Q) Kon’nichiwa sensei. Saya mau tanya perbedaan penggunaan tokoro dan basho itu bagaimana ya? Boleh dikasih contoh kalimatnya juga. Yoroshiku onegaishimasu

A) Secara sederhana “tokoro” dan “basho” sama-sama diartikan “tempat”. Dalam situasi tertentu kedua kata ini bisa saling menggantikan. Namun bisa dikatakan bahwa makna “tokoro” jauh lebih luas dibandingkan makna “basho”. (1) “Basho” memiliki makna yang lebih sempit dan hanya mendeskripsikan sebuah “tempat” saja. Ketika yang digunakan adalah “basho”, maka maknanya lebih menunjukkan pada tempat yang konkret atau jelas, di mana “basho” bisa merujuk pada tempat tertentu, lokasi, posisi, ruangan, bangunan, tempat tinggal, tempat duduk, dan tempat berkumpul orang-orang dalam jumlah banyak untuk sebuah acara. Contoh : 事故が起きた場所 (jiko ga okita basho) / lokasi kecelakaan. (2) “Tokoro” selain bermakna “tempat” memiliki makna perluasan lainnya tergantung konteks kalimat yang dibicarakan. “Tokoro” itu bisa merujuk ke tempat, adegan, alamat, daerah, lokalitas, distrik, rumah, titik tertentu, aspek, segi, bagian, ruang, benda, masalah dan lain-lain. Contoh : 高いところ (takai tokoro) / tempat yang tinggi. “Tokoro” memiliki makna yang lebih luas dibandingkan “basho”, selain dapat merujuk pada tempat atau lokasi secara fisik seperti “basho”, “tokoro” bisa digunakan juga untuk menunjukkan tempat atau bagian tertentu secara abstrak. Misalnya : ここが最も重要なところだ (koko ga mottomo juuyou-na tokoro da) / ini adalah bagian yang paling penting. Penggunaan “tokoro” di luar makna tempat bisa dibaca di beberapa artikel yang ada di Kepo Jepang, di antaranya “te iru tokoro”, “ta tokoro”, “tokoro desu”, “tokoro ga”, dan “tokoro datta”. Adapun kosakata-kosakata yang berhubungan dengan “basho” dan “tokoro” bisa dilihat di halaman ini.

Coba cek pertanyaan-pertanyaan lain!

Q) Konnichiwa. Aku mau tanya apa perbedaan たびに, おきに, dan ごとに dalam mengungkapkan kata SETIAP? Apakah saat menggunakannya, ketiganya bisa saling menggantikan atau ada makna dan arti yang lebih spesifik dalam menggunakan setiap kata dalam kalimat? Terima kasih.

A) Secara harfiah たびに, おきに, dan ごとに memang diartikan “setiap (kali)”. Namun ketiganya memiliki sedikit perbedaan makna dan cara penggunaannya. Untuk lebih jelasnya, silakan baca di halaman ini.

Q) Sensei oshiete :’3 Tentang tata bahasa ため ( に ) dalam penggunaan untuk kata benda dan kata kerja. Terima kasih sebelumnya!

A) Tatabahasa ために (tame ni) bisa digunakan dengan kata benda, kata kerja, maupun kata sifat. Penggunaannya ada yang langsung dihubungkan dengan “tame ni” ada juga yang ditambahan partikel “no”. Untuk lebih jelasnya, silakan baca di halaman ini.

Q) Permisi saya mau tanya kalau ingin kuliah dan kerja di Jepang, apakah menguasai bahasa Jepang saja cukup atau harus ada skill skill lain? Dan nilai dokumen ijazah,raport SMA/sederajat harus tinggi ya? *Arigatou Gozhaimasu sensei*

A) Persyaratan untuk kuliah di Jepang sebagian besar berbeda-beda tergantung jurusan, fakultas, dan universitas masing-masing. Begitu juga untuk bekerja di Jepang, persyaratan mengenai kemampuan bahasa dan skil lainnya ditentukan sesuai jenis pekerjaan dan setiap perusahaan. Untuk lebih jelasnya, silakan baca di halaman ini.