Simak salah satu partikel bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

Kali ini ayo belajar tentang partikel “shi”. Apa kalian pernah mendengar partikel ini?

Bagaimana penggunaan partikel “shi”?

Partikel shi merupakan salah satu konjungsi bahasa Jepang, yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan kata lagi pula atau selain itu juga.

Bentuk kalimat

Perhatikan pula bentuk kalimat untuk mengungkapkan partikel “shi”!

Ketika ditambahkan partikel “shi”, predikat akan menjadi seperti berikut ini:

  • Kata kerja bentuk kasual + “partikel shi”
  • Kata sifat i + partikel “shi”
  • Kata sifat na (na hilang) + da + partikel “shi” 
  • Kata benda + da + partikel “shi”
  • Predikat desu/masu + partikel “shi”

Kemudian untuk menyusun kalimat, bisa menggunakan tiga pola ini:

  • Kalimat desu/masu + partikel “shi” + kalimat desu/masu
  • Kalimat kasual (da) + partikel “shi” + kalimat desu/masu
  • Kalimat kasual (da) + partikel “shi” + kalimat kasual

Misalnya adalah:

  • Konkai no natsuyasumi wa umi ni mo ikimashita shi, yama ni mo noborimashita.
  • Konkai no natsuyasumi wa umi ni mo itta shi, yama ni mo noborimashita.
  • Konkai no natsuyasumi wa umi ni mo itta shi, yama ni mo nobotta.

Kalimat tersebut berarti “pada liburan musim panas kali ini, (saya) sudah pergi ke pantai, selain itu juga sudah mendaki gunung.”

*Perhatikan juga bahwa kalimat itu tidak bisa diungkapkan dengan pola kalimat desu/masu + partikel “shi” + kalimat kasual : konkai no natsuyasumi wa umi ni mo ikimashita shi, yama ni mo nobotta.*

Fungsi partikel “shi”

1.Menyatakan beberapa kalimat yang maknanya sejajar 

Pola kalimat: keterangan 1 + predikat + partikel “shi” + keterangan 2 + predikat + partikel “shi” + kalimat

Ketika digunakan untuk menyampaikan beberapa hal yang memiliki makna sejajar, partikel “shi” bisa digunakan lebih dari satu. Kemudian, seperti contoh kalimat di atas yang menyatakan dua kalimat dengan makna sejajar, ungkapan kalimat juga sering ditambahkan dengan partikel “mo” yang berarti juga.

2.Menyatakan suatu alasan

Pola kalimat: predikat/alasan 1 + partikel “shi” + predikat/alasan 2 + partikel “shi” + kalimat

Partikel “shi” yang digunakan untuk menyatakan alasan ini bisa diungkapkan di tengah kalimat atau di akhir kalimat. Partikel ini juga bisa digunakan lebih dari satu kali dalam satu kalimat. Kalimat dengan partikel “shi” di sini juga bisa divariasikan dengan menambahkan partikel “kara” saat menyampaikan alasan 2.

Untuk bisa lebih memahaminya, mari lihat berbagai contoh kalimat di bawah ini!

Contoh kalimat

1.Menyatakan beberapa kalimat yang maknanya sejajar

Kono saakuru de, ryuugakusei no tomodachi mo dekita shi, eigo mo benkyou dekimashita.
Kyou wa oishii mono mo tabeta shi, eiga mo mita shi ne.
Natsu ni nihon e kitara, hanabi mo mirareru shi, natsu-matsuri mo tanoshimeru yo.
Watashi wa shigoto mo nai shi, okane mo nai no desu.
Ano hito wa atama mo ii shi, kirei da shi, ii yo ne.
Raishuu wa shiken da shi, shukudai mo takusan arimasu.

2.Menyatakan suatu alasan

Ashita wa jugyou mo aru shi, tomodachi to yakusoku mo aru shi, gakkou ni ikanai to ikenai.
Okane mo aru shi, kaigai ryokou wo shiyou kana to omotte iru.
Gomen! Ashita wa chotto.. shigoto mo aru shi.
Mada wakai shi, ironna koto wo yaritai. 
Hima dashi, okane mo aru kara, dokka e asobi ni ikou kana.
Kyou wa ame da shi, kaze mo tsuyoi shi, ie ni ita hou ga ii kamo ne.

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari partikel “shi”?

Partikel “shi” digunakan untuk menyatakan beberapa kalimat dengan makna sejajar, serta untuk menyatakan suatu alasan. Dalam bahasa Indonesia, partikel ini bisa diartikan “lagi pula” atau “selain itu juga”.

Semoga informasi kali ini bermanfaat ya. Jangan lupa untuk ikuti terus informasi dari Kepo Jepang!