Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

“Kanojo wa okane ga nai to itte iru kuse ni, yoku ryokou shite iru”.

Apa kalian tahu arti kalimat di atas? Kalimat itu berarti “Padahal dia perempuan mengatakan tidak punya uang, tetapi sering berlibur”.

Dalam percakapan sehari-hari, kita akan menemui situasi ketika ingin mengungkapkan kalimat sindiran atau kritik dengan ungkapan “padahal”. Untuk itu, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “kuse ni”. Jangan lupa tonton juga video penjelasannya ya!

Fungsi “kuse ni”

Pola kalimat

  • Kata kerja kasual + kuse ni
  • Kata sifat i + kuse ni
  • Kata sifat na (dengan “na”) + kuse ni
  • Kata benda + partikel “no” + kuse ni

Penggunaan “kuse ni”

Tata bahasa “kuse ni” merupakan salah satu tata bahasa yang termasuk dalam JLPT N3, yang digunakan untuk menyatakan rasa ketidakpuasan, kritik, atau suatu sindiran yang kuat terhadap orang lain, sehingga kalimat dengan tata bahasa “kuse ni” terkesan memiliki makna yang tidak terlalu baik. Makna pola “A kuse ni B” sama dengan “A to iu tachiba nanoni, B” yang berarti “padahal berada pada posisi A, tetapi melakukan B”, sehingga dalam bahasa Indonesia “kuse ni” dapat diartikan “padahal”.

Perlu diingat bahwa “kuse ni” merujuk pada suatu rasa ketidakpuasan atau sindiran terhadap pihak tertentu, sehingga tidak digunakan untuk diri sendiri. Jika ingin mengungkapkan kata “padahal” secara umum atau dengan arti yang lebih luas atau untuk diri sendiri dalam bahasa Jepang, bisa gunakan ungkapan “(na) noni”. Misalnya:

  • × Watashi, daietto shita kuse ni, yasenai.
  • ○ Watashi, daietto shita noni, yasenai. (padahal saya sudah diet, tetapi tidak menjadi kurus)

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”kuse ni”, mari perhatikan contoh kalimat berikut ini. 

Kare wa kono koto wo shitte iru kuse ni, nani mo shiranai furi wo suru.
Kare wa kanojo ga iru kuse ni, yoku ironna onna no ko to asonde iru.
Kare wa atama ga warui kuse ni, mitame ga kakkoii kara moteru.
A : Osake wa karada ni warui yo!
B : Kimi mo nonde iru kuse ni!
Hontou wa atsui kuse ni, kare wa atsui jaketto wo kite iru.
Ano ko wa amari kakkoyokunai kuse ni, ninki ga aru.
Kare wa sakkaa ga heta na kuse ni, sakkaa senshu ni naritai to itte ita.
Kare wa kanojo no koto ga suki na kuse ni, kirai da to itte iru.
A : Kare to wakaretai!
B : Mada suki na kuse ni!
Otoko no kuse ni nakimushi da.
Kare wa otousan ga nihonjin no kuse ni, nihongo ga wakaranai.
Isha dewa nai kuse ni, isha mitai ni hanashite iru.
Kare wa shinjin no kuse ni, taido ga warui.

Contoh soal

Pola “kuse ni” tergolong dalam tata bahasa JLPT N3. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal yang menggunakan pola ini, seperti pada contoh berikut ini.

Soal 1 : 金持ち_____ケチだ。
  1. のくせに
  2. だとくせに
  3. くせ
  4. くせでも
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 2 : あの子は元気_____、病気のふりをする。
  1. のうちに
  2. くせに
  3. なうちに
  4. なくせに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 3 : 値段_____、質が悪い。
  1. ために
  2. のわりに
  3. のせいで
  4. のくせに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 4 : あの漫画は話が面白くない_____、有名だ。
  1. こそ
  2. くせに
  3. 限り
  4. うちに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 5 : 電車が遅れた_____、学校に遅刻してしまった。
  1. せいで
  2. うちに
  3. わりに
  4. くせに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 6 : 顔色が悪い_____、大丈夫だと言っている。
  1. ために
  2. せいで
  3. くせに
  4. ふりに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 7 : 大人_____、性格が子供っぽい。
  1. のために
  2. のくせに
  3. のに
  4. みたいに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 8 : 彼女はできない_____、できると言っている。
  1. くせに
  2. だくせに
  3. のにくせに
  4. のくせに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 9 : あの料理を食べた_____、お腹が痛くなった。
  1. とたん
  2. わりに
  3. ほど
  4. くせ
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 10 : 彼は医者_____、毎日お酒を飲んでいる。
  1. なくせに
  2. でくせに
  3. のくせに
  4. くせに
klik di sini untuk melihat jawabannya

Informasi tambahan

Perbedaan tata bahasa “kuse ni” dan wari ni 

Tata bahasa “kuse ni” dan “wari ni” memang terkesan sangat mirip. Hal yang membedakan adalah pada pola “kuse ni” terdapat penekanan makna ketidakpuasan atau kritik yang kuat terhadap orang lain, sehingga kalimat dengan tata bahasa “kuse ni” terkesan memiliki makna yang buruk atau menyindir. Akan tetapi, pola “wari ni” digunakan untuk menyatakan hal yang ternyata lebih baik atau lebih buruk dari yang dipikirkan atau yang dianggap wajar, sehingga cakupannya lebih luas. Misalnya adalah :

  • ○ Takai kuse ni oishikunai. (padahal mahal, tetapi tidak enak)
  • ○ Takai wari ni oishikunai. (padahal mahal, tetapi tidak enak)

Karena digunakan mengungkapkan hal yang buruk, pola “kuse ni” tidak bisa digunakan untuk pujian. Misalnya adalah :

  • × Kodomo no kuse ni, muzukashii kanji wo yomeru ne. (tidak bisa digunakan karena merupakan kalimat pujian)
  • ○ Kodomo no wari ni, muzukashii kanji wo yomeru ne. (padahal anak-anak, tetapi bisa membaca huruf Kanji yang sulit ya)

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “kuse ni”?

Tata bahasa “kuse ni”, yang merupakan salah satu tata bahasa yang termasuk dalam JLPT N3, digunakan untuk menyatakan rasa ketidakpuasan, kritik yang kuat, atau suatu sindiran terhadap orang lain. Dalam bahasa Indonesia, secara sederhana dapat diartikan “padahal”.

Semoga informasi kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Selanjutnya, sambil mengingat materi hari ini, mari lihat beberapa pertanyaan di bawah ini!

  • Q)Bagaimana penggunaan tata bahasa “kuse ni”?
  • Q)Contoh kalimat dengan kata “kuse ni”?
  • Q)Bagaimana perbedaan “kuse ni” dan “wari ni”?


Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N
3

Kali ini kita sudah belajar pola “kuse ni”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!