Inshoku-ten de hiru-gohan wo tabemashita.
Resutoran de hiru-gohan wo tabemashita.

Baik inshoku-ten dan restoran merupakan istilah umum dalam bahasa Jepang untuk “restoran” atau “rumah makan”. Apakah yang membedakan keduanya?

Melalui artikel ini, Kepo Jepang akan membahas pengertian kedua istilah di atas dan bagaimana penggunaannya dalam kalimat.

Untuk memahami arti dan makan inshokuten dan resutoran, mari kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penjelasan “Inshoku-ten” dan “Resutoran

Kedua kalimat di atas dalam bahasa Indonesia diartikan “(saya) sudah makan siang di restoran.”

Sebelumnya, Kepo Jepang pernah membahas kosakata shokudou (kantin), yang mengacu pada sebuah tempat atau ruangan yang digunakan untuk makan, baik secara umum maupun terbatas. Kosakata yang akan dibahas kali ini adalah inshoku-ten dan resutoran, yang secara sederhana bisa diartikan “restoran” atau “rumah makan”.

Berikut penjelasan arti dan makna kedua kata tersebut.

Arti dan Makna “Inshoku-ten

Secara harfiah, inshoku-ten terdiri dari 2 kata, yaitu inshoku (makan dan minum) dan ten (toko). Jadi, dapat dijelaskan bahwa inshoku-ten merupakan sebuah toko yang memungkinkan pelanggan atau pengunjung makan makanan atau minuman yang disediakan di toko tersebut.

Secara sederhana, inshoku-ten digunakan untuk jenis restoran dan rumah makan apapun tanpa dibatasi jenis makanannya. Jadi, restoran masakan asia, restoran masakan Jepang, maupun restoran masakan barat bisa disebut inshoku-ten.

Arti dan Makna “Resutoran

Istilah resutoran merupakan kosakata bahasa asing (gairaigo) yang diserap dari bahasa Perancis, “réstaurant” yang lahir dari kata “réstauer”. Di Jepang, istilah resutoran sendiri umumnya merujuk pada restoran atau rumah makan yang menyajikan makanan ala barat. Selain itu, restoran mewah dan mahal pun sering kali disebut dengan resutoran.

Bahkan akhir-akhir ini, istilah resutoran digunakan juga untuk restoran di luar ala barat, seperti wafuu resutoran, yang secara harfiah berarti restoran ala Jepang, di mana makanan yang disajikan adalah makanan khas Jepang. Atau famiri-resutoran yang menghidangkan berbagai jenis makanan Jepang, barat, bahkan China, dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan restoran pada umumnya.

Sebagai tambahan, sama halnya dengan istilah gairaigo seperti pan (roti) dan koohii (kopi), istilah resutoran pun pertama kali muncul di wilayah Nagasaki, ketika rumah makan bergaya barat pertama kali muncul di Jepang.

Informasi Tambahan

Selain inshoku-ten dan resutoran, beberapa rumah makan di Jepang ada juga yang disebut dengan jenis makanannya ditambah kata ya (rumah, atap). Di antaranya adalah ramen-ya (restoran ramen), yakiniku-ya (restoran yakiniku), sushi-ya (restoran sushi), dan sebagainya.

Selain itu, ada juga istilah ryouri-ten yang merupakan gabungan kata ryouri (masakan, hidangan) dan ten (toko), dan secara sederhana diartikan toko masakan.

Contoh Kalimat

Berikut beberapa contoh kalimat yang menggunakan istilah inshoku-ten dan resutoran.

Inshoku-ten

Toori no hantai ni inshoku-ten ga arimasu.
Kono machi wa inshoku-ten ga ooi desu.
Kono chikaku ni inshoku-ten ga arimasuka?
Hitorigurashi to tomoni seikatsu-hi no tame, inshoku-ten de arubaito wo hajimeru. 
Kono inshoku-ten wa tousha ga keieishite imasu. 
Kono machi de osusume no inshoku-ten wo oshiete kudasai. 
Kinkyuu jitai sengen no eikyou de inshoku-ten nado ga dageki wo ukete imasu. 
Ima, toukyou-to no inshoku-ten wa gogo juu-ji made no eigyou ni narimashita.
Korera no takai kakaku wa inshoku-ten ya kouri-ten ni eikyou wo ataeru darou. 
Endou ni wa kankou-kyaku muke no inshoku-ten ya miyagemono-ya ga narabu. 

Resutoran

Ano hoteru no resutoran wa oishii desu ga, takai desu.
Eki no mae ni atarashii resutoran ga arimasu.
Kon’ya, ano itaria resutoran ni ikimasenka?
Hotondo no nihonshoku no resutoran wa nedan ga takai.
Mainichi, ano resutoran ni takusan no hito ga narandeiru node, oishikunai hazu ga nai.
Kazoku to issho ni resutoran e yoku ittemasu. 
Maishuu kin-youbi wa kono resutoran de asa-gohan wo tabete imasu.
Kinou, furenchi resutoran de oishii mono wo tabemashita.
Kono depaato ni resutoran wa arimasuka?
Sono resutoran wa naganen, kare no kazoku ni yotte un’ei sarete iru.
Kono resutoran wa, shinai ichi to iwarete iru.

Kesimpulan

Itulah penjelasan arti, makna dan perbedaan istilah inshoku-ten dan resutoran. Dapat disimpulkan bahwa inshoku-ten adalah istilah untuk restoran jenis apapun, sedangkan resutoran umumnya digunakan untuk rumah makan ala barat. Selain itu, ada istilah ~ya, yang biasanya digunakan untuk restoran dengan menu khusus seperti raamen-ya atau sushi-ya.

Semoga penjelasan bahasa Jepang di atas bisa dengan mudah kalian pahami dan mengerti. Jangan lupa ikuti terus informasi seputar bahasa Jepang dan hal-hal berbau Jepang lainnya di blog dan semua media sosial Kepo Jepang ya.

Untuk mengingat kembali penjelasan di atas, coba perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Q) Apa bahasa Jepangnya “restoran” atau “rumah makan”?

A) Rumah makan atau restoran dalam bahasa Jepang disebut “inshoku-ten” atau “resutoran’.

Q) Apa artinya “inshoku-ten”?

A) Inshoku-ten artinya restoran atau rumah makan. Pada dasarnya inshoku-ten merupakan sebuah toko yang memungkinkan pelanggan atau pengunjung makan makanan atau minuman yang disediakan di toko tersebut.

Q) Apa bedanya “inshoku-ten” dan “restoran”?

A) “Inshoku-ten” umumnya merujuk pada restoran apapun, tanpa membedakan jenis makanannya, sedangkan “resutoran” biasanya digunakan untuk menyebutkan restoran-restoran ala barat.

Q) Famiri-resu artinya apa?

A) Famiri-resu adalah singkatan dari famiri resutoran atau family restaurant. Umumnya menghidangkan berbagai macam jenis makanan dari mulai makanan Jepang, Barat, bahkan sampai makanan China. Makanan di famiri-resu umumnya memiliki harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan restoran pada umumnya, itulah mengapa famiri-resu menjadi salah satu tempat makan favorit banyak orang Jepang.

Untuk membaca pertanyaan lainnya seputar bahasa Jepang dan informasi tentang Jepang, bisa dilihat di halaman ini ya.