Ano hito wa atama mo ii shi, kakko ii shi, shinsetsu dakara, totemo ninki desu.

Apa kalian tahu arti kalimat di atas? Kalimat tersebut berarti “karena orang itu pintar, keren, selain itu juga ramah, makanya sangat populer”. “Shi” pada kalimat di atas termasuk ke dalam kelompok partikel penghubung / konjungsi (setsuzokujoshi).

Secara harfiah, penggunaan partikel “shi” sebagai penghubung kalimat digunakan untuk menyatakan kata “lagi pula” atau “selain itu juga”. Untuk lebih memahami makna dan fungsi penggunaan partikel “shi” , mari kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Bagaimana penggunaan partikel “shi”?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, sebagai bagian dari setsuzokujoshi, partikel “shi” merupakan salah satu konjungsi bahasa Jepang, yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan kata “lagi pula” atau “selain itu juga”.

Partikel “shi” bisa digunakan sebagai penghubung predikat yang berupa kata kerja, kata sifat, maupun kata benda. Penjelasan pembentukan kalimat dengan menggunakan partikel “shi” bisa kalian baca di bawah ini.

Bentuk kalimat

Perhatikan pula bentuk kalimat untuk mengungkapkan partikel “shi”!

Ketika ditambahkan partikel “shi”, predikat akan menjadi seperti berikut ini:

  • Kata kerja bentuk kasual + “partikel shi”
  • Kata sifat i + partikel “shi”
  • Kata sifat na (na hilang) + da + partikel “shi” 
  • Kata benda + da + partikel “shi”
  • Predikat desu/masu + partikel “shi”

Kemudian untuk menyusun kalimat, bisa menggunakan tiga pola ini:

  • Kalimat desu/masu + partikel “shi” + kalimat desu/masu
  • Kalimat kasual (da) + partikel “shi” + kalimat desu/masu
  • Kalimat kasual (da) + partikel “shi” + kalimat kasual

Misalnya adalah:

  • Konkai no natsuyasumi wa umi ni mo ikimashita shi, yama ni mo noborimashita.
  • Konkai no natsuyasumi wa umi ni mo itta shi, yama ni mo noborimashita.
  • Konkai no natsuyasumi wa umi ni mo itta shi, yama ni mo nobotta.

Kalimat tersebut berarti “pada liburan musim panas kali ini, (saya) sudah pergi ke pantai, selain itu juga sudah mendaki gunung.”

*Perhatikan juga bahwa kalimat itu tidak bisa diungkapkan dengan pola kalimat desu/masu + partikel “shi” + kalimat kasual : konkai no natsuyasumi wa umi ni mo ikimashita shi, yama ni mo nobotta.*

Fungsi partikel “shi”

1.Menyatakan beberapa kalimat yang maknanya sejajar 

Pola kalimat: keterangan 1 + predikat + partikel “shi” + keterangan 2 + predikat + partikel “shi” + kalimat

Ketika digunakan untuk menyampaikan beberapa hal yang memiliki makna sejajar, partikel “shi” bisa digunakan lebih dari satu. Kemudian, seperti contoh kalimat di atas yang menyatakan dua kalimat dengan makna sejajar, ungkapan kalimat juga sering ditambahkan dengan partikel “mo” yang berarti juga.

2.Menyatakan suatu alasan

Pola kalimat: predikat/alasan 1 + partikel “shi” + predikat/alasan 2 + partikel “shi” + kalimat

Partikel “shi” yang digunakan untuk menyatakan alasan ini bisa diungkapkan di tengah kalimat atau di akhir kalimat. Partikel ini juga bisa digunakan lebih dari satu kali dalam satu kalimat. Kalimat dengan partikel “shi” di sini juga bisa divariasikan dengan menambahkan partikel “kara” saat menyampaikan alasan 2.

Untuk bisa lebih memahaminya, mari lihat berbagai contoh kalimat di bawah ini!

Contoh kalimat

1.Menyatakan beberapa kalimat yang maknanya sejajar

Kono saakuru de, ryuugakusei no tomodachi mo dekita shi, eigo mo benkyou dekimashita.
Kyou wa oishii mono mo tabeta shi, eiga mo mita shi ne.
Natsu ni nihon e kitara, hanabi mo mirareru shi, natsu-matsuri mo tanoshimeru yo.
Watashi wa shigoto mo nai shi, okane mo nai no desu.
Ano hito wa atama mo ii shi, kirei da shi, ii yo ne.
Raishuu wa shiken da shi, shukudai mo takusan arimasu.

2.Menyatakan suatu alasan

Ashita wa jugyou mo aru shi, tomodachi to yakusoku mo aru shi, gakkou ni ikanai to ikenai.
Okane mo aru shi, kaigai ryokou wo shiyou kana to omotte iru.
Gomen! Ashita wa chotto.. shigoto mo aru shi.
Mada wakai shi, ironna koto wo yaritai. 
Hima da shi, okane mo aru kara, dokka e asobi ni ikou kana.
Kyou wa ame da shi, kaze mo tsuyoi shi, ie ni ita hou ga ii kamo ne.

Contoh soal

Untuk kalian yang sedang mempersiapkan diri mengikuti tes JLPT N4, silakan perhatikan contoh soal berikut ini ya. Selamat mencoba!

Soal 1 : きょうはともだちにもあえた____、おいしいものもたべました。
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 2 : わたしはにほんにもいきたい_____、かんこくにもいきたいです。
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 3 : らいしゅうはきまつしけん_____あるし、しょうがくきんのめんせつもあるから、たいへんです。
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 4 : かのじょはしんせつ_____、かわいいから、だんせいにこのまれています。
  1. だし
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 5 : スポーツのサークルであたらしいともだちもできた_____、うんどうもできた_____、たのしかったです。
  1. し・し
  2. や・や
  3. や・など
  4. と・と
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 6 : じかんもないし、おかねもない_____、りょこうにいくことができない。
  1. なので
  2. だし
  3. だから
  4. から
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 7 : かれはせがたかい_____、あまたもいい_____、とにかくかっこいいです。
  1. だし・だし
  2. し・だし
  3. し・し
  4. だし・し
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 8 : やまだくんはまだわかい_____、げんき_____、じかんもあるから、やりたいことをやってください。
  1. し・し
  2. し・だし
  3. だし・し
  4. だし・だし
klik di sini untuk melihat jawabannya

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari partikel “shi”?

Partikel “shi” digunakan untuk menyatakan beberapa kalimat dengan makna sejajar, serta untuk menyatakan suatu alasan. Dalam bahasa Indonesia, partikel ini bisa diartikan “lagi pula” atau “selain itu juga”.

Semoga informasi kali ini bermanfaat ya. Jangan lupa untuk ikuti terus informasi dari Kepo Jepang!

Sambil mengingat materi kali ini, lihat pertanyaan di bawah ini yuk!

Q)Apa fungsi partikel “shi”?

A)Partikel “shi” digunakan untuk menyatakan beberapa hal yang bermakna sejajar, atau untuk menyatakan suatu alasan.

Q)Apa arti dari partikel “shi”?

A)Dalam bahasa Indonesia partikel “shi” bisa diartikan dengan kata “selain itu juga” atau “lagi pula”.

Q)Tolong beri contoh kalimat dengan partikel “shi”!

A)Misalnya, “kono mise wa oishii shi, kekkou yasui shi, oshare dakara, saikou desu”, yang artinya “toko/restoran ini terbaik karena enak, lumayan murah, dan tempatnya bagus/modis”.

Kembali ke halaman daftar materi

Kali ini kita sudah belajar pola “shi”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!