A : Sumimasen, omizu wo kudasai.
B : Kashikomarimashita.
A : Permisi, boleh tolong bawakan air (mineral).
B : Siap / Tentu saja.

Pernahkah kalian mendengar atau menggunakan ungkapan kashikomarimashita seperti di atas? Secara garis besar ungkapan ini adalah bentuk formal dari wakatta dan ryoukai. Namun, adakah perbedaan dalam penggunaannya?

Artikel ini akan menjelaskan arti dan penggunaan kashikomarimashita, dan menjelaskan perbedaannya dengan ungkapan lain yang memiliki arti yang sama, yaitu shouchi shimashita. Langsung saja kita pelajari bersama penggunaan kashikomarimashita yang benar.

Penjelasan “Kashikomarimashita

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kashikomarimashita adalah bentuk yang lebih formal dan hormat dari wakatta dan ryoukai. Perbedaan yang paling sederhana adalah, jika wakatta dan ryoukai umum digunakan antar kolega atau teman kerja, maka kashikomarimashita sebagian besar digunakan oleh orang yang posisi sosialnya lebih rendah kepada yang posisi sosialnya lebih tinggi atau kepada orang yang dihormati. Misalnya, bawahan ke atasan atau pelayan kepada pelanggan. 

Secara sederhana, kashikomarimashita bisa diartikan :

  1. Tentu saja
  2. Siap (akan saya laksanakan)
  3. Baik, (saya) mengerti

Ungkapan sopan dan hormat ini umumnya digunakan ketika kita memahami tawaran, permintaan, perintah, perkataan atau maksud yang disampaikan oleh pihak lain kepada kita. 

Kashikomarimashita adalah ungkapan verbal, sehingga sangat jarang digunakan dalam tulisan seperti email, walaupun dalam beberapa kasus masih sering digunakan. Dan perlu kalian ingat bahwa kashikomarimashita bisa digunakan dalam situasi apapun bukan hanya dalam dunia kerja / bisnis saja.

Menggunakan “Kashikomarimashita

Di atas disebutkan bahwa kashikomarimashita bisa digunakan dalam situasi apapun. Namun, kalian akan paling sering mendengarkan ungkapan ini digunakan dalam layanan jasa dan pelanggan, seperti :

  1. Restoran
  2. Perhotelan
  3. Tempat jual beli (mini market, supermarket, mall, dan sebagainya)
  4. Dan bagian resepsionis atau informasi layanan jasa lainnya.

Penggunaan kashikomarimashita dalam layanan jasa dan pelanggan bisa kalian baca dan dengarkan melalui contoh percakapan yang ada di halaman ini.

Ungkapan Selain “Kashikomarimashita

Seperti yang sudah dijelaskan, kashikomarimashita adalah ungkapan yang lebih hormat dan sopan dari wakatta dan ryoukai. Namun, ada ungkapan lain yang juga termasuk ke dalam ungkapan hormat yang maknanya hampir sama, yaitu shouchi shimashita.

Penjelasan “Shouchi shimashita

Shouchi shimashita adalah bentuk yang lebih sopan dari shouchi suru. Secara sederhana, artinya sama dengan istilah-istilah yang sudah disebutkan di atas, yaitu “baik (saya) mengerti”.

Berbeda dengan kashikomarimashita yang bisa digunakan dalam situasi apapun, shouchi shimashita lebih banyak digunakan dalam dunia kerja / bisnis, seperti bawahan kepada atasan. Maknanya pun “bukan hanya mengerti dan memahami saja”, tetapi juga berarti pembicara “menerima dan mengakui” permintaan, keadaan, maksud dan instruksi dari pihak lain.

Sebagai tambahan, shouchi shimashita biasa digunakan sebagai bahasa verbal (percakapan) maupun dalam bentuk tulisan (email). Ungkapan lebih hormat yang biasa digunakan dari bawahan kepada atasan adalah shouchi itashimashita

Kalian juga bisa mendengarkan bagaimana ungkapan shouchi shimashita digunakan dalam percakapan di halaman ini.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami makna dan penggunaan istilah-istilah di atas, mari kita perhatikan contoh-contoh kalimat di bawah ini.

