Sebelumnya Kepo Jepang pernah membahas kosakata oishii yang artinya enak. Tapi, ada kata lain dalam bahasa Jepang yang bisa digunakan untuk mengekspresikan “enak”. Apa itu? Yuk, langsung simak penjelasannya di bawah ini.

Penjelasan “Umai

Selain oishii kalian bisa menggunakan kata umai untuk mengungkapkan rasa “enak”. Namun, umai memiliki makna yang lebih luas dari oishii, yaitu :

  1. Rasa makanan dan minuman yang enak (enak, lezat)
  2. Keterampilan dan kemampuan yang luar biasa (mahir, terampil, pandai)
  3. Situasi atau keadaan yang dianggap baik oleh si pembicara (baik, bagus)

Dari tiga makna umai di atas, maka perbedaan antara oishii dan umai bisa dilihat dengan jelas. Apabila oishii murni digunakan untuk menyatakan rasa enak dari makanan dan minuman, maka umai bisa digunakan untuk menjelaskan hal lain di luar makanan.

Selain itu, oishii dianggap sebagai kata yang umum dan lebih elegan untuk diucapkan dan digunakan oleh pria dan wanita dari segala usia, serta bisa digunakan baik dalam situasi formal maupun non-formal. Sedangkan umai sebaiknya hanya digunakan dalam situasi yang lebih santai daripada oishii. Umai terdengar seperti cara bicara yang lebih maskulin, sehingga tidak begitu banyak digunakan oleh perempuan. 

Umai termasuk ke dalam kata sifat golongan 1, disebut juga “i-keiyoushi” atau kata sifat berakhiran -i. Apabila bertemu dengan kata benda, kata umai tidak mengalami perubahan. Namun, jika dihadapkan dengan kata kerja maka umai berubah menjadi umaku + kata kerja.

Contoh Kalimat 

Untuk memahami lebih jelas, perhatikan contoh-contoh kalimat yang menggunakan kosakata umai di bawah ini.

1. Umai yang maknanya rasa makanan dan minuman yang enak (enak, lezat)

Kono sakana umai.
Thai wa kudamono ga umai to yoku iwareta.
Hara ga hette ireba nande mo umai.
Nattou wa kusai ga, umai.
Eki no mae ni aru oopunshita bakari resutoran wa, umai omuraisu de hyouban da.
Gohan wo umaku taku no muzukashii.

2. Umai yang bermakna keterampilan dan kemampuan yang luar biasa (mahir, terampil, pandai)

Kare wa buka wo tsukai konasu no ga umai.
Onii-san wa shashin wo toru no ga umai desu.
Kanojo wa jidousha no unten ga totemo umai.
Yamada-san wa eigo wo hanasu no ga umai.
Kanojo wa osoraku honkou de wa ichiban uta ga umai.

3. Umai yang bermakna situasi atau keadaan yang dianggap baik oleh si pembicara (baik, bagus)

Sonna umai hanashi ga aru wake nai!
Watashi-tachi no keikaku wa umaku itta.
Tashika ni kore wa umai kotae da.
Kikai ga umaku ugokimashita.
Subete umaku ikeba yoi kedo

Kesimpulan

Itulah penjelasan dari kata umai yang tidak hanya memiliki arti enak atau lezat tapi bermakna mahir, pandai, dan bagus. Perlu kalian ingat juga bahwa umai sebaiknya digunakan dalam situasi dan keadaan yang jauh lebih kasual atau non-formal.

Apakah penjelasannya mudah kalian pahami? Semoga bahasa Jepang yang saya sampaikan kali ini pun bisa bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari kalian ya! Jangan lupa untuk terus berlatih agar semakin lancar bahasa Jepangnya dan ikuti terus informasi seputar bahasa Jepang dan Jejepangan lainnya, hanya di Kepo Jepang!