ア・イ・ウ・エ・オ

Setelah mempelajari cara menulis hiragana, tentunya kalian juga perlu mempelajari bagaimana menulis huruf katakana bukan? Seperti yang kalian ketahui, bentuk karakter huruf katakana hampir mirip dengan hiragana. Namun, katakana jauh lebih tegas dan tegak.

Di artikel kali ini, selain memperkenalkan cara menulis katakana yang baik sesuai pola guratan dan urutan yang benar,  Kepo Jepang juga akan membagikan tips-tips bermanfaat untuk menghafal katakana bagi pemula.

Untuk lebih jelasnya, langsung simak penjelasan di bawah ini ya.

Cara Menulis Katakana

Hal pertama yang perlu kalian ingat dari katakana adalah, bahwa huruf ini sebagian besar digunakan untuk menuliskan kosakata yang diserap dari bahasa asing, nama orang asing, nama negara, dan beberapa hal lainnya. Lebih lengkapnya bisa kalian lihat di halaman ini.

Selain itu, hal lainnya yang perlu diingat adalah adanya tambahan karakter khusus untuk menyesuaikan bunyi dalam bahasa asing. Namun, sama halnya dengan mempelajari cara menulis hiragana, yang perlu kalian pelajari hanyalah 46 karakter utama katakana yang disebut gojuuon.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, karakter huruf katakana terlihat mirip dengan hiragana. Oleh karena itu, cara menulisnya pun hampir sama, yaitu kalian perlu memperhatikan pola guratan sesuai urutan untuk bisa menulis katakana dengan baik. Pada umumnya, pola guratan katakana adalah dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan.

Untuk selanjutnya, mari kita pelajari bagaimana cara menulis katakana yang baik.

Baris ア・イ・ウ・エ・オ (a-i-u-e-o)

Baris pertama dan paling penting yaitu, baris vokal. Sama halnya dengan hiragana, huruf-huruf vokal pada katakana pun mengatur pengucapan setiap baris lainnya. Adapun untuk pola guratan, masing-masing karakter huruf berbeda dengan pola guratan hiragana. Ada yang guratannya lebih banyak, lebih sedikit, atau sama.

Untuk urutan guratan baris ア・イ・ウ・エ・オ, bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Baris カ・キ・ク・ケ・コ (ka-ki-ku-ke-ko)

Pola guratan pada baris konsonan “k” katakana hampir menyerupai baris konsonan “k” hiragana. Namun, ada beberapa perbedaan. Misalnya, カ (ka) dan キ (ki) yang pola guratannya lebih sedikit dari “ka” dan “ki” hiragana.

Untuk urutan guratan baris カ・キ・ク・ケ・コ, bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Baris サ・シ・ス・セ・ソ (sa-shi-su-se-so)

Sama halnya dengan baris “s” pada hiragana, baris “s” katakana pun ada pengecualian bunyi untuk “s + i” yang dibaca “shi” bukan “si”. Untuk urutan guratan baris サ・シ・ス・セ・ソ , bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Baris タ・チ・ツ・テ・ト (ta-chi-tsu-te-to)

Pada baris ini, ada 2 pengecualian bunyi, yaitu “t + i ≠ ti ⇒ chi” dan “t + u ≠ tu ⇒ tsu”. Untuk urutan guratan baris タ・チ・ツ・テ・ト , bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Bisa kalian lihat bahwa ツ (tsu) dan シ (shi) terlihat hampir mirip. Selain urutannya yang sedikit berbeda, ツ (tsu) terlihat lebih tegak dibanding シ (shi).

Baris ナ・ニ・ヌ・ネ・ノ (na-ni-nu-ne-no)

Baris konsonan “na” dibaca seperti biasa menjadi “na-ni-nu-ne-no” tanpa ada perubahan bunyi khusus. Untuk urutan guratan penulisannya, bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Baris ハ・ヒ・フ・ヘ・ホ (ha-hi-fu-he-ho)

Sama halnya dengan baris konsonan “h” pada hiragana, ada satu pengecualian bunyi pada baris ini yaitu “hu” menjadi “fu”, sehingga urutannya menjadi “ha-hi-fu-he-ho”. Urutan penulisannya bisa dilihat pada gambar di bawah.

Bisa kalian lihat, katakana dan hiragana “he” hampir sama, tetapi katakana “he” sering kali dibuat lebih tajam dalam penulisannya.

Baris マ・ミ・ム・メ・モ (ma-mi-mu-me-mo)

Tidak ada bunyi pelafalan khusus, dan dibaca seperti biasa “ma-mi-mu-me-mo”. Urutan penulisan sesuai guratan yang baik bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Pada baris ini, マ (ma) dan ム (mu) yang seperti segitiga terlihat hampir mirip, マ (ma) ditulis dari kiri ke kanan, sedangkan ム (mu) dari atas ke bawah. Selain itu, モ (mo) juga hampir sama dengan も (mo) hiragana, namun lebih mengotak dan tegak lurus.

