Kali ini mari simak salah satu partikel penting dalam bahasa Jepang, yaitu partikel “wo”.

Bagaimana penggunaan partikel “wo”?

Partikel “wo” digunakan untuk menunjukkan beberapa hal, seperti:

1. Objek kalimat

Pola kalimatnya adalah: objek + “wo” + predikat

Pola ini adalah penggunaan paling umum untuk menunjukkan objek kalimat.

Misalnya adalah “shinbun wo yomimasu” yang berarti “membaca koran”.

2. Kata kerja dari kata benda

Pola kalimatnya adalah: objek + “wo” + predikat

Pola seperti ini terkadang bisa diungkapkan tanpa perlu menggunakan partikel “wo” dan predikat yang digunakan adalah “shimasu”. Banyak juga kosakata objek dari kata serapan yang digunakan untuk contoh ini.

Misalnya adalah “bareebooru wo shimasu” yang berarti “bermain bola voli”.

3. Keluar dari suatu tempat

Pola kalimatnya adalah: tempat + “wo” + predikat

Tempat yang dimaksud adalah lokasi yang menjadi titik tolak dari suatu kegiatan, atau menunjukkan arti telah keluar dari suatu lokasi. Dalam bahasa Indonesia bisa diartikan dengan “dari”.

Misalnya adalah “nihon wo shuppatsu shimasu” yang berarti “berangkat (keluar) dari Jepang”.

4. Tempat yang dilewati

Pola kalimatnya adalah: tempat + “wo” + predikat

Jika diartikan dalam bahasa Indonesia, maksud dari partikel “wo” di sini paling dekat dengan kata “melewati” atau “mengarungi.

Misalnya adalah “michi wo watarimasu” yang berarti “menyeberangi (melewati) jalan”.

5. Profesi  

Pola kalimatnya adalah: pekerjaan + “wo” + predikat

Dalam hal ini, predikat yang biasanya digunakan adalah kata “tsutomeru”, yang bisa diartikan “memiliki tugas sebagai”.

Misalnya adalah “sakka-bu no kyaputen wo tsutomemasu” yang berarti “bertugas sebagai kapten club sepak bola”.

Untuk referensi contoh kalimat lain yang lebih bervariasi, silakan lihat penjelasan di bawah ini ya!

Contoh kalimat

1. Menunjukkan objek kalimat

Kinou, amai koucha wo nomimashita.
Kemarin, saya minum teh manis.
Saikin, yasai wo takusan taberu you ni shite imasu.
Akhir-akhir ini, saya berusaha untuk makan banyak sayur.
Kono ringo wo mittsu kudasai.
Tolong apel ini 3 buah.
Otousan ga atarashii sumaho wo katte kuremashita.
Ayah membelikan saya smartphone baru.

2. Menunjukkan kata kerja dari kata benda

Supootsu ga suki dakara, mainichi supootsu wo shite iru.
Karena (saya) suka olahraga, setiap sari saya berolahraga.
Kinou, sakkaa wo shimashita.
Kemarin (saya) bermain sepak bola.
Maishuu, nan-kai tenisu wo shimasuka?
Setiap minggu, berapa kali bermain tenis?

3. Menjelaskan keadaan untuk keluar dari suatu tempat

Uchi wo deru mae ni, denki wo keshimasu.
Sebelum keluar dari rumah, saya mematikan listrik/lampu.
Daigaku wo sotsugyou shite kara, nani wo shitai desuka?
Setelah tamat dari universitas, apa yang ingin Anda lakukan?
Densha wo oriru sai wa, ashimoto ni gochuui kudasai.
Ketika turun dari kereta, tolong perhatikan langkah Anda.
Kaisha wo yameta riyuu wa nan desuka?
Apa alasan Anda berhenti dari perusahaan?

4. Menunjukkan tempat yang dilewati

Ano hashi wo tooru to, hidari gawa ni hon’ya ga arimasu.
Kalau lurus melalui jalan ini, di sebelah kiri akan ada toko buku.
Kouen wo sanpo shimasu.
Berjalan-jalan mengarungi taman.
Tori wa sora wo tobimasu.
Burung terbang mengarungi langit.
Sakana wa kawa wo oyogimasu.
Ikan berenang mengarungi sungai.

5. Menunjukkan profesi

Ano kata wa kono kaisha no shachou wo tsutomete imasu.
Orang itu sedang bekerja (bertanggung jawab atas tugas) sebagai direktur perusahaan ini.
Kono shiten de tenchou wo tsutomeru kata wa mada wakai desu.
Orang yang bekerja sebagai kepala toko di cabang toko ini masih muda.

Informasi tambahan

Perlu diketahui bahwa biasanya dalam percakapan sehari-hari, orang Jepang cenderung menghilangkan partikel ini. Misalnya ketika mengajak lawan bicara untuk makan bersama, secara tata bahasa yang benar adalah “isshoni gohan wo tabenai?”. Akan tetapi kebanyakan orang Jepang akan mengucapkan, “isshoni gohan tabenai?”. Tentunya makna dari kalimat tersebut dapat tersampaikan meski menghilangkan partikel “wo”. Namun, ada baiknya jika kita bisa memahami fungsi partikel ini ya! Hal itu karena dalam bahasa tulisan, dan tentunya dalam ujian kemampuan bahasa Jepang, partikel ini sangatlah penting.

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa membuat contoh kalimat menggunakan partikel “wo”?

Partikel “wo” memiliki beberapa fungsi seperti untuk menunjukkan objek kalimat, kata kerja dari kata benda, keluar dari suatu tempat, tempat yang dilewati, dan profesi. Pada intinya partikel ini digunakan sebagai penanda objek.

Semoga informasi kali ini bermanfaat! Jangan lupa untuk mengikuti informasi belajar bahasa Jepang di web Kepo Jepang ini ya!