Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

“Kono bentou wo tsukutte kureta no wa otousan da”.

Apa kalian tahu arti kalimat tersebut? Kalimat itu artinya “yang membuatkan bekal ini untukku adalah ayah”.

Dalam percakapan sehari-hari, kita akan menemukan situasi ketika perlu menekankan suatu hal saat menyampaikan suatu kalimat. Untuk itu, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “no wa ~da”.

Fungsi “no wa ~da”

Pola kalimat

  • Kata kerja kasual (suatu fakta) + “no wa” + (alasan, penjelasan, dan lain-lain) da/desu
  • Kata sifat i (suatu fakta) + “no wa” + (alasan, penjelasan, dan lain-lain) da/desu
  • Kata sifat na (suatu fakta) + dengan “na” + “no wa” + (alasan, penjelasan, dan lain-lain) da/desu
  • Kata benda (suatu fakta) + na + “no wa” + (alasan, penjealsan, dan lain-lain) da/desu

Penggunaan “no wa ~da”

Pola “no wa ~da” dalam bahasa Jepang digunakan ketika menekankan hal yang ingin disampaikan. Sebelum pola “no wa”, akan disampaikan suatu fakta tertentu, dan penekanan hal yang disampaikan tersebut, baik berupa suatu alasan, suatu penjelasan, maupun suatu hal yang ingin ditekankan lainnya, diletakkan setelah pola “no wa”. Oleh karena itu, dalam bahasa Indonesia pola ini cukup sulit diartikan secara langsung, sehingga akan tergantung pada konteks kalimatnya. Namun, pola A no wa B da ini umumnya dapat diartikan “yang menjadi (alasan) A adalah B”, ”yang A adalah B”, “melakukan A merupakan hal yang B”, atau sejenisnya.

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”no wa ~da”, mari lihat contoh kalimat berikut ini.

Shiken ga hajimaru no wa juu-ji da. Tsumari mada ichijikan aru to iu wake da.
Ichinichi de kono shukudai wo owaraseru no wa taihen desu.
Koko ni kita no wa ninen mae da. Are kara zutto koko ni sunde iru.
Watashi ga kikitai no wa shiken no kekka da.
Watashi ga wakaranai no wa kono mondai no tokikata desu.
Watashi ga sunde iru no wa Jogujakaruta desu. Jakaruta dewa arimasen.
Eigo wo benkyou suru toki, ichiban muzukashii no wa bunpou da to omou.
Ichiban yasui no wa kore desu ne.
Watashi ni totte ichiban taisetsu na no wa kenkou desu.
Mondai na no wa, shikin busoku da.
Kare ga kekkon shita no wa itsu deshitakke?
Shigoto wo yameta no wa, zangyou jikan ga nagasugiru kara da.
Kanojo no koto ga suki ni natta no wa, kanojo no seikaku ga yasashii kara da.
Taikai ni maketa no wa, junbi no kikan ga mijikakatta kara da.
Konna ni ganbatte hataraite iru no wa, okane wo tamete, kaigai ryokou wo shitai kara da.

Contoh soal

Pola ini tergolong dalam tata bahasa JLPT N4. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal JLPT yang menggunakan pola ini, seperti pada contoh berikut ini.

Soal 1 : こんなみじかいぶんしょうをおぼえる____かんたんだ。
  1. のは
  2. では
  3. もは
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 2 : まいにちべんきょうしている____、あのだいがくにはいりたいからだ。
  1. のに
  2. なのに
  3. のは
  4. なのは
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 3 : まいにちちょうじかん____のはむりです。
  1. はたらいて
  2. はたらい
  3. はたらく
  4. はたらき
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 4 : このレストランでいちばんおいしい____、サーモンステーキです。
  1. なのは
  2. のは
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 5 : わたしが____のはあのねこのえです。
  1. かいた
  2. かいて
  3. かき
  4. かって
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 6 : わたしが____ ____ __☆__ ____すきなたべものだ。
  1. しりたい
  2. かのじょ
  3. のは
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 7 : このみせで____ ____ __☆__ ____、アップルパイです。
  1. にんき
  2. がある
  3. いちばん
  4. のは
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 8 : がいこくごでさくぶんを____ ____ __☆__ ____です。
  1. むずかしい
  2. かく
  3. とても
  4. のは
klik di sini untuk melihat jawabannya

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “no wa ~da”?

Tata bahasa “no wa ~da” dalam bahasa Jepang digunakan untuk menekankan hal yang ingin disampaikan, baik berupa alasan maupun suatu penjelasan, sehingga dalam bahasa Indonesia pola ini bisa diartikan “yang A adalah B”, “melakukan A merupakan hal yang B”, dan sebagainya.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Sambil mengingat materi kali ini, coba lihat kembali pertanyaan terkait tata bahasa “no wa ~da” di bawah ini!

Q)Apa fungsi tata bahasa “no wa ~da”?

A)Pola “no wa ~da” digunakan untuk menekankan suatu hal yang ingin disampaikan.

Q)Bisa berikan contoh kalimat dengan pola “no wa ~da”?

A)Misalnya “shiai ni katta no wa ano chiimu da”, yang artinya “yang menang di pertandingan adalah tim itu“.

Q)Apa saja fungsi partikel “no”?

A)Fungsi partikel “no” untuk menunjukkan kepemilikan, bagian dari suatu hal, dan sebagainya. Selengkapnya silahkan lihat halaman ini ya.

Q)Apa saja fungsi partikel “wa”?

A)Fungsi partikel “wa” adalah sebagai penanda subjek, seperti dalam pola “no wa” ini, dan menunjukkan dua hal yang bertentangan. Selengkapnya silahkan lihat halaman ini ya.

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N4

Kali ini kita sudah belajar pola “no wa ~da”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!