Baris ヤ・ユ・ヨ (ya-yu-yo)

Katakana dan hiragana “ya” sekilas terlihat mirip, tetapi tidak ada guratan kecil pada katakana “ヤ (ya)” seperti yang terdapat pada hiragana “や (ya)”. Adapun katakana “e” seperti huruf kapital E yang dibalik. Urutan penulisan sesuai guratan yang baik bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Baris ラ・リ・ル・レ・ロ (ra-ri-ru-re-ro)

Pada baris ini, katakana “ri” hampir mirip dengan “ri” hiragana, namun lebih tegas dan tegak. Selain itu, ロ (ro) mirip dengan huruf kanji “口 (kuchi)” yang artinya mulut. Urutan penulisannya bisa dilihat pada gambar di bawah.

Baris ワ・ヲ (wa-wo)

Berbeda dengan “wo” hiragana yang digunakan untuk partikel, “wo” pada katakana bisa digunakan untuk menuliskan kosakata. Penulisannya pun lebih sederhana dibandingkan “wo” hiragana. Untuk urutan guratan penulisan baris ワ・ヲ , bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini.

Baris ン (n)

Sama halnya dengan hiragana, “n” juga merupakan satu-satunya konsonan dalam rangkaian karakter huruf katakana. Pelafalannya pun sama, bisa diucapkan jelas, dan terkadang mendengung menjadi “ng” atau “m”. Urutan penulisannya bisa dilihat pada gambar di bawah.

Bisa kalian lihat bahwa katakana ン (n), ソ (so), dan ノ (no) terlihat hampir mirip. Katakana “no” lebih mudah dikenali karena hanya terdiri dari satu guratan, sedangkan “so” lebih tegak dibandingkan “n”.

Informasi Tambahan

Seperti yang disebutkan di atas, katakana memiliki bunyi-bunyi khusus sepertiファ (fa), チェ (che), ティ (ti), dan sebagainya. Urutan penulisan untuk katakana ini sama saja dengan yang sudah dijelaskan di atas, tetapi ukuran vokalnya lebih kecil. Adapun untuk katakana yang mengalami perubahan bunyi umum seperti dakuon dan handakuon, cukup menambahkan teng-teng (゛) dan maru (゜) di urutan terakhir.

Tips Menghafal Huruf Katakana

Pada dasarnya tips menghafal katakana sama halnya dengan cara menghafal hiragana. Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan kembali tips-tips di bawah ini.

1. Terlebih Dahulu Mempelajari Cara Baca Katakana

Sebelum belajar menulis huruf katakana, terlebih dahulu belajarlah cara membaca setiap huruf katakana. Gunakanlah tabel katakana yang ada di halaman ini untuk mempelajari dan mengingat setiap huruf katakana. 

Setelah kalian mengingat bentuk huruf katakana, cobalah baca tulisan dalam bentuk katakana, misalnya di buku kamus, maupun kamus digital. Setelah terbiasa dan bisa mengenali setiap karakter huruf katakana, langkah selanjutnya adalah belajar menulis sesuai dengan pola guratan dan urutan yang benar.

2. Latihan Menulis Katakana Secara Berulang-ulang

Kalian bisa memulai dengan berlatih menulis satu baris per hari. Tulislah satu karakter huruf secara berulang-ulang. Pastikan kalian mulai belajar menulis sesuai dengan pola guratan dan urutan yang benar. Untuk pertama kali, jangan terlalu terburu-buru. Misalnya, kalian bisa mencoba menulis 1 karakter huruf sebanyak 10 kali sambil melihat contoh penulisan huruf katakana di atas. Setelah itu, barulah kalian mencoba menulis tanpa melihat contoh. Lakukan ini secara berulang-ulang sampai kalian terbiasa dengan huruf yang kalian pelajari.

Untuk latihan ini, kalian bisa mendownload lembar latihan huruf katakana di bawah ini!

3. Latihan Menulis Kosakata dengan Katakana

Pada poin ini kalian bisa belajar menggunakan katakana dengan menuliskan kosakata. Katakana digunakan untuk bahasa asing, nama orang asing, atau nama negara, dan sebagainya. Pertama, kalian bisa memulai dengan mencoba menuliskan nama kalian menggunakan katakana, menuliskan nama-nama negara, kemudian menuliskan kosakata bahasa Jepang yang diserap dari bahasa asing, seperti terebi (TV), rajio (radio), dan sebagainya. Kalian bisa mencoba latihan menulis kosakata dengan mendownload soal latihan di bawah ini 

Menuliskan kosakata-kosakata yang sudah kalian pelajari cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan menulis dan daya ingat kalian.

4. Mencari Referensi Latihan Katakana Melalui Buku dan Internet

Ada banyak sekali buku-buku belajar bahasa Jepang untuk pemula yang berisi latihan menulis hiragana dan katakana. Jauh lebih mudah lagi mencarinya di internet. Baik itu melalui blog belajar bahasa Jepang, media sosial, tutorial cara menulis yang pastinya banyak di YouTube, dan sebagainya. Kalian juga bisa menggunakan komik berbahasa Jepang sebagai media belajar katakana, karena sering kali penulisan beberapa ekspresi dalam komik banyak yang menggunakan katakana. 

