Situasi ketika contoh kalimat ini digunakan
Percakapan berlangsung di tengah musim dingin. Seorang pelajar Indonesia diundang oleh teman orang Jepang untuk mengadakan pesta nabe (hot pot) bersama.
Pemeran pelajar Indonesia
Pemeran pelajar Jepang
Mari simak rekaman suara berikut ini, dan pahami percakapan bahasa Jepang yang ada di dalamnya. Jika masih belum dapat memahami percakapan bahasa Jepang tersebut, silakan lihat terjemahan percakapan dalam bahasa Indonesia di bawah ini. Selamat mendengarkan, ya!
Contoh percakapan yang sebenarnya
Risuma-chan, nihon no nabe pa e youkoso!
(Risma, selamat datang di nabe pa /pesta hot pot Jepang!)
Nabe pa tte, omoshiroi namae da ne.
(Nabe pa adalah nama yang menarik ya.)
Sou da ne. Tsumari, “nabe ryouri wo minna de tanoshimou!” tte iu koto kana?
(Benar ya. Dengan kata lain, seperti “mari menikmati masakan hot pot bersama!” ya.)
Waza-waza paatii tte nadzukeru tokoro ga, nihonjin rashii ne.
(Saat dengan sengaja menamainya dengan kata pesta, benar-benar seperti orang Jepang ya.)
Fufufu. Sou da ne.
(Hahaha. Iya ya.)
Kyou wa nan no nabe?
(Hari ini nabe/hot pot apa?)
Yosenabe da yo! Mein wa toriniku to ebi to hotate. Ato, toufu to kinoko to yasai wo ireru yo.
(Yosenabe! Hidangan utamanya adalah ayam, udang, dan kerang. Kemudian, akan ditambahkan tahu, jamur dan sayuran.)
Mori dakusan da ne!
(Ada banyak isinya ya!)
Ja, hi wo tsukeyou.
(Kalau begitu, ayo nyalakan apinya.)
Kore, nan no suupu?
(Ini, sup apa?)
Katsuobushi to konbu no dashi da yo. Shouyu-dare to goma-dare ga aru kara, o-konomi de douzo.
(Dashi/kaldu dari bonito kering dan rumput laut. Karena ada kecap asin dan kecap wijen, silakan digunakan sesuai selera.)
Watashi, sanbaru soosu wo motte kita yo.
(Aku datang membawa saus sambal.)
Sore mo ii ne! … A, guzai wo irete kureru?
(Itu bagus juga ya!… Ah, bisakah kamu memasukkan bahan-bahannya?)
Hai!
(Ya!)
Futa wo shite..
(Tutup nabe..)
~Menunggu nabe matang~
Akemasu!
(Aku buka!)
Waa! Oishisou!
(Wah! Kelihatannya enak!)
Jaa, itadakimasu!
(Kalau begitu, selamat makan!)
Itadakimasu!
(Selamat makan!)
- Nabe pa / nabe paatii : pesta Nabe/hot pot
- Youkoso : selamat datang
- Tsumari : dengan kata lain/kesimpulan
- Ryouri : masakan
- Nadzukeru : memberi nama
- Ireru : memasukkan
- Dashi : kaldu
- Konomi : selera
- Guzai : bahan-bahan
- Akeru / akemasu : membuka
Ringkasan kesan
Hidangan hot pot yang disebut nabemono dan o-nabe adalah makanan musim dingin tradisional yang hingga kini masih ada di berbagai wilayah di Jepang. Belakangan ini, masakan hot pot seperti tounyuu nabe (hot pot susu kedelai), chige nabe (hot pot jjigae), tomato nabe (hot pot tomat), dan lain-lain dibuat dengan berbagai macam rasa, bahan, serta tampilan yang unik.
Orang Jepang sering mengadakan “nabe pa” atau “pesta nabe” bersama teman dan keluarga. Untuk masakan hot pot, setelah dimasukkan bahannya, kita hanya tinggal menunggunya hingga matang. Daya tariknya adalah tidak sesulit membuat shabu-shabu atau yakiniku.