga katai, yuk kita perhatikan kembali beberapa hal di bawah ini.

  • Q) Apa maksud dari ungkapan “atama ga katai”?
  • Q) Apa bahasa Jepangnya “keras kepala”?
  • Q) Bagaimana contoh penggunaan “atama ga katai” dalam kalimat?

Semoga penjelasan di atas bisa dengan mudah kalian pahami. Jangan lupa terus ikuti informasi-informasi terbaru di Kepo Jepang. Untuk kalian yang masih penasaran dengan pertanyaan lainnya seputar Jepang dan bahasa Jepang, langsung cek di halaman ini saja ya!