Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel kakujoshi dan fukujoshi, keberadaan partikel dalam tata bahasa bahasa Jepang akan sangat mempengaruhi makna sebuah kalimat. Satu partikel dalam bahasa Jepang sering kali memiliki beberapa fungsi, dan masing-masing fungsinya akan mengubah arti dari kalimat yang bersangkutan.

Artikel kali ini akan membahas partikel yang digunakan sebagai penghubung antar kalimat, yaitu setsuzokujoshi. Dengan memahami fungsi masing-masing partikel yang tergolong dalam setsuzokujoshi, kalian akan bisa membedakan penggunaan partikel yang tepat untuk menghubungkan dua kalimat atau lebih.

Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian, fungsi dan contoh penggunaan partikel setsuzokujoshi ini, yuk langsung simak saja penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu “Setsuzokujoshi”?

“Setsuzokujoshi” merupakan partikel konjungsi, yaitu partikel yang digunakan untuk menyambungkan dua kalimat yang berada di depan dan belakangnya. Partikel konjungsi bisa berada di belakang berbagai predikat, seperti kata kerja, kata sifat, bahkan kata benda.  

Untuk bisa lebih mudah memahaminya, mari lihat beberapa contoh partikel yang termasuk dalam “setsuzokujoshi” beserta contoh kalimatnya.

Contoh Setsuzokujoshi dan Contoh Kalimat

Setsuzokujoshi memiliki berbagai fungsi, misalnya untuk:

1.Menunjukkan konjungsi kalimat yang selaras dalam pengandaian

Takusan renshuu sureba, kitto umaku naru yo.
Kono botan wo osu to, mizu ga demasu.

2.Menunjukkan konjungsi kalimat yang selaras untuk fakta

Joushi to youji ga arimasu node, osaki ni shitsurei shimasu.
Ame ga futte iru kara, ie wo detakunai.

3.Menunjukkan konjungsi kalimat yang berlawanan dalam pengandaian

Tatoe shippai shite shimattemo, watashi wa akiramenai.

4.Menunjukkan konjungsi kalimat yang berlawanan untuk fakta

Kono ryouri wa takai desu ga, oishii desu.
Mainichi ei-go wo benkyou shite irun desu keredo, naka-naka jouzu ni narenai to kanjite imasu.
Ano ko wa itsumo takusan shabette iru noni, kyou wa shizuka da ne.

5.Menunjukkan konjungsi kalimat yang sejajar

Kyou wa tomodachi to atta shi, oishii gohan mo tabeta shi, totemo tanoshikatta desu.
Nichiyoubi wa hon wo yondari, terebi wo mitari shite, yukkuri jikan wo sugoshite imasu.
Asa hayaku okite, asagohan wo tabete, gakkou e ikimasu.
Arukinagara on-gaku wo kikimasu.

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami secara umum mengenai “setsuzokujoshi”?

“Setsuzokujoshi” adalah partikel konjungsi untuk menyambungkan dua kalimat. Partikel ini memiliki berbagai fungsi, misalnya untuk menyambungkan kalimat yang selaras dalam pengandaian, yang selaras untuk fakta, yang berlawanan dalam pengandaian, yang berlawanan untuk fakta, serta untuk menyambungkan kalimat yang sejajar. Dalam bahasa Indonesia, “setsuzokujoshi” ini seperti kata “dan”, “meski”, “kalau”, “tetapi”, dan sebagainya.

Perlu diingat juga bahwa setiap partikel dalam bahasa Jepang memiliki fungsi masing-masing, dan bisa saja satu partikel memiliki fungsi yang cukup banyak. Untuk itu, lihatlah kembali penjelasan masing-masing partikel secara detail ya!

Semoga informasi ini bermanfaat . Jangan lupa untuk ikuti terus informasi dari kepo Jepang!