Dou demo ii adalah ungkapan ekspresi yang sering diucapkan oleh orang Jepang, artinya sama dengan “bodo amat” dan “terserah” yang sering diucapkan di Indonesia. Ungkapan dou demo ii secara sederhana bisa diartikan “tidak peduli” atau “terserah mau bagaimanapun”.

Selain dou demo ii, ungkapan “bodo amat” bisa kalian ucapkan dengan menggunakan kata kinishinai atau kinishimasen (lebih formal), yang artinya kurang lebih “saya tidak peduli”. Nah, di artikel ini, Kepo Jepang akan memperkenalkan lebih jelas bagaimana menggunakan ungkapan tersebut disertai contoh-contoh kalimat yang bisa kalian baca di akhir artikel ini.

Langsung saja kalian baca penjelasan lengkap istilah yang digunakan untuk mengungkapkan “bodo amat” dalam bahasa Jepang di bawah ini ya.

Penjelasan “Dou demo ii

Jika “bodo amat” terkesan sangat kasual, dou demo ii bisa digunakan dalam banyak situasi, baik formal, semi-formal maupun non-formal, tergantung situasi, keadaan, orang yang mengucapkannya dan kepada siapa dia mengucapkannya. Jadi, selain diartikan “bodo amat”, dou demo ii bisa diartikan “tidak peduli” atau “tidak penting”.

Pada umumnya ungkapan ini digunakan ketika kalian “tidak tertarik” dan “tidak peduli” terhadap suatu hal, karena hal tersebut kalian anggap tidak berharga atau tidak perlu kalian perhatikan. Sehingga, ungkapan ini memberikan kesan “negatif” terhadap lawan bicara, karena menunjukkan sikap ketidakpedulian kalian terhadap lawan bicara. Oleh karena itu, kalian perlu berhati-hati dalam menggunakannya. Sebelum mengucapkannya jauh lebih baik kalian memikirkan perasaan lawan bicara terlebih dahulu. 

Selain mengungkapkan ketidaktertarikan atau ketidakpedulian kalian terhadap sesuatu, dou demo ii juga bisa menjelaskan suatu hal yang “tidak penting” seperti pada contoh di bawah ini.

Gomennasai, dou demo ii hanashi bakari kikasete shimatte.

Informasi Tambahan

Dalam beberapa kasus, kalian bisa mengganti dou demo ii dengan ungkapan yang lebih halus dan sopan, yaitu nan demo ii (terserah apapun juga), dochira demo ii (yang manapun tidak jadi masalah), atau itsu demo ii (kapanpun tidak jadi masalah). Penggunaannya tergantung dari apa yang sedang dibicarakan. Ketiga ungkapan ini memiliki nuansa yang lebih sopan, hormat dan menunjukkan kerendahan hati dibandingkan dou demo ii, sehingga sangat cocok ketika digunakan dalam dunia bisnis, seperti contoh di bawah ini.

A : Kooohii to koucha, dochira wo nomimasuka?
B : Dochira demo ii desu.

Ungkapan Selain “Dou demo ii

Ki ni shinai / Ki ni shimasen

Secara harfiah dapat diartikan “tidak peduli”, atau “peduli amat” jika diartikan dalam bahasa Indonesia kasual. Frasa ungkapan ini bisa digunakan untuk menggantikan dou demo ii. Sama halnya dengan dou demo ii, karena ungkapan ini mengandung ketidakpedulian kalian terhadap suatu hal dan menunjukkan nuansa “negatif”, jadi sebaiknya kalian menggunakannya dengan hati-hati dan tidak terlalu sering.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahaminya, mari kita lihat penggunaan ungkapan-ungkapan bodo amat” di atas melalui contoh-contoh kalimat di bawah ini.

Dou demo ii

Tsugi no senkyo de dare ga katsu ka nante dou demo ii.
Kare ga kuru ka konai ka wa dou demo ii.
Katsu ka makeru ka wa dou demo ii.
Kare ga kanojo to kekkon shita tte? Watashi ni totte wa dou demo ii yo.
Dou demo ii to omotteta kedo, jitsuwa juuyou-na koto datta.
A : Tomoya ga Arisu to tsukiatteru tte, shitteru?
B : Dou demo ii.
A : Kare no koto dou omou?
B : Kyoumi nai, dou demo ii wa.
A : Tanaka-san ga kono purojekuto mada hajimecha ikenai tte itteta kedo
B : Dou demo ii wa. Watashi wa jibun no yarikata de yaru kara.
A : Aka to pinku, docchi no sukaato ii kana?
B : Dou demo ii yo.
A : Kotoshi no kenshuu ryokou wa ikisaki wo kaeyou to omotte iru no da ga.
B : Dou demo ii desu.
A : Michiko no koto kiita? Atarashii shigoto ni tsuitan datte.
B : Ee, kiiteru wa. Dou demo ii kedo ne.
Hito ga dou omou ka nante dou demo ii. Yaritai koto dake yarun da.

Ki ni shinai / Ki ni shimasen

Watashi wa ki ni shinai kedo, kimi wa iya dattari suru?
Sore wo mattaku ki ni shimasen.
Nani ga okotte mo, watashi wa ki ni shinai.
Karera ga nani wo iou to kinishinai.
Hito ga watashi no koto wo dou omoou to mo watashi wa kinishinai.
Nenrei wa ki ni shinai.
Mukashi no koto wa ki ni shimasen.

Kesimpulan

Itulah penjelasan ungkapan dou demo ii dan ki ni shinai yang bisa kalian gunakan ketika kalian tidak peduli atau “bodo amat” terhadap suatu hal. Seperti yang sudah disebutkan di atas, kedua ungkapan ini mengandung nuansa negatif karena adanya ketidakpedulian dari pihak yang mengatakan. Oleh karena itu, sebaiknya kalian menggunakan ungkapan ini dengan sangat hati-hati, dan terlebih dahulu memikirkan perasaan orang yang sedang kalian ajak bicara.

Sampai di sini dulu penjelasan bahasa Jepang kali ini. Jangan lupa untuk terus berlatih agar semakin lancar bahasa Jepangnya dan ikuti terus informasi seputar bahasa Jepang dan Jejepangan lainnya, hanya di Kepo Jepang!