Artikel kali ini akan membahas tentang kata sifat utsukushii (indah). Sebelumnya, aku juga pernah bahas kata kirei yang selain berarti cantik juga memiliki arti indah. Jadi, apa bedanya utsukushii sama kirei? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Penjelasan “Utsukushii

Utsukushii merupakan bentuk kamus atau bentuk dasar dalam bahasa Jepang dan termasuk ke dalam kata sifat golongan ke-1, disebut juga “i-keiyoushi” atau kata sifat berakhiran -i. 

Seperti yang sudah disebutkan di atas, sama halnya dengan kirei, selain diartikan indah, utsukushii bisa juga diartikan “bagus” dan “cantik”. 

Terus, bedanya kirei sama utsukushii apa? Utsukushii digunakan dalam kondisi “indah” yang menyenangkan dan menarik perhatian (dirasakan oleh hati atau perasaan) untuk sesuatu yang dilihat (sosok, warna) atau didengar (suara). Biasanya sih cenderung digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pemandangan, seni, karakter seseorang. Jadi, utsukushii itu maknanya lebih emosional karena menarik hati atau perasaan.

Fungsi dan Pola Dasar

Sebagai kata sifat, utsukushii memiliki beberapa fungsi ketika digunakan dalam sebuah kalimat, yaitu :

Sebagai Predikat  

kata benda + partikel “wa” + utsukushii (desu)
atau
keterangan + partikel “wa” + kata benda + partikel “ga” + utsukushii (desu)
*desu bisa dihilangkan untuk suasana yang lebih kasual atau informal

Utsukushii pada pola kalimat di atas digunakan untuk menerangkan keadaan, kondisi atau ciri khas subjek atau topik kalimat (kata benda).

Pembatas Kata Benda

Utsukushii + kata benda
Utsukushii pada pola kalimat ini digunakan untuk menunjukkan kata benda yang diterangkan oleh kata sifat. Kata benda yang bersifat utsukushii.

Sebagai Kata Keterangan

Utsukushi-ku + kata kerja
Utsukushii pada pola kalimat ini mengalami perubahan, di mana huruf –i di akhir diubah menjadi –ku. Makna pola kalimat ini sendiri “melakukan kata kerja dengan utsukushii (indah)”.

Sebagai Kata Benda

Untuk mengubah bentuk utsukushii menjadi kata benda, maka kalian bisa mengubahnya menjadi utsukushi-sa (keindahan). Akhiran –i diubah menjadi -sa.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami pola kalimat di atas, yuk kita lihat contoh penggunaanya pada kalimat-kalimat berikut.

Sebagai Predikat

Bara no hana ga utsukushii desu.
Bunga mawar indah.
Kono matsubayashi wa totemo utsukushii.
Hutan pinus ini sangat indah.
Korera no shashin wa utsukushii desu.
Foto-foto ini indah.
Kyoto wa aki ga mottomo utsukushii.
Kyoto saat musim gugur sangatlah indah.
Kono machi wa fuukei ga utsukushii node, yuumei desu.
Kota ini terkenal karena pemandangannya yang indah.
Bari no umi wa totemo utsukushii.
Pantai di Bali sangatlah indah.
Fuyu wa hoshizora ga hontou ni utsukushii.
Langit berbintang di musim dingin benar-benar indah.

Pembatas Kata Benda

Mukashi, sono oka no aida ni e no you ni utsukushii mura ga atta.
Dahulu, ada desa yang sangat indah di perbukitan itu.
Kono utsukushii shizen rin wo mamoritai.
Kami ingin melestarikan hutan alam yang indah ini.
Tamako-san wa heya ni utsukushii kagu wo sonaeta.
Tamako-san melengkapi kamarnya dengan perabotan yang indah.
Sora ni utsukushii niji ga kakatteiru.
Pelangi yang ini membentang di langit.
Kanojo wa utsukushii koe wo shiteiru.
Dia (perempuan) memiliki suara yang indah.
Tentou ni wa utsukushii doresu ga kazatte aru.
Gaun yang indah dipajang di muka toko.
Yama no futokoro ni wa utsukushii taki ga atta.
Ada air terjun yang indah di tengah gunung.

Sebagai Kata Keterangan

Sakura no hana ga utsukushiku saku.
Bunga sakura mekar dengan indahnya.
Sono kiji wa utsukushiku some agetta.
Kain tersebut diwarnai dengan indah.
Dono mise mo, utsukushiku kurisumasu no kazaritsuke wo shite aru.
Setiap toko didekorasi dengan hiasan natal yang indah.
Asa wa sakura no hana ga ichinichijū de ichiban utsukushiku mieru.
Bunga sakura terlihat paling indah di pagi hari.
Kono shi wa utsukushiku kaiteiru.
Puisi ini ditulis dengan indah. 

Sebagai Kata Benda

Sono hanazono no utsukushisa ni uttori shita.
Saya terpesona oleh keindahan taman bunga itu.
Kanojo no koe no utsukushisa ni hitobito wa kandou shita.
Orang-orang terkesan dengan keindahan suaranya.
Minna wa keshiki no utsukushisa ni tousui shita.
Semua orang terkagum-kagum dengan keindahan pemandangan.
Kanojo wa sono e no utsukushisa ni miserareta.
Dia (perempuan) terpesona oleh keindahan lukisan tersebut.
Kyouto no miryoku wa furui tera no utsukushisa ni aru.
Pesona Kyoto ada pada keindahan kuil-kuil tuanya.

Kesimpulan

Itu dia penjelasan tentang utsukushii yang berarti indah. Jadi, sekarang kalian sudah tau kan perbedaannya dengan kirei. Semoga penjelasannya bisa kalian mengerti dengan memahaminya lewat contoh-contoh yang saya tuliskan ya.

Semangat terus belajar bahasa Jepangnya dan jangan lupa ikuti terus informasi belajar bahasa Jepang dari Kepo Jepang ya!!