Kitanai kutsu.

Kalimat di atas berarti “sepatu yang kotor”. Kitanai pada kalimat di atas merupakan salah satu kata sifat dalam bahasa Jepang. Arti yang paling umum digunakan adalah “kotor”. Namun, kitanai memiliki makna lain yang terkandung di dalamnya.

Melalui artikel ini, Kepo Jepang akan menjelaskan arti dan makna dari istilah di atas, dan memberikan beberapa contoh penggunaannya dalam kalimat. Untuk lebih memahami kata kitanai, langsung simak saja penjelasannya di bawah ini.

Penjelasan “Kitanai

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kitanai termasuk ke dalam kelas kata sifat tepatnya kata sifat golongan 1 atau i-keiyoushi. Dalam kamus digital Daijiten, dijelaskan beberapa makna dari kitanai, yaitu sebagai berikut :

  1. Suatu keadaan yang kotor dan membuat kita tidak ingin menyentuhnya.
  2. Tidak enak dilihat, tidak bersih dan memberikan suasana hati yang tidak menyenangkan kepada orang lain.
  3. Memberikan perasaan tidak enak karena kurang tertib dan harmonis, atau terlihat berantakan.
  4. Rendah atau jelek kedudukannya. Dalam keadaan tercela atau tidak baik.
  5. Cara pikir dan perilaku yang tidak baik. Sikap yang tercela.
  6. Memiliki sifat tamak dan pelit.

Berdasarkan penjelasan makna di atas, bisa disimpulkan bahwa kata kitanai tidak hanya mendeskripsikan keadaan “kotor” yang disebabkan oleh noda pada suatu benda atau tempat saja, tetapi bisa digunakan untuk menunjukkan keadaan, situasi, atau perilaku yang “kotor”, berantakan, tidak teratur dan tidak enak untuk dilihat.

Istilah Bahasa Jepang Lain untuk “Kotor”

Selain kitanai, ada beberapa istilah dalam bahasa Jepang yang bisa digunakan untuk mendeskripsikan sesuatu dalam keadaan kotor. Berikut beberapa di antaranya.

Yogoreru / Yogosu / Kegareru / Kegasu

Kedua kata ini merupakan kata kerja dari “kotor”, yang secara harfiah diartikan “mengotori”, “tercemar”, “ternoda”, atau “menjadi kotor”. Maknanya bisa berubah-ubah tergantung perubahan bentuk kata kerja yang digunakan dalam setiap kalimat. Misalnya yogoreta mendeskripsikan suatu keadaan yang sudah menjadi kotor, atau yogore yasui yang menjelaskan sesuatu yang mudah kotor. Untuk memahami bentuk perubahan kata kerja, bisa dilihat di halaman ini.

Fuketsu

Sama halnya dengan kitanai, fuketsu merupakan kata sifat tepatnya kata sifat golongan 2 atau na-keiyoushi. Kata ini pun memiliki makna “tidak bersih”, “berantakan”, “hal yang menjengkelkan”, dan bisa juga digunakan untuk mendeskripsikan suatu hal yang “tidak bermoral”.

Contoh Kalimat

Untuk lebih memahami makna dan penggunaan istilah-istilah di atas, coba perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini.

Kitanai

Kono kitanai gomi wo sugu ni sutenakereba naranai.
Omae no kutsu kitanai!
A : Kitanai kakkou ne. Dou shita no?
B : Kuruma ga ookina mizutamari no naka wo tootta toki ni bashatto kakatta nda.
Nande kono mizu konnani kitanai no?
Ofuro wo souji shinai to dame desu. Totemo kitanai yo!
Te ga kitanai kara arai ni itte kuru yo.
Sawaranaide! Kitanai kara. 
Jibun no heya ga kitanasugite, naka kara nanka hen-na nioi ga shita.
Kitanai kotoba tsukawanaide kudasai!
Ji ga kitanai ne!
A : Kouen ni koushuu toire ga aru yo.
B : Kitanai mon. Ie ni kaeru made gaman suru. 
Kitanai tabekata suru hito to wa taberaremasen.
Kitanai te de kake ni katta.

Istilah Lain

Kawa wa koujou no haisui de yogorete shimatta.
Shiroi fuku wa yogore yasui.
Atarashii fuku wo yogoshite shimatta.
Kodomo ga kitanai te de teeburu-kake wo yogoshite shimatta.
Kare wa shatsu wo inku de yogoshita.
Kanojo wa yogoreta sara wo nagashi ni tsuketa.
Kare wa jibun no te wo kegasou koto wa shinai yo.
Watashi wa chirakatte iru ie wa gaman dekiru ga, fuketsu-na ie wa kirai da.
A : Kyandii wo otoshi chatta. Mada tabereru ka na?
B : Sutenasai. Fuketsu dakara. 

Kesimpulan

Bagaimana teman-teman, apakah sudah memahami makna dan bagaimana penggunaan kata kitanai? Jadi kitanai tidak hanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu benda dalam keadaan kotor saja, tetapi bisa juga menunjukkan keadaan yang berantakan, cara berpikir dan sifat yang tercela, dan hal-hal yang tidak enak dipandang mata. 

Semoga penjelasan istilah-istilah bahasa Jepang di atas mudah dimengerti, dipahami, dan bermanfaat bagi teman-teman yang sedang belajar bahasa Jepang. Jangan lupa simak terus informasi bahasa Jepang dan berita seputar Jepang di website maupun media sosial Kepo Jepang.

Untuk mengingat kembali penjelasan di atas, coba perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Q) Apa bahasa Jepangnya “kotor”?

A) Ada beberapa istilah “kotor” dalam bahasa Jepang, yaitu 汚い (kitanai), 汚れる (yogoreru), 汚す (yogosu), dan 不潔 (fuketsu).

Q) Apa artinya 汚い (kitanai)?

A) 汚い (kitanai) artinya “kotor”, “berantakan”, “tidak rapi”, “ternoda”, “tercela”. Bisa juga digunakan untuk menunjukan sifat tamak, tercela dan pelit seseorang.

Q) Apa bedanya 汚い (kitanai) dan 汚れる (yogoreru)?

A) 汚い (kitanai) termasuk ke dalam kelas kata sifat dan umumnya diartikan “kotor”, “tidak rapi”, atau “berantakan”. Sedangkan 汚れる (yogoreru) merupakan kata kerja yang secara umum diartikan “mengotori” atau “mencemari”. Namun, artinya bisa berubah tergantung perubahan bentuk kata kerja yang digunakan.

Q) Apa maksud kalimat 字が汚い (ji ga kitanai)?

A) 字が汚い (ji ga kitanai) biasanya digunakan untuk menyebutkan tulisan seseorang yang tidak rapi atau tidak bagus.

Untuk melihat pertanyaan lainnya seputar bahasa Jepang dan info-info menarik tentang Jepang, langsung saja baca di halaman ini ya.