Yuki ga futte imasu.
Salju turun.

Yuki atau “salju” adalah salah satu fenomena alam yang menjadi simbol utama dari musim dingin. Mungkin kata “salju” jarang digunakan dalam bahasa Indonesia, tetapi yuki merupakan salah satu kosakata yang bisa kalian jadikan topik pembicaraan dengan teman Jepang kalian.

Selain wujudnya yang terlihat indah, asal mula penulisan kanji yuki pun sangatlah unik dan menarik. Melalui artikel ini, Kepo Jepang akan memperkenalkan bagaimana kanji yuki terbentuk. Selain itu, kalian juga bisa mempelajari contoh-contoh kalimat yang menggunakan kata yuki.

Langsung saja simak penjelasannya di bawah ini!

Penjelasan “Yuki

Selain diartikan “salju”, yuki seringkali digunakan sebagai istilah perumpamaan atau perbandingan untuk sesuatu yang warnanya seputih salju, misalnya pada dua kalimat di bawah ini :

  1. Yuki no hada, yang secara harfiah berarti “kulit salju” ini maksudnya adalah “kulit yang putih”. 
  2. Atama ni yuki wo itadaku, yang berarti “ada salju di kepalaku”, maksud “salju” dalam kalimat ini adalah “uban”. 

Etimologi “Yuki

Kanji yuki yang digunakan saat ini termasuk ke dalam gabungan kaiimoji (kanji yang merupakan gabungan dari dua atau lebih karakter gambar) dan keiseimoji (kanji yang dibuat dengan menggabungkan kanji yang mewakili pengucapan dan kanji yang mewakili makna), kedua kanji digabungkan untuk menyajikan makna secara keseluruhan. 

Kaiimoji

Gabungan kanji ame (hujan) dan houki (komet). Adapun penulisan kanji houki disederhanakan menjadi katakana yo. Houki dalam bahasa Jepang bisa juga diartikan “sapu”, oleh karena itu, orang zaman dulu menganggap “salju” sebagai “hujan” yang bisa dibersihkan menggunakan sapu.

Keiseimoji 

Secara pasti memang tidak diketahui etimologi kata yuki, tapi kata yuki dipercaya berasal dari yukiyoshi atau yukiyo yang mengandung makna “pemurnian”, “pensucian”, “menjadikan suci”, “menjadikan murni”.

Orang zaman dulu menganggap “putih”nya salju sebagai “kiriman” Dewa (langit) untuk membersihkan dan mensucikan segala hal yang kotor di dunia. Itulah mengapa salju telah lama menjadi objek pemujaan, dan tahun hujan salju yang lebat dianggap sebagai pertanda panen yang baik.
Sumber : yuki no gogen

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami kata yuki, mari kita perhatikan contoh-contoh kalimat di bawah ini.

Ashita wa yuki ga furu to omoimasu.
Kinou futta yuki de jimen wa sukkari oowarete iru.
Kesa, sanchou wa yuki ni suppori to oowarete ita.
Yuki no shamen wo sukii de suberu no wa hijou ni omoshiroi.
Asahayaku kara yuki ga chirachira futte iru.
Michi wa yuki ni umorete ita.
Ressha wa yuki no tame okureta.
Yuki ga toke hajimeta.
Ni-gatsu ni wa sukunaku tomo mikka ni ichido wa yuki ga furimasu. 
Yuki ga futte ita keredomo soto wa amari samuku nakatta. 
Hageshii yuki ni mo kakawarazu, kanojo wa wazawaza eki made kita.
Soramoyou kara handan suru to, ashita wa yuki ni naru kamo shirenai. 
Kono hen de wa shi-gatsu ni natte mo tokidoki yuki ga furu.

Kesimpulan

Itulah penjelasan kata yuki yang berarti “salju”. Selain secara harfiah diartikan “salju”, terkadang yuki juga digunakan sebagai perumpamaan untuk sesuatu yang seputih salju. Selain itu, kanji yuki dianggap mengandung makna “suci” dan “murni”.

Semoga penjelasan kosakata bahasa Jepang di atas mudah kalian pahami, dan tentunya bermanfaat untuk kalian. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya dan simak terus informasi-informasi terbaru seputar bahasa Jepang dan jejepangan lainnya di Kepo Jepang.

Sebelum membaca artikel lainnya, yuk kita simak beberapa hal di bawah ini!

Q) Apa bahasa Jepangnya “salju”?

A) “Salju” dalam bahasa Jepang adalah “yuki”.

Q) Apa maksud dari kata “hatsu yuki”?

A) “Hatsu” artinya “pertama” dan “yuki” adalah salju. Jadi, “hatsu yuki” bisa diartikan salju pertama yang turun di musim dingin.

Q) Apa bahasa Jepangnya “boneka salju”?

A) Bahasa Jepangnya “boneka salju” adalah “yuki daruma”.

Q) Kapan dan di daerah mana Festival Salju di Jepang berlangsung?

A) Festival Salju atau Yuki Matsuri yang terkenal di Jepang diadakan di Hokkaido, tepatnya di daerah Sapporo. Adapun waktu pelaksanaannya setiap tahun di awal bulan Februari.