Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

“Ame ga furihajimeta!”

Apakah kalian pernah mendengar kalimat dengan tata bahasa ini? Kalimat tersebut berarti “Hujan sudah mulai turun!”.

Dalam percakapan sehari-hari, kita akan menemukan situasi untuk menyatakan suatu hal yang mulai dilakukan atau mulai terjadi. Sebelumnya kita telah belajar pola “dasu”. Oleh karena ini, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “hajimeru”.

Fungsi “hajimeru”

sengetsu kara kankoku-go wo naraihajimeta / dari bulan lalu saya mulai mempelajari bahasa Korea

Pola kalimat

  • kata kerja (bentuk masu) + “masu” hilang menjadi “hajimeru”

Penggunaan “hajimeru”

Tata bahasa “hajimeru” merupakan ungkapan bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan hal yang mulai terjadi atau mulai dilakukan oleh seseorang, sehingga dalam bahasa Indonesia, pola ini bisa diartikan dengan kata “mulai”.

Bagaimana perbedaan “hajimeru” dengan “dasu”?

Sederhananya, “hajimeru” mengandung kesan terjadi secara perlahan dan bertahap, dan merujuk bahwa hal itu merupakan proses awal, sehingga pasti ada akhirnya atau akan selesai, dan kejadian itu pasti berlanjut, sedangkan “dasu” cenderung terjadi secara tiba-tiba, sehingga mengandung makna bahwa suatu hal itu mulai terjadi dengan tiba-tiba. Misalnya :

  • Ame ga furihajimeta : Hujan mulai turun (ada kesan bahwa hujan mulai turun perlahan, dari rintik-rintik dan semakin deras)
  • Ame ga furidashita : Hujan mulai turun (ada kesan bahwa hujan turun secara tiba-tiba dan langsung cukup deras)

Contoh perubahan kosakata

(untuk contoh kata bentuk masu lainnya, silakan lihat artikel Daftar Perubahan Kata Kerja ini)

  • Hataraku (bekerja) : hatarakihajimeru (mulai bekerja)
  • Nomu (minum) : nomihajimeru (mulai minum)
  • Taberu (makan) : tabehajimeru (mulai makan)
  • Renshuu suru (berlatih) : renshuu shihajimeru (mulai berlatih)

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”hajimeru”, mari perhatikan contoh kalimat berikut ini.

Kanojo wa senshuu kara nihongo wo naraihajimemashita.
Kenkou no tame ni, maiasa sayu wo nomihajimeta.
Bunkasai no taikai de yuushou shita kara, minna ga utaihajimeta.
Sangatsu no owari ni naru to, sakura no hana ga sakihajimeru.
Imouto wa nishuukan kurai mae kara piano wo renshuu shihajimemashita.
Kare no hanashi wo kiite kara, watashi wa shourai no koto wo shinken ni kangaehajimeta.
Tomodachi ni shoukai shite moratte kara, sumaho wo tsukaihajimeta.
Ano ofisu wa ryuugaku no soudan wo ukehajimeta.
Agemono bakari tabeta sei de, taijuu ga fuehajimeta.
Ano mise wa iro-iro na purezento wo urihajimeta.

Contoh soal

Pola “hajimeru” tergolong dalam tata bahasa level N4. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal yang menggunakan pola ini.

Soal 1 : わたしはせんしゅうからかんこくごをべんきょうし_____。
  1. かた
  2. やすい
  3. にくい
  4. はじめた
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 2 : かれは先月からあの会社で_____はじめた。
  1. はたら
  2. はたらいて
  3. はたらき
  4. はたらい
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 3 : おとうとは家にかえってから、まんがを_____はじめる。
  1. きき
  2. よみ
  3. すわり
  4. あそび
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 4 : きのうからにっきをかき_____ました。
  1. はじ
  2. はじま
  3. はじめ
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 5 : おやつを_____はじめると、なかなか止められない。
  1. おたべ
  2. たべ
  3. たべり
  4. たべに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 6 : かれはほんとうのことを_____はじめた。
  1. はなし
  2. はなしし
  3. はなす
  4. はなした
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 7 : せんげつから、ギターのひきかたをれんしゅう_____。
  1. しだった
  2. しはじめた
  3. だした
  4. はじめた
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 8 : きゅうにあめがふり_____。
  1. しはじめた
  2. しだした
  3. はじまり
  4. だした
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 9 : かれはせんしゅうからでんしゃでだいがくにかよい_____。
  1. いいだした
  2. しだした
  3. はじめた
  4. しはじめた
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 10 : あのこはとつぜんなき_____。
  1. はじまった
  2. しはじめた
  3. だした
  4. しだした
klik di sini untuk melihat jawabannya

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “hajimeru”?

Tata bahasa “hajimeru” merupakan ungkapan bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan hal yang mulai terjadi atau mulai dilakukan oleh seseorang. Dalam bahasa Indonesia, pola ini bisa diartikan dengan kata “mulai”.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Sambil mengingat materi kali ini, coba lihat kembali pertanyaan terkait tata bahasa “hajimeru” di bawah ini!

Q)Apa fungsi tata bahasa “hajimeru”?

A)“Hajimeru” digunakan untuk menyatakan hal yang mulai terjadi atau mulai dilakukan, sehingga bisa diartikan “mulai”.

Q)Bagaimana menyusun kalimat dengan pola “hajimeru”?

A)Pola kalimatnya adalah kata kerja bentuk masu (masu hilang) + hajimeru.

Q)Bisa berikan contoh kalimat dengan pola “hajimeru”?

A)Misalnya “minna ga utaihajimeta”, yang artinya “semuanya mulai bernyanyi”.

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N4

Kali ini kita sudah belajar pola “hajimeru”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!