Dono hon ga omoshiroi desuka?

Pernahkan kalian mendengar kata tanya dono? Dalam bahasa Indonesia, dono bisa diartikan “yang mana”. Misalnya, contoh kalimat di atas berarti “Manakah buku yang menarik?”

Umumnya kata tanya dono ini selalu berdekatan langsung dengan kata benda, dan digunakan untuk menanyakan benda yang lebih spesifik. Melalui artikel ini kalian akan bisa memahami kata tanya dono lebih jelas, dan mempelajari penggunaannya melalui contoh-contoh kalimat.

Untuk lebih jelasnya, langsung simak saja penjelasan tentang kata tanya dono di bawah ini. Jangan lupa tonton juga video penjelasannya ya!

PenjelasanDono

Sama halnya dengan “dore”, “dono” merupakan kata tanya untuk menanyakan benda. Dalam bahasa Indonesianya berarti “(benda) yang mana”. Tapi bedanya, “dono” digunakan untuk menanyakan benda secara lebih spesifik atau mengidentifikasi suatu benda.

Jika kata tanya “dore” bisa berdiri sendiri tanpa harus menunjukkan kata bendanya, kata tanya “dono” diperlukan kata benda ketika mengucapkannya, dan paling banyak digunakan sebagai subjek dalam kalimat tanya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pola kalimat yang menggunakan kata tanya dono di bawah ini!

  • Pola kalimat
  1. Dono + kata benda + partikel “ga” + kata keterangan*) + desuka
    *kata keterangan : yang menerangkan benda secara spesifik, biasanya kata sifat
  2. Dono + kata benda + partikel “wo/ni” + kata keterangan*)
    *kata keterangan di sini biasanya menggunakan kata kerja, partikel yang digunakan juga bergantung pada kata kerja yang digunakan!

Sebagai tambahan, kata tanya “dono” juga bisa digunakan hanya dengan kata benda saja tanpa menggunakan kata sifat sebagai kata keterangan, biasanya fungsinya sebagai predikat. Umumnya dalam bentuk predikat, subjek secara alami jarang diucapkan.

Contoh Kalimat

Untuk memahami penggunaan kata tanya dono, mari kita perhatikan contoh-contoh kalimat di bawah ini.

Dono tabemono ga osusume desuka?
Dono dorama ga omoshiroi desuka?
Dono haiyuu ga ichiban suki desuka?
Yoyaku wa dono madoguchi de dekimasu ka?
Hankagai e iku ni wa dono basu ni nottara ii desu ka?
Dono heya wo tsukaimasuka?
Dono densha ni norimasuka?
Watashi wa dono saizu ga aimasu ka?
Kyou wa dono shatsu wo kite gakkou e ikimasu ka?
Kare ga dono gakka ni kyoumi wo motte iru to omoi masuka?

Selain sebagai kata tanya, dono juga bisa digunakan sebagai kata keterangan di dalam kalimat pernyataan, seperti contoh kalimat di bawah ini.

Yamada-kun wa watashi ni dono hon wo kattara ii ka oshiete kureta.
Watashi-tachi wa dono densha ni notte ii no ka wakaranakatta.
Eki ni iku ni wa dono basu ni noreba yoi ka oshiete kudasai.

Kesimpulan

Bagaimana penjelasan kata tanya dono di atas? Sekarang kalian sudah bisa bedakan kan cara menanyakan benda secara langsung dan secara spesifik. Selain itu, kata tanya dono juga bisa digunakan sebagai kata keterangan dalam kalimat pernyataan.

Sampai sini dulu penjelasan singkat mengenai kata tanya dono. Semoga bahasa Jepang yang disampaikan kali ini pun mudah dipahami dan bermanfaat untuk kalian. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel bahasa Jepang lainnya yang ada di kepo Jepang ya!

Sebelum lanjut mempelajari kosakata yang lain, yuk kita pelajari kembali kata tanya dono di atas.

Apa arti kata tanya “dono”?

“Dono (yang mana)” digunakan untuk menanyakan benda secara lebih spesifik atau mengidentifikasi suatu benda.

Apa bedanya “dono (yang mana)” dan “dore (yang mana)”?

Jika kata tanya “dore” bisa berdiri sendiri tanpa harus menunjukkan kata bendanya, kata tanya “dono” diperlukan kata benda ketika menggunakannya, misalnya “dono hon (buku yang mana)”.

Berikan contoh kalimat menggunakan kata tanya “dono”!

Dono manga ga omoshiroi desuka? (Manakah komik yang menarik) / Dono densha ni norimasuka? (Kereta mana yang dinaiki?)

Nah itu dia beberapa hal yang perlu kalian ingat tentang kata tanya dono. Jika kalian masih penasaran dengan hal-hal seputar Jepang lainnya, pastikan kalian mengecek halaman ini ya!