5. Download Aplikasi Belajar Katakana di Smartphone

Ada banyak sekali aplikasi-aplikasi smartphone untuk belajar menulis dan membaca hiragana. Kalian bisa mencoba duolingo, kana cards, dan aplikasi-aplikasi lainnya. Dengan konsep games yang menarik ini, tentu kalian akan lebih santai dan belajar katakana pun akan menjadi menyenangkan.

Sebagai tambahan, jika kalian menggunakan aplikasi LINE, ada banyak sekali stiker-stiker yang menggunakan huruf katakana untuk mengungkapkan ekspresi. Selain belajar katakana, kalian juga bisa sekaligus belajar ungkapan ekspresi yang sering digunakan orang Jepang.

6. Perhatikan Huruf-huruf yang Bentuknya Hampir Mirip dan Buatlah Ciri Khas yang Bisa Kalian Pahami Sendiri

Seperti yang sudah diperkenalkan di atas, ada beberapa huruf yang terlihat mirip seperti シ (shi) dan ツ (tsu), di mana シ (shi) 2 garis kecil berjejer ke bawah, sedangkan ツ (tsu) berjejer ke samping.

Selain itu, ada ソ (so) dan ン (n), di mana 1 garis kecil mengarah ke atas, sedangkan ン (n) sedikit mengarah ke samping kanan. Posisi badan ン (n) pun lebih landai dibandingkan ソ (so).

Katakana ウ (u), フ (fu), ワ (wa) sekilas terlihat mirip, tetapi jumlah guratan masing-masing berbeda, ウ (u) 3 guratan, フ (fu) 1 guratan , dan ワ (wa) 2 guratan.

Agar tidak tertukar, pastikan kalian mengingat ciri khas dari masing-masing huruf. Kalian bisa mencatat ciri khas unik versi kalian, cara ini jauh lebih efektif untuk mudah membedakan huruf-huruf yang sama.

Dikarenakan penggunaan huruf katakana disesuaikan dengan pelafalan bahasa asing yang diserap, pastikan kalian memahami bunyi-bunyi khusus yang ada dalam katakana. Sehingga kalian akan bisa dengan mudah membaca dan memahami kosakata yang ditulis dengan katakana. 

Selain itu, hal yang paling penting dalam mempelajari huruf katakana adalah menulis secara berulang-ulang. Dengan cara ini, kalian akan dengan mudah mengingat bentuk guratan dan urutan setiap huruf dan huruf-huruf yang sudah dihafalkan pun tidak akan mudah terlupakan.

Kesimpulan

Itulah penjelasan cara menulis huruf katakana sesuai dengan guratan dan urutan yang benar, beserta metode menghafal katakana untuk pemula. Metode belajar setiap orang mungkin berbeda-beda, tetapi semoga tips-tips yang sudah diberikan Kepo Jepang di artikel ini bisa membantu kalian ya. Coba terapkan tips-tips di atas, dan temukan metode mana yang paling cocok untuk kalian.

Semoga penjelasan di atas bisa dengan mudah kalian pahami dan mengerti. Jangan lupa ikuti terus informasi terbaru seputar Jepang dan bahasa Jepang di Kepo Jepang.

Untuk mengingat kembali penjelasan di atas, yuk kita perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Q) Bagaimana cara mudah menghafal katakana?

A) Tulislah huruf-huruf katakana yang sudah kalian pelajari secara berulang-ulang. Selain itu, berlatihlah dengan mencoba menuliskan kosakata serapan asing ke dalam katakana. Pelajari tabel katakana dengan seksama sampai kalian terbiasa dengan setiap huruf katakana dan cara bacanya. Jangan lupa, catat beberapa bunyi khusus yang hanya ada dalam huruf katakana, dan buatlah ciri khas/keunikan versi kalian untuk mudah mengingatnya.

Q) Bagaimana cara mengubah kata bahasa asing ke dalam katakana?

A) Secara harfiah bahasa asing yang diserap ke dalam bahasa Jepang disesuaikan dengan pelafalannya (bukan penulisannya). Jadi, ketika diubah ke dalam katakana pun berdasarkan pelafalannya. Misalnya, “mic” tidak ditulis “miku” tapi “maiku”, karena pelafalan “mic” adalah “maik”. Untuk nama orang atau negara pun sama, disesuaikan dengan pelafalannya. Selain itu, kalian juga bisa mempelajarinya lewat kamus khusus katakana yang berisi kosakata serapan dan cara menuliskannya dalam katakana.

Q) Cara seru belajar katakana?

A) Kalian bisa menggunakan aplikasi belajar kana di smartphone, menonton tutorial belajar huruf Jepang di YouTube atau berbagai sosial media lainnya, seperti Instagram dan Twitter. Jika kalian menggunakan aplikasi LINE, ada banyak sekali stiker-stiker yang menggunakan huruf katakana untuk mengungkapkan ekspresi. Selain kali belajar katakana kalian juga bisa sekaligus belajar ungkapan ekspresi yang sering digunakan orang Jepang.

Untuk melihat pertanyaan lainnya seputar Jepang dan bahasa Jepang, jangan lupa baca di halaman ini ya.