Simak salah satu tata bahasa Jepang yang digunakan dalam percakapan sehari-hari yuk!

“Ima kara ryouri wo suru tokoro desu.”

Apa kalian tahu arti kalimat di atas? Kalimat itu berarti “Dari sekarang saya baru akan memasak”.

Dalam percakapan sehari-hari, kita akan menemui situasi ketika ingin mengungkapkan kalimat yang menyatakan kegiatan atau suatu hal yang baru akan mulai kita lakukan. Untuk itu, kali ini mari belajar mengenai tata bahasa “tokoro desu”.

Fungsi “tokoro desu”

Pola kalimat

  • kata kerja bentuk kamus + “tokoro desu”

Penggunaan “tokoro desu”

Pola “tokoro desu” dalam bahasa Jepang digunakan untuk menyatakan ungkapan “baru akan (mulai) melakukan”. Berbeda dengan pola “masu” yang merujuk pada hal yang dilakukan secara umum, pola ini lebih fokus pada hal yang baru akan mulai dilakukan atau kegiatan yang baru saja akan mulai terjadi saat pola kalimat ini disampaikan. Intinya, pola ini mengarah pada waktu ketika suatu kegiatan mulai dilakukan atau akan mulai terjadi. Untuk ungkapan yang lebih kasual, kita hanya perlu menghilangkan kata “desu” di akhir kalimat.

Contoh kata kerja bentuk kamus

a.Kelompok 1 (berakhiran u, ku, su, tsu, nu, bu, mu, gu, ru)

  • tsukau (menggunakan)
  • aruku (berjalan)
  • modosu (mengembalikan)
  • tatsu (berdiri)
  • shinu (mati)
  • manabu (mempelajari)
  • nomu (minum)
  • oyogu (berenang)
  • okuru (mengirim)

b.Kelompok 2 (berakhiran eru dan iru)

  • tsutaeru (menyampaikan)
  • miru (melihat)

c.Kelompok tidak beraturan (berakhiran suru dan kata kuru)

  • chuumon suru (memesan)
  • kuru (datang)

Contoh kalimat

Untuk bisa lebih mudah memahami pola ”tokoro desu”, mari lihat contoh kalimat berikut ini.

Ima kara meeru wo henshin suru tokoro desu.
Minna de sore ni tsuite hanashiau tokoro desu.
Ima kara takushii de kuukou e mukau tokoro desu.
Yuushoku wo taberu tokoro dakara, ato de renraku suru ne.
Asoko e iku tokoro desuka?
Ima kara okane wo orosu tokoro desu.
Ima kara ano mise no arubaito ni oubo suru tokoro desu.
Ima wa tabemono wo chuumon suru tokoro desu.

Contoh soal

Pola ini tergolong dalam tata bahasa JLPT N4. Untuk itu, coba perhatikan juga contoh soal JLPT N4 yang menggunakan pola ini, seperti pada contoh berikut ini.

Soal 1 : 今から______ところです。
  1. ねろ
  2. ねいる
  3. ねる
  4. ねて
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 2 : 今から______ところです。
  1. 出かける
  2. 出かせる
  3. 出かす
  4. 出かけ
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 3 : イベントが_____ところです。
  1. はじめ
  2. はじまる
  3. はしまる
  4. はじまり
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 4 : 今からバスに_____ところです。
  1. おろす
  2. おりる
  3. はいり
  4. のる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 5 : 今からダンスサークルにきょうみがあるひとを_____ところです。
  1. あつむ
  2. あつまり
  3. あつめる
  4. あつまる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 6 : 私はみちを_____ところです。
  1. はいる
  2. おきる
  3. わたる
  4. たおる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 7 : 私たちはもうすぐ東京に_____ところです。
  1. とちゃくする
  2. とうちゃくする
  3. しゅぱつする
  4. しゅうぱつする
klik di sini untuk melihat jawabannya

Soal 8 : 私は会社に_____ところです。
  1. はなす
  2. やめる
  3. おろす
  4. もどる
klik di sini untuk melihat jawabannya

Informasi tambahan

Terdapat tiga tata bahasa dengan tokoro desu, yaitu “kata kerja kamus + tokoro desu”, “kata kerja te iru + tokoro desu, serta “kata kerja lampau/ta + tokoro desu”.

Hal yang membedakan ketiganya adalah dari segi waktu penyampaian kalimat. Secara sederhana, tiga tata bahasa ini dapat dengan mudah dipahami dari contoh kalimat pada ilustrasi berikut ini.

  • Pada gambar paling kiri, tertulis “gohan wo taberu tokoro desu”, yang menunjukkan keterangan “baru akan mulai makan nasi”.
  • Pada gambar di tengah, tertulis “gohan wo tabete iru tokoro desu”, yang menunjukkan keterangan “sedang makan nasi”.
  • Pada gambar paling kanan, tertulis “gohan wo tabeta tokoro desu”, yang menunjukkan keterangan “baru saja selesai makan nasi”.

Untuk penjelasan tata bahasa yang lebih lengkap, silakan lihat di artikel te iru tokoro desu dan ta tokoro desu ya!

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman? Apakah sudah bisa memahami fungsi dari tata bahasa “tokoro desu”?

Pola “tokoro desu” merupakan ungkapan menyatakan aktivitas atau suatu hal yang baru saja akan mulai dilakukan dalam bahasa Jepang, yang dalam bahasa Indonesia berarti “baru akan mulai melakukan”.

Semoga informasi yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan mengenai bahasa Jepang ya! Jangan lupa untuk ikuti terus berbagai informasi seputar Jepang dari Kepo Jepang!

Sambil mengingat materi kali ini, coba lihat kembali pertanyaan terkait tata bahasa “tokoro desu” di bawah ini!

Q)Apa fungsi tata bahasa “kata kerja kamus + tokoro desu”?

A)“Kata kerja kamus + tokoro desu” digunakan untuk menyatakan hal yang baru saja akan mulai dilakukan.

Q)Bisa berikan contoh kalimat dengan pola “kata kerja kamus + tokoro desu”?

A)Misalnya adalah “ima kara kaeru tokoro desu”, artinya “sekarang baru akan pulang”.

Q)Apa bedanya pola “tokoro desu” dengan “masu”?

A)Pola “tokoro desu” untuk menunjukkan kegiatan yang baru akan mulai dilakukan, sedangkan kalimat “masu” hanya menunjukkan suatu kalimat positif secara umum. Misalnya, “gohan wo taberu tokoro desu” berarti “saya baru akan mulai makan nasi”, sedangkan “gohan wo tabemasu” hanya berarti “saya makan nasi”.

Kembali ke halaman daftar Materi Tata Bahasa N4

Kali ini kita sudah belajar pola “tokoro desu”. Bagaimana menurut kalian? Semoga mudah dipahami ya. Karena masih ada tata bahasa lainnya yang perlu diperlajari, coba cek informasi lainnya di sini yuk!