Kashikomarimashita

A : Kono shorui wo juu-bu kopii shite oite.
B : Hai, kashikomarimashita. Nochihodo desuku ni oite okimasu.
A : Kongetsu no nouhin-bun wo ashita motte ikimasu.
B : Kashikomarimashita. Itsumo shitsu no takai shouhin wo arigatou gozaimasu.
A : Go-chuumon wa okimari deshouka?
B : Piza to honjitsu no ranchi ni shimasu.
A : Kashikomarimashita. Piza to honjitsu no ranchi desu ne.
Kashikomarimashita. Tada ima otodoke itashimasu.
Nittei henkou no ken, kashikomarimashita.
Kikaku-sho no ken, kashikomarimashita. Sakkyuu ni teisei shi, teishutsu itashimasu. Otesuu wo okake shite moushiwake gozaimasen.
Kashikomarimashita. Oisogashii-naka go-renraku arigatou gozaimashita.
Hai, kashikomarimashita. Juu-ni-nichi made ni saido teishutsu sasete itadakimasu.
A : Shimin byouin made onegaishimasu.
B : Kashikomarimashita.

Shouchi shimashita

Uchiawase basho henkou no ken, shouchi itashimashita.
Shouchi itashimashita. Sugu ni zaiko wo kakunin shite mairimasu.
Go-chuumon no ken, shouchi shimashita. Junbi deki shidai, otodoke itashimasu.
Shouchi shimashita. Sugu ni shorui wo kakunin shite mairimasu. 
Shigoto naiyou, shouchi shimashita. Yoroshiku onegai itashimasu.
Go-irai no ken, shouchi shimashita.
A : Jikai no kaigi no nittei ni tsuite desu ga, raishuu no ka-youbi ni henkou shite mo yoroshii deshouka?
B : Kaigi no nittei henkou no ken, shouchi shimashita.
A : ABC kabushiki-gaisha no an’ken desu ga, raishuu made ni mitsumorisho wo sakusei shite moraemasuka?
B : Mitsumorisho sakusei no ken, shouchi shimashita.
A : Sekkaku okoshi itadaki mashita ga, tantou ga fuzai desu node gojitsu mata irashite kudasai. 
B : Shouchi itashimashita. Honjitsu wa oisogashii tokoro makotoni shitsurei itashimashita.

Kesimpulan

Bagaimana? Apakah kalian sudah mengerti makna ungkapan kashikomarimashita dan shouchi shimashita? Meskipun memiliki arti yang sama, ada perbedaan halus dalam nuansanya, jadi pastikan kalian dapat menggunakannya dengan benar sesuai dengan situasi yang kalian hadapi. Tidak salah jika menggunakan kata-kata yang memiliki arti yang sama, tetapi perlu digunakan dengan benar tergantung pada situasi dan pihak lain.

Semoga penjelasan di atas bisa dengan mudah kalian pahami dan mengerti. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya dan simak terus informasi-informasi terbaru seputar bahasa Jepang dan jejepangan lainnya di Kepo Jepang.

Sebelum lanjut ke artikel-artikel yang lain, yuk perhatikan kembali beberapa hal di bawah ini!

Apa artinya “kashikomarimashita”?

Dalam bahasa Indonesia, “kashikomarimashita” bisa diterjemahkan “tentu saja”, “siap (saya laksanakan)”, atau “baik (saya) mengerti”.

Kapan “shouchi shimashita” digunakan?

“Shouchi shimashita” lebih banyak digunakan dalam dunia kerja / bisnis, seperti bawahan kepada atasan. Maknanya “bukan hanya mengerti dan memahami saja”, tetapi juga berarti pembicara “menerima dan mengakui” permintaan, keadaan, maksud dan instruksi dari pihak lain.

Dalam situasi apa saja “kashikomarimashita” sering digunakan?

“Kashikomarimashita” paling sering digunakan dalam layanan jasa dan pelanggan, seperti restoran, perhotelan, mini market, dan sebagainya.

Apa perbedaan “shouchi shimashita” dan “shouchi itashimashita”?

“Shouchi itashimashita” adalah ungkapan yang lebih hormat dan sopan dari “shouchi shimashita”. Umumnya digunakan dalam dunia kerja dari bawahan ke atasan.

Jika kalian masih penasaran dengan pertanyaan-pertanyaan lainnya, pastikan kalian mengecek halaman ini ya!