Enpitsu (dibaca empitsu; pensil) dan keshi-gomu (penghapus) adalah dua kosakata alat tulis yang paling sering kalian gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menarik, penulisan keshigomu ini campuran huruf kanji-hiragana-katakana loh.

Di artikel ini kalian akan diperkenalkan makna dan asal-mula penggunaan kata enpitsu dan keshigomu. Kalian juga akan bisa lebih mudah memahami kedua kata ini melalui contoh-contoh kalimat yang akan diberikan di akhir artikel.

Untuk lebih jelasnya, yuk langsung simak penjelasan enpitsu dan keshigomu di bawah ini.

Penjelasan “Empitsu & Keshigomu

Enpitsu dan keshigomu termasuk ke dalam kata benda kelompok bunbougu (alat tulis). Istilah yang digunakan untuk menyebutkan “pensil” dan “penghapus” ini mengalami beberapa perubahan istilah. Berikut penjelasan lengkap tentang dua kosakata yang termasuk ke dalam jajaran kosakata JLPT N4 dan N5 ini.

Enpitsu

Sampai awal Meiji, alat tulis seperti pensil disebut kihitsu (kuas kayu), kemudian berubah penyebutannya menjadi enpitsu yang berarti namari no fude (kuas tulis dari timah).

Istilah enpitsu dalam bahasa Jepang tidak digunakan untuk menyebutkan “pensil mekanik”. Dengan kata lain, enpitsu dalam bahasa Jepang hanya mengacu pada pensil yang dibuat dari timah dan dilapisi batang kayu yang umumnya berbentuk bulat panjang. Adapun “pensil mekanik” disebut shaapu pensiru (sharp pencil, pensil runcing).

Sebagai tambahan, akhir-akhir ini istilah pensiru dari bahasa Inggris “pencil” pun sering digunakan untuk menggantikan kata enpitsu.

Keshigomu

Keshigomu (penghapus) umumnya digunakan untuk menghapus tulisan yang ditulis dengan pensil. Keshigomu dibentuk dari kata keshi (menghapus) dan gomu yang berasal dari bahasa Belanda “gom” yang berarti karet alami (natural rubber), jadi secara harfiah bisa diartikan “karet yang digunakan untuk menghapus”.

Kata gomu (gom) digunakan sebagai istilah “penghapus” karena pada zaman dahulu, sebagian besar bahan dasar penghapus berasal dari karet alami. Adapun penggunaan istilah keshigomu dipercaya muncul sejak zaman Meiji tidak jauh dari sejak digunakannya istilah enpitsu.

Karet alami saat ini sudah diganti dengan plastik (resin vinil klorida) sebagai bahan dasar penghapus, oleh karena itu, sering kali disebut juga purasuchikku-ji-keshi (penghapus huruf dari plastik), yang saat ini bisa digunakan untuk menghapus pensil maupun pulpen. Namun, terlepas dari bahan apa yang digunakan untuk membuat penghapus, sampai saat ini keshigomu lah yang paling umum digunakan untuk menyebut “penghapus”.

Sebelum mempelajari penggunaannya pada contoh-contoh kalimat di bawah ini, coba perhatikan kembali informasi berikut ini!

Apakah enpistu (pensil) bisa digunakan untuk menyebut pensil mekanik?

Enpistu hanya digunakan untuk pensil yang terbuat dari kayu dan timah. Sedangkan pensil mekanik disebut shaapu pensiru (sharp pencil, pensil runcing), yang ditulis dengan katakana.

Mengapa “gomu” pada “keshigomu” ditulis dengan katakana?

Keshigomu dibentuk dari 2 kata, keshi (menghapus) dan gomu yang berasal dari bahasa Belanda (gom / karet alami). Karena berasal dari bahasa asing, maka penulisannya menggunakan katakana.

Contoh Kalimat

Berikut contoh-contoh kalimat yang menggunakan kosakata enpitsu dan keshigomu.

Enpitsu

Pen ya enpitsu wa hikkiyougu de aru.
A : Enpitsu wo chotto kashite itadakemasu ka?
B : Hai, douzo.
Touan wa enpitsu de naku pen de kaite kudasai.
Mada tsukaeru enpitsu wo suteru nante kimi wa mottainai koto wo suru ne!
A : “Enpitsu” wa indonesia-go de nan to iu no desu ka?
B : “Pensil” desu.
A : Enpitsu de kaite mo ii desu ka?
B : Iie, pen de kaite kudasai.
Kare wa enpitsu ya nooto ya jisho nado wo katta.
Tegami wo enpitsu de kaite wa ikemasen. 
Watashi wa fuutou to kami, soreni enpitsu ka pen ga hitsuyou desu.
Kare wa gachou to enpitsu wo motte kuruma de umibe ni sukecchi shi ni iku no ga suki desu. 

Keshigomu

Enpitsu no shirushi wo keshigomu de keshita.
A : Keshigomu wo karite mo ii?
B : Ee, douzou.
Kono keshigomu wa, zenzen ji ga kesenai.
Keshigomu wo yuka ni otoshita.
Kanojo wa, keshigomu wo tsukatte machigai wo keshimashita.
Enpitsu-bako ni wa, keshigomu ga haitte imasen deshita.
Kore wa totemo chiisaku natte kite iru node, atarashii keshigomu ga hitsuyou da.
Shiken ni keshigomu wo motte kuru no wo wasureta koto ni kizuita toki, shinpai ni natta.
Saigo ni keshigomu de, enpitsu de kaita bubun wo sukkari keshi totte kudasai.
Watashi no keshigomu wa surihette koishi hodo ni natta. 

Kesimpulan

Itulah penjelasan kosakata enpitsu (pensil) dan keshigomu (penghapus). Dapat disimpulkan bahwa istilah enpitsu hanya berlaku untuk pensil yang terbuat dari timah yang dilapisi kayu, sedangkan keshigomu digunakan secara umum untuk menyebutkan penghapus, walaupun saat ini bahan dasar yang digunakan bukan lagi karet alami.

Sampai di sini dulu penjelasan bahasa Jepang kali ini. Semoga penjelasan di atas bisa kalian pahami dengan mudah dan tentunya membantu meningkatkan kemampuan bahasa Jepang kalian. Jangan lupa untuk membaca artikel lainnya yang membahas kosakata JLPT N4 dan N5 juga ya. Ikuti terus informasi seputar bahasa Jepang dan Jejepangan lainnya, hanya di Kepo Jepang!